Saturday, February 24, 2007

Benarkah bahasa roh yang ada sekarang ini ?

Dialog antara Husin dan Simon

Husin seorang mahasiswa teologi dan Simon seorang yang bergumul dengan masalah karismatik dan bahasa roh. Ikuti dialog ini

Simon: Shalom elohim
Husin: siapa nih ?
Simon: Simon ...kalo kamu pasti Husin
Husin: tahu dari mana ? dari gereja mana ?
Simon: GMS (gerja mawar sharon)
Simon: kamu?
Simon: saya baca di yahoo groups
Simon: iseng aja buka tentang artikel gerakan karismatik
Husin: ic ic....
Simon: kamu di daerah mana?
Husin: China, kamu ?
Simon: ambon. Jauh sekali yah ?
Simon: kamu dari gereja mana?
Husin: reformed injili
Simon: GRII ?
Husin: iya
Simon: gerajanya pak stephen tong kan/ ?
Husin: iya, kamu ikut join yahoo groups ?
Simon: ga
Simon: cuman kebetulan liat aja
Simon: soalnya aku tertarik ama diskusi/debat mengenai gerakan karismatik
Simon: baik di kalangan katolik maupun protestan sendiri
Husin: ic
Simon: kalo pendapat kamu gimana mengenai hal ini?
Husin: dari segi apa ?
Simon: terserah
Husin: aku pribadi pernah ke gereja karismatik..... ketika di sydney ... selama bulan bahkan pernah tinggal di rumah pdt. samuel di sydney yaitu gereja bethany. Banyak hal pengajaran karismatik tidak jelas dan membingungkan
Simon: seperti apa?
Husin: misalnya berbahasa roh
<
Simon: ok
Husin: jujur bicara apakah kita yakin sungguh kita yang berbahasa roh berbahasa dari Tuhan ? tapi akhirnya saya bergumul banyak dengan masalah ini dan puji Tuhan ada penyelesaian. Karena saya juga bergumul dengan soal ajaran yang biblical
Husin: saya sendiri beberapa kali mau minta penyembuhan dari gereja karismatik tetapi Tuhan tidak ijinkan saya sembuh namun akhirnya menemukan iman yang benar, iman yang berdasarkan pada prinsip yang biblical
Husin: tadi kamu bilang shalom elohim ngerti ngaak maksudnya ?
Simon: kurang lebih artinya damai sejahtera Allah bagi kamu
Simon: eh mengenai bhs roh,,kamu pernah mengalaminya gak?
Husin: yah kalau coba-coba sih bisa aja kalau bahasa roh yang ada sekarang ini.... setiap orang juga bisa dilatih ... ikuti aja keinginan hati kita mau kemana ....
Husin: itu bahasa roh yang kita lihat sekarang tapi masalahnya apakah itu bahasa roh yang Alkitabiah ?
Simon: maksud kamu bhs roh dipelajari?? setahu saya itu tidak dipelajari. Soalnya aku pernah mengalaminya
Husin: tapi jujur aja sama diri sendiri.... apakah pasti bunyi yang kita keluarkan dari mulut kita itu sungguh-sungguh kita mengerti artinya ? apakah hanya mistik saja ? apakah kita mengerti dengan jelas artinya ? ataukah perasaan kebergantungan pada oknum yang BESAR dan TRANSENDEN tapi kita tidak mengerti artinya ....
Simon: ya saya juga ga tau
Simon: yg pastinya itu nyata ada
Husin: Alkitab mencatat bahasa roh itu ada tapi bahasa roh di Kisah para rasul membuat semua orang mengerti bukan tidak mengerti .... disana adanya kejelasan dan adanya pencerahan akan Firman
Simon: setahu saya ada dua jenis
Simon: 1. bahasa lidah yg dimengerti (bhs cina,bhs arab,bhs ibrani,dll)
Simon: 2. bhs lidah yg sama sekali tidak dimengerti baik oleh yg mengucapkannya maupun yg dengar
Husin: ok... bila kita setuju ada jenis.... yang jelas prinsip yang Paulus katakan di dalam kitab Korintus adalah bahwa bahasa roh harus ada yang interpretasikan kalau tidak semua bunyi yang tidak karuan maka orang luar akan lihat orang Kristen seperti orang gila ( ini menurut Korintus )
Simon: ya makanya harus ada ketertiban
Husin: bukan saja harus ada ketertiban... hanya atau orang dan harus ada yang menafsirkan
Simon: ya benar
Husin: Alkitab mengatakan bahwa bahasa roh itu tanda untuk orang yang tidak beriman... sedangkan bahasa bernubuat ( atau membicarakan Firman ) adalah tanda untuk orang yang beriman
Simon: yup
Husin: Paulus sendiri berbahasa roh tetapi dia lebih memilih berkata bahasa manusia yang bisa dimengerti daripada bahasa roh dan bahasa roh membangun diri tetapi tidak membangun jemaat sedangkan bahasa Firman membangun jemaat
Husin: jadi fokus orang Kristen bukan pada bahasa roh dan pengalaman pribadi tetapi kepada Firman...bukan membuat semua jadi kabur dan mistik tetapi membuat semua teriluminasi
Simon: tapi bhs roh perlu untuk membangkitkan/membangun org yg mengucapkannya
Husin: kalau orang itu sendiri tidak mengerti... membangun bagaimana ? apakah yakin anda mengerti apa yang anda ucapkan ?
Simon: tidak mengerti
Husin: atau perasaan mistis dan perasaan kebergantungan kepada yang TRANSENDEN ?
Husin: Paulus berkata aku berdoa dengan roh ku dan aku berdoa dengan akal budi ku
Husin: jadi berdoa itu musti mengerti
Simon: namun Roh yg mengerjakannya dalam keluhan yg tidak terucapkan
Husin: Paulus berdoa dengan akal budinya dan berdoa dengan rohnya jadi musti mengerti kalau tidak mengerti artinya mistik dan itu hanya perasaan kebergantungan pada SOMETHING
Husin: iman timbul dari pendengaran akan Firman dan iman kita bukan dari mistik
Husin: tapi dari Firman yang bisa dimengerti
Simon: tapi itu terjadi nyata dalam kehidupanku
Husin: kalau itu terjadi di dalam kehidupanmu..... kamu coba iringkan dengan prinsip Firman
Simon: yup
Husin: karena pengalaman supranatural bukan saja bisa dialami oleh orang Kristen
Simon: yup
Husin: orang bukan percaya ( saya percaya anda orang percaya ) pun bisa mengalaminya bahkan orang kafir .... jadi pengalaman yang berbahasa roh itu juga ada di lakukan oleh para dukun dll
Husin: mereka berbahasa yang tidak dimengerti dan itu adalah mistik adanya tetapi Firman Tuhan membuat semuanya jelas
Simon: oh tidak yg dukun ucapkan di sebut mantra
Husin: aku mengerti
Husin: tapi ada pengalaman supranatural yang dialami paranormal dan orang-orang mistik menyerupai
Husin: kenapa bisa terjadi demikian ? karena diri ingin mengalami dan haus akan spiritual maka membuka pintu hati selebar-lebarnya
Simon: Allah kita adalah Roh di dunia ini ada roh yg bertolak belakang
Husin: betul
Simon: yaitu Roh Allah dan Roh Iblis
Husin: tetapi pengalaman spiritual orang percaya adalah membawa kepada kejelasan akan pengertian Firman bukan pengaburan
Husin: sedangkan roh jahat membuat pengaburan... ketika kita sedang mengalami pengalaman supranatural seharusnya membuat kita makin mengerti Firman dan kita sendiri mengerti
Husin: bukan pengalaman mistik yang dialami
Simon: tapi Allah kita adalah Allah yg adikodrati
Husin: betul
Husin: Dia sendiri adalah Transenden
Simon: dan iblis ingin mengaburkan hal ini
Husin: tapi Dia menyatakan diriNya
Husin: dan membuat kita mengerti
Simon: ya
Husin: apakah pengalaman anda sendiri membuat anda mengerti Firman ?
Husin: apakah bahasa roh yang anda alami anda sendiri mengerti ?
Simon: tapi Roh seperti angin
Husin: itu konteks dalam Yoh .... maksudnya adalah orang yang lahir baru
Simon: saya sendiri tidak mengerti akan hal itu...
Husin: orang yang lahir baru itu karena pekerjaan Roh dan Roh sendiri seperti angin yang datang begitu saja
Husin: tetapi itu konteks lahir baru bukan konteks bahasa roh
Husin: kamu baca dengan jelas pasal itu yaitu Yoh 3
Husin: itu konteks nikodemus menanyakan Yesus
Simon: yup benar
Husin: Yesus bilang jika kamu tidak dilahirkan kembali kamu tidak dapat melihat kerajaan Allah
Husin: sedangkan bahasa roh dan lahir baru itu peristiwa yang berbeda
Simon: ya
Simon: bahasa roh hanya dapat dialami oleh org yg telah lahir baru
Husin: kemudian prinsip di dalam Alkitab adalah Roh Kudus akan memimpin kita ke dalam seluruh kebenaran.... setuju ? memimpin ke dalam seluruh kebenaran adalah membuat orang makin mengerti Firman
Simon: ya setuju
Simon: itu yg mau ku bilang
Simon: setelah mengalami "bhs roh"
Simon: ada sesuatu yg beda dlm hidupku ... tujuannya supaya nama Tuhan dipermuliakan...dan kita dimampukan untuk menjadi saksi mulai dari yerusalem ,yudea,samaria,sampai ke ujung bumi
Husin: pertama
Husin: kesaksian kita sendiri mengenai bahasa roh
Husin: Alkitab sendiri mengatakan bahasa roh itu untuk membangun diri
Husin: kalau kita terus memberitakan hal pengalaman kita
Husin: itu tidak membangun orang lain maksudnya pengalaman bahasa roh
Simon: setuju
Husin: karena yang membangun adalah bahasa yang bisa dimengerti
Husin: kalau anda merasa anda sudah memiliki bahasa roh yang sejati... itu adalah iman anda sendiri
Simon: ya
Husin: ujilah sendiri tapi tidak perlu diceritakan sebab tidak akan membangun
Simon: karena iblis bisa menyamar sebagai malaikat terang kan?
Husin: bahkan orang yang mengalami pengalaman bahasa roh.......... pengujiannya sulit
Husin: tetapi bahasa yang bisa dimengerti alias Firman bisa diuji
Simon: yup
Husin: jadi kalau anda mengalami pengalaman itu, simpan saja
Husin: akhirnya bahasa yang bisa dimengerti yang lebih bisa diuji
Husin: dan kalau anda perhatikan di dalam kitab Korintus
Simon: tapi memang yg satu itu gak bisa dimengerti
Husin: karena itu tidak membangun jemaat bahkan menyaburkan
Simon: kecuali Roh Kudus yg memakai org percaya lain untuk menafsirkannya, bahasa roh tidak membangun jemaat sama sekali tetapi nubuat/bhs roh yg ditafsirkanlah yg membangun jemaat
Husin: Paulus sendiri membandingkan bahwa bahasa yang dimengerti lebih penting
Husin: coba baca 1 Korintus
Simon: ya
Simon: makanya sekarang ini aku lagi bergumul
Husin: kalau Simon banyak bergumul, kamu banyak bergumul sama Firman bukan sama bahasa roh dan doa kamu lebih baik doa yang bisa dimengerti
Husin: kamu sendiri mengerti dan juga orang lain mengerti
Husin: semua dibangunkan dan makin bertumbuh dalam Firman dan makin mengerti
Simon: ya benar
Husin: semua makin mengenal Firman, makin mengerti. jadi fokuskan saja pada Firman dan pada bahasa yang bisa dimengerti
Simon: itu yg terpenting dr segalanya
Husin: itu lebih tinggi nilainya iya
Husin: aku sendiri juga pernah mengalami pengalaman supranatural yang sulit dijelaskan. Husin: tapi aku simpan sebab aku tidak mengerti... aku pikir lebih baik bahasa Firman.... Roh Kudus memimpin kita ke dalam seluruh kebenaran itu melalui Firman
Simon: yup
Husin: yang tidak jelas jauhkan
Simon: yeah
Simon: tapi bukan berarti saya menjauhkan karunia bahasa roh yg Tuhan berikan bg saya
Husin: kamu baca lebih jelas.... dalam 1 Korintus 12-14
Husin: paulus minta supaya mencari karunia yang lebih
Husin: kalau dalam konteks 1 Korintus 12-14 sebenarnya bukan karunia kasih dimana orang yang tidak teliti salah melihatnya
Husin: tapi adalah bahasa bernubuat yaitu memberitakan Firman
Simon: ya benar itu untuk membangun jemaat
Husin: kemudian baru dijelaskan kalau kita bisa bahasa roh atau bahasa bernubuat tanpa kasih = zero
Husin: bahasa bernubuat harus yang kamu cari
Simon: hanya bahasa rohlah yg membangun pribadi
Husin: yaitu berkata-kata yang membangun jemaat
Husin: bahasa bernubuat adalah membicarakan Firman
Simon: ya dan Tuhan sedang menjawabnya
Husin: saudara banyak belajar Firman tapi jangan pakai pendekatan mistik
Husin: pakai pendekatan belajar Firman baik-baik dan dengan pertolongan Roh Kudus
Husin: kalau pakai pendekatan mistik kamu akan comot ayat
Simon: tapi sungguh bahkan kalo kita semakin mendekat kepadanya
Simon: ada bahasa yg lebih baru yg Dia tambahkan
Husin: pasti itu bahasa kasih dan bahasa Firman
Husin: bukan bahasa yang tidak jelas... setuju ?
Simon: setiap talenta/karunia akan dipertanggungjawabkan
Simon: yup
Simon: tapi juga dalam bahasa roh, setiap talenta harus terus diperlabakan dalam tuntunan Roh Kudus. Semuanya harus seimbang
Simon: di kota saya bahkan org yg dulunya gak percaya akan adanya bhs roh,,bahkan yg anti sekalipun , ada yg akhirnya mengalaminya dan menjadi percaya
Simon: sebab sebelum kedatangan Tuhan...akan tercurah hujan akhir
Husin: pengertian dari kitab Yoel itu sudah digenapi di dalam kisah para rasul
Husin: coba baca kisah para rasul ketika dikatakan teruna-teruna akan bernubuat
Husin: di dalam kisah para rasul dituliskan
Simon: ya
Husin: maka genaplah Firman yang disampaikan di dalam kitab Yoel
Husin: setahu aku peristiwa pentakosta dan yang sekarang jauh berbeda
Husin: di pentakosta semua orang mengerti sekarang orang tidak mengerti
Husin: itu berbeda ....
Husin: prinsip yang digereja sekarang itu semua berbahasa roh dan orang-orang tidak mengerti
Husin: orang luar dengar bisa bilang orang gila ( menurut Kor )
Simon: ok
Husin: yang ada di gereja-gereja sekarang itu..... bukan seperti yang di 1 Korintus
Husin: kamu selidiki coba
Simon: yup
Husin: di gereja orang berbahasa roh lebih dari 2-3 orang bahkan massal
Husin: dan tidak ada yang mentafsirkan
Simon: yup
Husin: bahkan ada beberapa kasus yang ditafsirkan ternyata itu sandiwara
Husin: kenapa fokus kepada yang tidak bisa dimengerti yang mengaburkan jemaat
Husin: bukannya pada Firman saja ?
Husin: sekali lagi bahasa roh bukan publik
Husin: kecuali di Penta kosta
Husin: bahkan yang ada di gereja sekarang adalah yang mengakibatkan kekacauan
Simon: yup
Simon: saya pikir itu mungkin keluar dari kedagingan mereka
Husin: karena itu makanya John Macarthur menulis buku charismatic chaos
Simon: bahasa roh menjadi latah
Husin: kalau soal kedagingan
Husin: tegur aja
Simon: karena keseringan ngucap
Simon: yup
Husin: tegur aja di mimbar
Simon: tapi tegur dalam kasih
Husin: masalahnya yang dimimbar juga ngaak mau tegur
Simon: yup benar
Husin: karena itu sudah jadi tradisi
Simon: tetapi itu pernah itu terjadi
Simon: kalo memang yg dari Tuhan tetap kita akan merasakan damai sejahtera
Simon: tapi kalo bukan kita rasakan yg aneh ...pernah sampai pendetanya menyetop org yg sedang berbhs roh
Simon: kamu kenal kathrin kulman?
Simon: penginjil kesembuhan
Husin: jelas prinsip Firman di dalam jemaat harus 2-3 orang ... tidak boleh massal kalau melawan itu saya tidak setuju karena itu Firman yang katakan
Simon: kecuali saat pencurahan terjadi bg jemaat seperti pd hr pentakosta
Husin: paulus tidak tulis itu setahu saya dan pencurahan hanya ada di penta kosta
Husin: 2-3 orang itu prinsip kebaktian yang paulus katakan
Simon: tapi itu terjadi bagi semua murid yg menantikanNYa
Husin: jelas berbeda dengan yang penta kosta ... di dalam pentakosta semua mengerti Firman yang disampaikan ...tetapi sekarang semua tidak mengerti ...itu berbeda
Husin: kemudian satu hal
Simon: oke
Husin: sepanjang sejarah gereja setelah timotius kejadian mengenai pengalaman seperti itu sudah tidak dicatat di dalam sejarah gereja selama puluhan abad
Simon: ya benar
Husin: saya percaya itu karena Alkitab perjanjian Baru sudah selesai ditulis
Simon: dan Tuhan kembali memulihkannya
Husin: bukan begitu permasalahannya
Husin: walaupun pada jaman setelah timotius tidak ditulis
Simon: untuk memperlengkapi org percaya
Husin: tetapi injil terus menyebar ke seluruh dunia. bahkan sampai pada reformasi
Husin: dari abad pertengahan sampai jaman reformasi, injil terus menyebar...: jadi efek dari pentakosta itu bahwa injil disebarkan ke yerusalem, yudea, samaria dan seluruh bumi berjalan
Simon: ya
Husin: efek injil itu dari darah martir dan dari kesaksian orang percaya dan iman timbul dari pendengaran akan Firman
Simon: ya benar
Husin: selama abad-abad setelah pentakosta Tuhan terus bekerja dan jelas bahwa kalau di jaman-jaman abad sekarang sepertinya mau mengikuti jaman pentakosta lagi yang tidak terulang lagi..... kenyataannya fenomenanya berbeda ... di jaman penta kosta semua orang mengerti Firman yang disampaikan dan di jaman ini semua orang bernubuat dan semua tidak mengerti
Husin: apakah anda sendiri mengerti apa yang anda nubuatkan ? apakah orang disebelah kiri kanan anda juga mengerti apa yang anda nubuatkan ? ataukah anda mengerti apa yang orang lain katakan ? itu jelas berbeda...berbeda dengan pentakosta ....karena itu tidak bisa disamakan .... kalau tidak bisa disamakan kenapa harus disamakan
Husin: dan prinsip 1 Korintus kembali tidak ditaati
Husin: Kalau peristiwa pencurahan begitu penting dan dialami kembali sekarang... Paulus pasti sudah menulisnya
Simon: nubuat kan dimengerti
Simon: ya karna dalam bhs yg dimengerti(indonesia)
Simon: sbab apa yg pernah ada akan ada lagi
Husin: itu kata siapa ? dan konteksnya apa ?
Husin: kalau begitu ..... apakah ada kebangkitan orang mati ?
Husin: maksudnya sebelum Yesus datang kedua kali ?
Simon: itu ada dlm Firman Tuhan
Simon: ya
Simon: pernah ada yg dibangkitkan
Husin: mengapa banyak pendeta yang cinta Tuhan sendiri pun banyak yang mati
Simon: bahkan sampai saat ini
Simon: itu rencana Tuhan yang tak dapat diselami
Simon: saat pelayanan Smith Wiglesworth bukan sedikit
Simon: bahkan ada di jakarta yg dibangkitkan Tuhan masih bekerja
Simon: sampai saatnya tiba itu akan berhenti sampai kedatangan Tuhan
Husin: coba berapa banyak yang bangkit ? Dimana buktinya secara medis ? Itu perlu dicari lagi
Husin: kembali kepada pokok pembicaraan
Husin: yang ada di gereja sekarang melanggar prinsip 1 Korintus
Husin: prinsip 2-3 orang berbahasa roh dan prinsip penafsiran dan bukan massal
Simon: yup benar
Husin: Ini bertentangan dengan Firman: kemudian.....kalau dibilang kecuali ada pencurahan ROh Kudus maka Roh Kudus sudah dicurahkan dan juga peristiwa masa lalu itu sekali dan tidak terulang. Dan kalau terulang dan penting Paulus pasti tulis
Husin: karena peristiwa itu begitu penting dan itu tidak bisa bertentangan dengan prinsip yang awal yaitu berbahasa roh 2-3 orang danbukan massal dan harus diterjemahkan
Husin: karena Alkitab sumber kebenaran tidak bisa berkontradiksi dengan dirinya sendiri kalau ada yang berkontradiksi maka adanya kesalahan
Husin: jelas bahwa yang ada di gereja sekarang.... bukan seperti yang di prinsip 1 Korintus
Husin: pertama mereka berbahasa roh massal
Husin: kedua mereka tidak ada yang menafsirkan
Husin: ketiga mereka tidak mengerti apa yang dikatakan
Husin: keempat mengakibatkan banyaknya pengaburan dan kekacauan
Husin: Allah kita sumber damai sejahtera bukan kekacauan
Husin: ini jelas tidak sesuai dengan prinsip 1 Korintus
Husin: dan kalau anda sudah tahu mengenai hal ini
Husin: anda sendiri bertanggung jawab untuk mengatakannya kepada gereja-gereja yang anda tahu
Husin: seperti saya sendiri akan mengatakannya
Simon: yap
Simon: oleh karna itulah Roh Kudus ada untuk menyempurnakan gerejaNya
Simon: kita punya beban untuk hal ini
Husin: kalau itu memang beban anda... lakukanlah
Simon: berdoa bagi Gereja Tuhan
Husin: katakan kebenaran di dalam Kasih
Husin: Speak the truth in Love
Simon: yap
Husin: yang saya sudah katakan tadi... anda pasti sudah mengerti
Simon: glory to Him
Husin: katakan kepada gereja-gereja yang tidak mengikuti prinsip 1 Korintus untuk tidak membawa bahasa roh di publik kecuali - orang dan ada yang menafsirkan dan juga menjelaskan bahwa bahasa roh itu membangun diri dan bukan jemaat
Simon: yup
Husin: seberapa jauh anda mengasihi tubuh Kristus ?
Husin: seberapa jauh anda mengasihi gereja ?
Simon: yap
Husin: anda harus menyadari bahwa membawa bahasa roh di publik itu bisa berakibat tidak membangun
Husin: sesuai dengan prinsip 1 Korintus
Husin: speak the truth in love
Husin: yang lebih tinggi karunia bernubuat ( berkata-kata dengan Firman )
Simon: yup
Husin: itu yang harus ada di dalam gereja
Simon: tapi bahasa roh pun tetap harus ada di dalm gereja
Husin: tetapi bukan untuk dipublikasikan
Simon: sesuai dgn kebenaran Firman Tuhan
Husin: dan bukan untuk disombongkan seperti yang ada di dalam ajaran sekarang
Simon: yeah
Husin: dan juga gereja sekarang mengajarkan bahwa orang yang belum bisa berbahasa roh tidak boleh pelayanan
Husin: itu salah.... salah
Simon: yeah ... benar
Husin: ada yang diberikan bahasa roh tapi bukan untuk semua orang
Husin: dan bukan untuk digembar-gembor
Simon: yeah
Husin: jelas yang tidak berbahasa roh bukan lebih inferior
Simon: benar
Husin: tetapi sekarang banyak gereja yang membuat jemaat yang tidak bisa bahasa roh menjadi minder
Husin: sudah jelas ini tidak benar
Simon: hehehehe betul
Husin: bahkan seharusnya berkata-kata di dalam bahasa Firman itu lebih superior dibandingkan berkata di dalam bahasa roh ( ini bukan kata saya tapi 1 Kor - )
Husin: dikatakan urutan karunia bahasa bernubuat .... yang lain ....: dan terakhir -> bahasa roh
Husin: kemudian dikatakan bahasa bernubuat membangun jemaat tetapi bahasa roh membangun diri sendiri makanya paulus mengatakan kejarlah karunia yang lebih utama -> yaitu bahasa bernubuat
Simon: yup
Simon: makanya aku bergumul
Husin: kalau kamu bergumul
Simon: supaya lewat saya pun jemaat dibangun
Husin: kamu baca Firman dan pengetahuan Alkitab
Husin: baca buku teologi sangat membantu
Husin: bahkan jangan anti dengan teologi
Simon: yup
Husin: sebab di jaman sejarah dahulu saja doktrin harus disistematikan untuk melawan ajaran salah
Husin mulai dari arius yang melawan doktrin Tritunggal mulai dari doketisme yang melawan doktrin natur Kristus
Simon: tapi teologi berdasarkan kebenaran Firman Tuhan,di bawah tuntunan Roh Kudus
Husin: teologi yang sudah dirumuskan oleh bapa-bapa gereja itu penting untuk menghadapi ajaran sesat
Husin: teologi itu ada dari Firman Tuhan
Husin: kalau tidak ada mereka kekristenan sudah lama kabur ajarannya
Husin: coba selidiki sejarah gereja bahwa tiap jaman ada bidat
Husin: tetapi doktrin yang dirumuskan itu penting untuk melawan bidat
Husin: kalau tidak ada doktrin Allah Tritunggal, Kristus bisa dianggap ciptaan
Husin: kalau tidak ada doktrin Kristologi, kemanusiaan dan keilahian Kristus bisa dipertanyakan ....
Husin: jadi anda kalau bergumul, anda harus belajar teologi
Husin: mungkin bagi gereja anda hal ini bisa agak anti tetapi ini penting
Husin: semua jawaban saya di atas didasarkan pada teologi dan pada Firman Tuhan
Simon: yup
Husin: karena itu ada dasar
Simon: ya
Husin: bukan sembarang comot ayat
Husin: tapi ada konteks dan juga ada latar belakang dan itu harus dipelajari
Husin: dan ingat bahwa ini proses dan saya percaya bila anda buka hati anda
Husin: dan minta Tuhan tolong
Husin: berikan bijaksana seperti Salomo
Husin: Tuhan pasti berikan sesuai dengan janjiNya
Simon: yeah
Simon: amin
Simon: haleluya
Husin: saya percaya Tuhan ijinkan anda banyak bergumul
Husin: bahkan anda harus menggumuli yang dialami karismatik sekarang ini
Simon: Tuhan pakai saya dan anda
Husin: anda harus cari kebenarannya
Husin: bukan hanya percaya begitu saja etapi ada dasarnya
Simon: semua gereja tidak ada yg sempurna
Husin: pasti
Husin: tapi Firman Tuhan sempurna
Simon: yeah
Husin: dan karena itu gereja harus dihakimi dalam terang Firman Tuhan
Husin: gitu aja masukan saya
Simon: right
Simon: ok
Simon: trims untuk bincangnya
Simon: Tuhan memberkati dan memakai anda sebagai alat
Husin: jangan anti dengan diskusi
Simon: keep on the move
Husin: jangan anti dengan berbicara Firman
Husin: karena pertumbuhan ada di dalam pembicaraan Firman
Simon: tapi saya benci debat
Simon: hehehehe
Husin: saya tidak berdebat
Simon: yup
Husin: tapi speak the truth
Simon: ok
Simon: eh kamu kerja di mana?
Husin: saya mahasiswa teologia yang sedang praktek
Husin: di China bawakan Firman
Simon: oh
Simon: pantes
Simon: yup
Simon: keep on fire
Husin: thanks
Husin: doakan saya
Simon: yup
Simon: Tuhan memberkati engkau.Ia menyinari engkau dengan wajahnya
Simon: Roh Kudus selalu ada untuk menolong ,menuntun,dan menghubur engkau
Simon: tetap setia sampai akhirnya
Simon: ada mahkota tersedia
Simon: tak ada emas ataupun perak yg dpt kuberi
Simon: tapi,,,,di dalam nama TUHAN YESUS KRISTUS
Simon: engkau DIBERKATI
Simon: engkau DIPAKAI
Simon: untuk kemuliaanNYA
Husin: jangan mudah mengeluarkan kata-kata saudaraku
Simon: oke
Husin: itu perkataan imam dan juga rasul yang kamu katakan..... Tapi diluar konteks
Husin: ok deh
Husin: saya sedang belajar dari tadi
Simon: yup
Simon: oke
Simon: amien
Simon: aku cabut dulu
Simon: bye
Simon: blom makan siang
Simon: sampai lain waktu
Simon: shalom

2 comments:

Jeffrey Lim said...

untuk yang lebih akademis, lihat :

Karunia bahasa2 atau bahasa roh

Ronald Oroh said...

Ha..ha...Masa tulisanku dianggap akademis??! Thanks untuk penghargaannya..
Rasanya, itu hanya sedikit pengetahuan, masih banyak yang harus ditambahkan dan dipikirkan, sama tambahan kutipan dari sumber-sumber yg otoritatif. Baru itu jadi tulisan akademis.. But, it's OK. I just want to share what I've believed..
Sometimes, people need experiences more than academics...

Blog Archive

LIMPINGEN BLOG