Wednesday, May 15, 2013

Kalahkan teror ketakutan dengan iman, pengharapan dan kasih

Dari kecil, bayi menangis karena ketakutan. Dan ketika manusia makin besar maka ketakutannya,  jenis sumber ketakutannya dan takarannya menjadi berbeda. Ketakutan bisa diakibatkan karena sesuatu yang lebih besar dari kita dan tidak bisa kita kendalikan dan juga mungkin berbahaya bagi kita. Kita menjadi merasa tidak aman dan kuatir. Ketakutan dalam kadar tertentu adalah hal yang positif karena dengan ketakutan membuat kita menjadi waspada dan hati-hati. Tetapi ada ketakutan yang perlu kita lawan dan hadapi yaitu ketakutan yang menghantui kita. Yaitu teror ketakutan yang bukan berasal dari Tuhan Allah. Ketakutan yang menghantui ini ada beberapa macam :


a.    Ketakutan akan dosa dan penghukumannya dan yang sifatnya bukan membawa kepada pertobatan tetapi pada keputusasaan, pesimis, depresif dan tidak ada pengharapan.
Setan adalah pribadi yang disebut penuduh. Siang malam dia terus menerus menuduh anak-anak Tuhan dan hamba-hamba Tuhan. Dia menuduh bahwa kita berdosa, dosa kita begitu besar dan juga kutuk penghukuman ada pada kita. Semua tuduhan ini semua sebenarnya kebohongan besar bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Alkitab di dalam Rom 8:1 mengatakan bahwa tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Yesus Kristus.

b.    Ketakutan kegagalan masa depan. Dunia menuntut seseorang untuk maju menjadi pemenang dan bahkan mungkin bersaing dan menjatuhkan yang lain. Di dalam dunia ini manusia terbiasa harus berpacu untuk bertahan hidup. Dan dunia yang jatuh dalam dosa ini iklim cuacanya tidak bersahabat. Di dalam setiap peristiwa hidup, kita manusia sering menghadapi kegagalan. Tetapi setan ingin menggunakan kegagalan masa lalu untuk menjadi bayang-bayang kegagalan masa depan. Akhirnya kita dicobai untuk takut gagal di masa depan.

c.    Ketakutan dan kekuatiran akan hidup. Tuhan Yesus di dalam Matius 6 mengajarkan kita supaya kita jangan kuatir akan hidup ini, apa yang kita makan dan apa yang kita pakai. Mengapa ? Sebab kita begitu berharga di mata Tuhan dan Tuhan aktif memelihara dunia ini. Tetapi seringkali ilah jaman membutakan manusia sehingga mereka tidak melihat bahwa Tuhan ini memegang kendali sejarah hidup manusia dan Dia hidup. Manusia kuatir akan hidup, kuatir akan kemiskinan, kuatir akan kekurangan dan mereka berusaha dengan kekuatan sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Tetapi mereka melupakan bahwa Tuhan mengajarkan kita untuk mencari kerajaan  Allah dan kebenarannya maka semua akan ditambahkan kepada kita.

d.    Ketakutan akan kesendirian dan kesepian. Manusia diciptakan Tuhan untuk bersosialisasi dan pada dasarnya perlu mempunyai penolong. Tuhan mengatakan bahwa tidak baik manusia seorang diri. Karena itu manusia perlu  sesamanya. Relasi paling dekat adalah di dalam pernikahan. Ketika manusia ada di dalam kesendirian maka manusia dapat merasakan kesepian dan kekosongan. Di dalam kesepian hidup menjadi seperti hampa. Mengapa ? Sebab pada dasarnya manusia diciptakan Tuhan untuk saling mengasihi dan dikasihi. Kasih mutlak dibutuhkan manusia untuk hidup dan bertumbuh berbuah. Ketika kita sedang sendiri dan tidak ada yang mendampingi kita maka kita perlu benar-benar punya mata iman bahwa ada yang Maha kuasa yang sedang mendampingi kita dan memegang tangan kita. Dia hidup dan menyertai kita. Dia Allah Immanuel. Allah Tritunggal di dalam Tuhan Yesus Kristus melalui Roh KudusNya.

Bagaimana kita mengalahkan ketakutan kita ?

Ketakutan dapat dikalahkan kalau kita mengerti bahwa tidak ada apapun yang menakutkan yang lebih besar daripada Tuhan Allah. Takut akan Tuhan seharusnya melenyapkan ketakutan. Manusia seringkali hendak menyembah berhala karena mengira berhala dapat dikuasai dan dibeli dengan persembahan sehingga berkat dan kutuk kepada manusia dapat dikuasai. Tetapi ketika manusia menyembah berhala maka manusia jatuh ke dalam ketakutan oleh berhala itu. Berhala itu akan mengikat dan menjadi yang menghantuinya. Maka itu orang-orang yang percaya kepada Tuhan menerima Roh yang bukan membuat mereka menjadi takut lagi tetapi menerima Roh Allah yang membuat mereka dapat memanggil  Ya Abba , Ya Bapa. Dan di dalam kasih tidak ada ketakutan karena kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan.

Ketakutan dapat dikalahkan 3 hal yaitu : Iman, Pengharapan dam kasih. Iman akan janji Allah membuat kita teguh. Pengharapan akan kasih karunia membuat hati kita bersauh. Kasih Tuhan yang tidak pernah meninggalkan kita menjadi sandaran kita.

Marilah kita belajar mengalahkan ketakutan kita. Janganlah takut akan apapun selain takut kepada Tuhan !

Jeffrey Lim
www.iccccty.com
8-4-2012

No comments:

Blog Archive

LIMPINGEN BLOG