Tuesday, November 07, 2006

Saluran Anugerah

Saluran anugerah
- By Jeffrey Lim –

“Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia.” ( Yoh 1:14 )

Grace upon grace
Blessing after another blessing
Grace to grace

Di dalam Kristus manusia berdosa berpindah status menjadi orang kudus dan orang benar. Manusia berdosa juga berpindah status dari murka Allah kepada kasih karunia Allah. Setelah dibenarkan di dalam Kristus, orang berdosa dibenarkan di hadapan Allah dan menjadi anak Allah. Hidup orang percaya sekarang berada dalam kasih karunia di dalam Kristus. Hidupnya sekarang adalah hidup yang baru. Baru yaitu mempunyai status baru sebagai orang kudus, orang benar, anak Allah. Baru juga berarti hidupnya ada arah dan tujuan baru yaitu meninggalkan dosa dan berpaling kepada Allah. Baru juga berarti sekarang orang percaya mempunyai natur baru yang kudus yang membenci dosa.
Sebagai manusia baru, orang percaya seperti bayi rohani yang perlu bertumbuh. Di dalam dunia yang penuh dengan racun dosa ini orang percaya perlu bertumbuh. Memang secara status dan natur orang percaya sudah kudus dan bersih di hadapan Allah. Orang percaya sudah hidup dalam kasih karunia Tuhan dan sudah tidak berada dalam kutuk Taurat. Tetapi bukan berarti hidup suci sudah tercapai sempurna karena orang percaya perlu mengalami transformasi. Dosa memang sudah dikalahkan. Sengatnya sudah tidak ada. Tetapi kebiasaan berdosa yang sudah tertanam di dalam hati pikiran orang percaya perlu diubahkan. Ini namanya proses pengudusan yang dilakukan oleh Allah Roh Kudus. Pengudusan secara status dan natur sudah terjadi ( already ) tetapi belum sempurna ( not yet ) . Pengudusan secara transformasi natur akan terjadi ( present ) dan pengudusan secara sempurna akan terjadi ketika bertemu dengan Tuhan.
Di dalam proses pengudusan ini, orang percaya juga berada dalam kasih karunia Tuhan dan untuk mengalami proses pengudusan maka Tuhan Allah beranugerah memberikan saluran anugerahNya kepada kita orang percaya. Saluran anugerah ini adalah di dalam doa, sakramen, Firman, persekutuan orang kudus, dan diri Allah sendiri sebagai pemberi anugerah. Tuhan menguduskan kita melalui darah Kristus, Firman dan RohNya yang Kudus. Ini adalah sarana-sarana pengudusan dari Tuhan Allah
Dengan melakukan doa maka orang percaya bersekutu dengan Tuhan dan dimana ada persekutuan dengan Tuhan maka akan ada pengudusan. Dengan doa dalam nama Kristus maka orang percaya masuk ruang yang maha kudus dan boleh mendapatkan anugerah disana.
Dengan melakukan sakramen baptisan, orang percaya masuk ke dalam gereja yang kelihatan yang melambangkan baptisan roh kudus dimana orang percaya masuk ke dalam gereja yang tidak kelihatan. Dengan melakukan sakramen perjamuan kudus, orang percaya mengingat anugerah keselamatan dalam Kristus dan saat ini orang percaya ada di dalam persekutuan mistik dengan Kristus. Seperti janji Kristus bahwa barangsiapa tetap tinggal diam di dalamNya maka pasti kita akan berbuah.
Kemudian Firman Tuhan juga merupakan saluran anugerah dimana melalui Firman Tuhan orang percaya mengenal Tuhan. Dengan menyimpan Firman Tuhan dalam hati maka orang percaya dicegah dari dosa. Dengan menjaga kelakuan sesuai dengan Firman maka kelakuan orang percaya menjadi bersih. Firman Tuhan itu mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan dan mendidik orang percaya di dalam kebenaran. Firman Tuhan juga mendisiplin, menyegarkan jiwa, memberi kekuatan, memberikan arah, memberikan petunjuk, memberi nasihat, mempersiapkan orang di dalam pelayanan.
Saluran anugerah yang lain adalah juga persekutuan orang kudus. Di dalam persekutuan dalam Kristus ada kasih dan di dalam kasih inilah orang percaya boleh bertumbuh. Hanya melalui kasih saja orang percaya boleh bertumbuh untuk melaksanakan kebenaran Firman Tuhan. Di dalam persekutuan orang kudus terjadi saling mengasihi, saling mendoakan, saling mendukung, saling menegur, saling menasihati, saling berbagi beban, saling melayani. Persekutuan di dalam Tuhan di dalam kasih membuat hidup menjadi indah dan berarti. Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya.
Anugerah yang paling penting juga adalah Allah sendiri. Allah Bapa menjadi sumber segala berkat. Allah Anak menjadi perantara manusia dengan Allah. Anak Allah menjadi imam besar agung dimana orang percaya boleh datang kepada Allah dan mencari kasih karunia. Semua anugerah kasih karunia yang diterima oleh orang percaya berada di dalam Anak Allah Yesus Kristus. Oleh kepenuhan Kristus, orang percaya menerima kasih karunia demi kasih karunia. Karya keselamatan Kristus di kayu salib mendatangkan anugerah keselamatan yaitu penebusan. Anugerah penebusan ini menyelamatkan orang percaya kemudian terus mentransformasi hidup orang percaya sehingga orang percaya menjadi makin serupa dengan Kristus di dalam setiap aspek kehidupan. Semua pekerjaan keselamatan ini dikerjakan oleh pribadi Allah Roh Kudus yang melahir barukan orang percaya dan menyucikan orang percaya. Allah Roh Kudus tinggal di dalam diri orang percaya menjadi pengajar kebenaran, penasihat, konselor, penghibur yang memimpin orang percaya untuk hidup memuliakan Tuhan Allah.
Puji Syukur kepada Allah yang beranugerah kepada kita sehingga kita boleh dikuduskan dan diperbaharui untuk melayaniNya. Marilah kita mengucap syukur karena hidup kita orang percaya berada di dalam kasih karunia…

Soli Deo Gloria

Jeffrey Lim, Jakarta 24 Maret 2006

No comments:

Blog Archive

LIMPINGEN BLOG