Tuesday, November 07, 2006

Mazmur 139

Tuhan yang Maha Tahu dan Maha Hadir
- Jeffrey Lim -

Baca Mazmur 139

“Kemana aku dapat pergi menjauhi rohMu, kemana aku dapat lari dari hadapanMu ?” ( Mazmur 139:7 )

Mazmur 139 merupakan Mazmur yang sangat indah sekali yang menceritakan mengenai Tuhan Allah beserta dengan sifat-sifat dan atributnya. Allah Israel, Tuhan Allah kita adalah Allah yang Maha Tahu ( omniscience ) dan Maha Hadir ( omnipresence ) dan Maha kuasa ( omnipotence ).
Allah adalah Allah yang Maha Tahu dimana Ia tahu dan mengenal kita semua anakNya. Tuhan menyelidiki dan mengenal kita ( ay 1). Dia mempunyai pengertian yang intim terhadap kita dan ciptaanNya.
Ay 2. Tuhan mengetahui kalau kita duduk atau berdiri, Tuhan mengerti pikiran kita dari jauh ( ay 2 ). Orang merasa bahwa pikirannya sendiri adalah privat tetapi sesungguhnya Tuhan mengetahui pikiran kita. Tuhan memeriksa kita kalau kita berjalan dan berbaring, segala jalan kita semua dimaklumiNya ( ay 3 ). Tidak ada jalan kita yang membuat dia kaget. Semua jalan kita diketahuiNya. Dengan dasar pengetahuan Allah ini dan kemahakuasaan Allah maka kita bisa mengimani Amsal 3:6 : Akuilah Dia dalam segala lakumu maka Dia akan meluruskan jalanMu.
Sebelum kita berkata Tuhan sudah tahu apa yang hendak kita katakan ( ay 4 ). Allah mengetahui pikiran pemazmur sebelum dia mengekspresikannya. Ini adalah alasan mengapa kita dapat berdoa kepada Allah dengan sunyi bahkan ketika kita tidak mampu mengerti pikiran dan perasaan kita. Roh Kudus bahkan membantu kita berdoa dan Dia mengerti isi hati kita. Roh Kudus berdoa dengan keluhan yang tidak terucapkan. Dia menyelidiki hati kita ( Rom 8:26 )
Ay 5. Dari belakang dan dari depan Engkau mengurung aku dan Engkau menaruh tanganMu ke atasku. Disini berarti Tuhan membatasi tindakan pemazmur. Menaruh tangan berarti Tuhan membatasi dan mengarahkan hidupnya.
Dari ayat 1-5, kita belajar bahwa Allah Maha Tahu. Tuhan maha tahu maka Tuhan mengetahui seluruh hidup kita baik masa lalu, masa sekarang dan masa depan.
Tuhan juga mengetahui apa yang ada di kedalaman hati manusia. Hati manusia adalah sangat rumit dan licik ( Yer 17:8 ) dan Allah mengetahuinya. Pengetahuan Allah akan hati manusia ini membuat manusia tidak bisa menutupi dirinya di hadapan Allah yang maha tahu. Bagi manusia yang memusuhi Allah, mata Allah yang dapat melihat dosanya itu sesuatu yang mengancam. Tetapi bagi Daud pengetahuan Allah akan dirinya itu adalah sesuatu berkat. Tuhan yang Maha Tahu itu menjadi sesuatu penghiburan bagi dirinya, menjadi satu anugerah. Karena itu Daud meminta supaya Tuhan Allah menyelidiki dan mengenal hatinya, untuk menguji dan mengenal pikirannya, untuk melihat apakah jalannya itu serong dan meminta Tuhan Allah memimpin dirinya di jalan yang kekal ( ay 24 ). Di sini Daud mengenal Tuhan dengan benar. Tuhan yang maha tahu menjadi penolong bagi dirinya yang penuh ketidak tahuan dan keterbatasan bukan merupakan suatu ancaman. Bagi orang percaya Tuhan yang maha tahu juga menjadi jaminan bahwa masa depan orang percaya juga ada di dalam tangan Tuhan. Sebab selain Tuhan tahu masa depan juga Tuhan menguasai masa depan dengan tanganNya yang maha kuasa. Ini juga merupakan penghiburan bagi orang percaya. Sebab kita percaya bahwa segala sesuatu mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Tuhan. Segala sesuatu mendatangkan kebaikan karena Tuhan menetapkan hal ini dan Tuhan sudah mengetahuinya.
Kemudian setelah beralih dari pengertian Allah yang Maha Tahu, ayat ke 7 dimulai dengan Allah yang Maha Hadir. Pertanyaan retorik ini bukan pertanyaan yang harus dijawab. Tetapi harus direnungkan. KEmana kita dapat menjauhi Roh Tuhan ?ini melukiskan bahwa kita tidak bisa menjauhi roh Tuhan dan lari daripada hadapanNya. Daud dengan puitis mengatakan bahwa jika aku mendaki langit, Tuhan disana . Jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, disitupun Tuhan (ay 8) . Ayat ini mengagetkan kita karena tidak ada tempat dimana Tuhan tidak hadir. Bahkan sampai di neraka pun Tuhan hadir tetapi kehadiranNya hanya murkaNya saja.
Jika aku terbang dengan sayap fajar dan membuat kediaman di ujung laut, juga disana tangan Tuhan akan menuntun dan tangan kanan Tuhan memegang aku ( ay 9-10 ). Dari Barat sampai Timur Tuhan hadir. Tuhan hadir dimana-mana di bumi ini.dan Tuhan hadir di dalam hidup manusia. Bukan saja hadir tetapi juga menyertai mereka.
Bahkan sampai kegelapanpun tidak sanggup menyembunyikan tindakan pemazmur dari Allah. Dari semua ayat ini mengajarkan bahwa Tuhan itu hadir di dalam hidup setiap manusia. Bahkan dikatakan bahwa Tuhan itu yang membentuk buah pinggang manusia dan yang menenun mereka dalam kandungan ibu mereka. Tuhan hadir dan melihat hidup manusia sejak bakal anak sampai manusia mati.
Pemazmur bersyukur kepada Tuhan karena kejadiannya dasyat dan ajaib. Ini termasuk penciptaan pemazmur dan perkembangan hidup manusia di dalam kandungan.
Daud mengatakan bahwa betapa sulit pikiran Tuhan dan betapa besar jumlahnya ( ay 17 ). Di dalam bahasa Inggris dikatakan betapa berharganya pikiran Tuhan. Pengetahuan Allah yang tidak dapat dimengerti menghibur pemazmur di saat tekanan.
Puji Syukur kepada Allah yang Maha Kuasa, Maha Tahu dan Maha Hadir.
Aplikasi terhadap hidup dan pergumulan orang percaya :
Bagaimana aplikasi pengetahuan akan Allah terhadap pergumulan dan hidup orang percaya ?
TUhan mengenal pergumulan dan hidup orang percaya
Bagaimana aplikasi kehadiran Allah terhadap pergumulan orang percaya ?
Tuhan hadir bersama-sama dengan orang percaya di dalam pergumulan dan hidup
Bagaimana aplikasi kemahakuasaan Allah terhadap pergumulan orang percaya ?
Tuhan mampu menyelesaikan pergumulan orang percaya
Aplikasi terhadap doa :
Tuhan harus maha tahu untuk mengetahui semua aspek situasi untuk menjawab doa. Tuhan harus maha hadir untuk mendengar semua doa yang dikumandangkan setiap waktu dan di segala tempat. Tuhan
Tuhan harus maha kuasa untuk menjawab setiap situasi sesuai dengan kehendakNya dan membawa kepada tujuanNya yang universal melalui setiap kejadian partikular di alam semesta.

Aplikasi Kemahatahu dan maha hadiran Allah terhadap realitas dan lingkungan manusia.

Dunia yang berdoa adalah lingkungan yang tidak bersahabat. Tetapi mengapa tidak bersahabat ?
Jawabannya adalah : Allah yang maha hadir adalah lingkungan manusia. Setiap yang berdosa tidak harmonis denganNya dan keluar dari lingkungan keberadaan.
Alam semesta tidak netral sebab adalah ciptaan Tuhan. Bahkan setiap petir kelihatan tidak bersahabat bagi mereka yang tidak melihat kuasa dan kemuliaan Tuhan di dalamnya.
Allah berada real dihadapan manusia dan melingkupinya. Allah adalah lingkungan manusia.

Tuhan itu Allah yang Maha Tahu dan mengetahui setiap hidup manusia tetapi juga Tuhan yang Hadir di dalam setiap hidup manusia. Karena Tuhan selalu hadir dan tahu disetiap waktu dan setiap tempat. Tidak ada sesuatupun yang lolos dari pengamatan Tuhan dan dimana Tuhan tidak hadir. Tuhan Allah ini hadir dan menyertai setiap anakNya. Tuhan Yesus disebut juga Immanuel yang berarti Allah menyertai kita. Hidup orang percaya ini disertai oleh Tuhan dan lebih dari pada itu Allah hadir di dalam setiap hidup anak-anakNya. Ketika sedang senang, Allah hadir disana. Ketika sedang menderita, Allah juga hadir disana bahkan turut merasakan penderitaan manusia. Dan keberadaan dan kehadiran Allah itu juga merupakan anugerah kepada manusia. Ketika Allah hadir, hadir juga kasih dan penyertaanNya. Penyertaan Tuhan adalah berita penghiburan bagi kita orang percaya.
Kemana aku dapat menjauhi Roh Mu ?
Roh Kudus diam di dalam diri orang percaya sebagai Roh Penghibur


MRII Taipei
Jumat 11 Agustus 2006

1 comment:

Yenie Widjojo said...

Penjelasan yang menarik dari pasal ini :)

Blog Archive

LIMPINGEN BLOG