Wednesday, May 15, 2013

Saran-saran dan masukan di dalam menghadapi kekacauan psikologis

Mengerti kekacauan psikologis bisa beragam dari yang ringan sampai berat. Misalnya kecemasan, kekuatiran, perasaan takut dan terror, kegalauan jiwa, paranoid, waham ( delusi ), halusinasi, dll. Ketika seseorang menghadapi pergumulan psikologis, perlu hikmat dan pengertian untuk menghadapinya. Ada beberapa saran nasihat yang hendak saya paparkan untuk menghadapi kekacauan psikologis. Saran ini adalah saran yang saya sendiri gumuli dan hendak saya bagikan.
1.    Doa
Doa adalah berkomunikasi dengan Tuhan. Dengan doa kita bergantung pada Tuhan dan menyerahkan segala kekuatiran kita. Kita tahu bahwa Allah berdaulat ada segala sesuatu termasuk hidup kita dan kita tahu bahwa Allah itu baik. Alkitab mengajarkan kita untuk menyerahkan segala kekuatiran kita kepada Tuhan sebab Dia memelihara kita. Doa juga seruan minta tolong kepada Tuhan. Dengan doa, kita mencurahkan isi hati kita kepada Tuhan yang maha kuasa dan maha kasih.

2.    Merenungkan Firman Tuhan dan mengatakan Firman dalam hati untuk menguatkan
Firman Tuhan adalah benar dan tidak bersalah. Firman Tuhan menjadi sandaran kita. Melalui Firman kita diberikan hikmat dan pengertian. Melalui terang Firman juga kita makin mengenal Allah, mengenal diri dan mengenal realitas yang sesungguhnya. Firman Tuhan menguatkan iman kepercayaan kita dan memberikan kita pengharapan baru.

3.    Memperhatikan alam semesta yang teratur
Tuhan menciptakan dunia ini dan juga memelihara alam semesta ini. Di dalam alam semesta ini ada keteraturan sebab dunia ditopang oleh Firman. Keteraturan ini juga karena kesetiaan Tuhan yang terus mengatur dunia ini dengan hukum alam. Tiap pagi kita melihat matahari dan pada sore hari matahari terbenam. Semua berjalan menurut ketetapan Tuhan. Di dalam pergumulan jiwa kita maka kita perlu memperhatikan adanya anugerah umum Tuhan di dalam keteraturan alam semesta ini. Kita perlu belajar untuk memperhatikan hikmat yang berseru-seru di dalam alam semesta ini. Lihat burung yang dipelihara Tuhan! lihat bunga yang indah yang dihiasi Tuhan ! Ketika alam pikiran kita kacau, kita perlu sadar bahwa semua ditopang oleh Tuhan dengan teratur

4.    Merenungkan kasih Tuhan.
Bagi orang percaya, tidak ada yang memisahkan kita dari kasih Kristus. Baik ancaman apapun dan kekacauan apapun, Tuhan Yesus tetap mengasihi kita. Kalau kita berdosa, kita punya imam besar agung yang memberikan diri-Nya menjadi korban tebusan untuk pengampunan dosa kita. Kasih Tuhan lebih tinggi dari langit dan lebih dalam dari samudra. Bagi kita yang percaya dan mengasihi Tuhan, segala sesuatu yang terjadi mendatangkan kebaikan bagi kita. Kita mengasihi Tuhan karena Tuhan lebih dulu mengasihi kita dan memberikan hidup-Nya bagi kita

5.    Mendapatkan rasa aman dari Tuhan
Seseorang untuk bisa tenang dan stabil perlu rasa aman. Di dalam dunia ini orang mencari rasa aman dari banyak hal  seperti : materi, kekayaan, teman, pasangan, kepandaian, penerimaan orang lain. Ketika kita mendasarkan rasa aman kita kepada sesuatu yang berubah maka satu saat kita dapat tergoncang karena kita menggantungkan diri kepada sesuatu yang tidak pasti. Rasa aman yang seharusnya adalah karena Tuhan melindungi kita dan berdaulat atas hidup kita. Kemanapun kita berada, Tuhan ada disana dan Tuhan menjaga hidup kita.

6.    Perlu mengerti Identitas kita dengan jelas
Kita perlu mengenal diri kita dengan tepat. Bila kita minder maka kita menilai diri kita begitu rendah dan tidak ada artinya. Bila kita sombong maka kita menilai diri kita lebih tinggi dari seharusnya. Kita perlu sadar siapa diri kita. Satu hal yang penting adalah ketika kita percaya Tuhan Yesus maka Tuhan Yesus menjadi hikmat kita, kebenaran kita, kesucian kita, dan penebusan kita. Bagi orang yang percaya, kebenaran Kristus diberikan kepada kita. Bila kita memperhatikan hidup Tuhan Yesus, kita melihat bahwa Tuhan Yesus begitu stabil di dalam identitasnya. Dia tidak membutuhkan orang Farisi dan imam-imam untuk mengakui Dia. Sebab Dia punya Bapa disurga yang berkata kepada-Nya : inilah Anak-Ku yang kukasihi, kepada-Nya lah aku berkenan. Identitas Tuhan Yesus ada didalam kasih dan perkenanan dari Bapa. Bersyukur kepada Tuhan bahwa bagi kita yang ada di dalam Kristus, kebenaranNya ini diberikan kepada kita. Allah Bapa puas kepada kita karena karya Anak-Nya yang taat sempurna di dalam menjalankan hukum Allah. Semua ini karena anugerah keselamatan dari Tuhan.

7.    Perlu terus mengucap syukur dan berpikir positif
Anugerah Tuhan diberikan dengan limpah kepada umatNya yang percaya .  Selain anugerah keselamatan, Tuhan juga memberikan kita banyak anugerah umum. Sebagai orang percaya, kita perlu mengakui berkat Tuhan atas kita dan bersyukur. Dengan menghitung berkat Tuhan satu persatu, kita melihat banyak kebaikan Tuhan. Bersyukur itu baik. Bersyukur membuat hati lapang. Bersyukur membuat kita puas. Bersyukur mengindikasikan adanya sukacita. Bersyukur membuat muka berseri-seri.

Jeffrey Lim
18-9-2012
www.iccccty.com

No comments:

Blog Archive

LIMPINGEN BLOG