Tuesday, March 20, 2007

Yesus mengubah budaya manusia

Yesus mengubah budaya manusia
Jeffrey Lim

Selain masalah rohani, Kristus juga memberikan pengharapan di dalam masalah jasmani. Selain kerohanian Yesus juga adalah pengharapan bagi kehidupan manusia yang banyak menyeleweng. Bagaimana seandainya Yesus tidak pernah lahir ke dunia ini ? Ini adalah pertanyaan yang serius ! Ada buku yang berjudul Bagaimana seandainya Yesus tidak pernah lahir ke dalam dunia ini ? Banyak hal tidak seperti sekarang. Dan kita sekarang tidak menyadari begitu besarnya peran Yesus di dalam kehidupan manusia. Kita tidak menyadari begitu besarnya pengaruh Yesus terhadap dunia dan sejarah dan kebudayaan manusia sampai sekarang.

Saya membaca buku yang sangat bagus yang dibuat oleh Prof Sosiologi yaitu judulnya “Under Influence” yang artinya adalah “Di bawah pengaruh”. Ini menjelaskan bagaimana Kristus dan ajaranNya merubah hidup masyarakat dari bidang kerohanian, sosial, kesehatan, pendidikan, hak asasi manusia, masalah sosial, musik, ilmu pengetahuan, dll. Buku ini bukan sembarang bicara tetapi ada bukti hasil dari ajaran Yesus Kristus disepanjang sejarah. Ajaran Yesus Kristus itu menyentuh setiap strata sosial dan masalah sosial. Kita melihat bagaimana Kerajaan Allah di bumi ini sudah terjadi walaupun belum digenapi sepenuhnya. Mari kita melihat pengharapan Yesus Kristus di dalam kehidupan manusia.
A. Masalah status sosial
Kemiskinan
Di jaman Yesus banyak problema sosial yang terjadi. Salah satunya adalah masalah kemiskinan. Yesus datang juga menjadi orang yang miskin. Dan Dia mengosongkan diriNya menjadi manusia bahkan lahirnya juga di palungan yang kotor. Serigala mempunyai liang, burung punya sangkar tetapi anak manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepalanya. Yesus sendiri menjadi miskin supaya kita menjadi kaya di dalamnya. Supaya kita kaya di dalam kerohanian. Yesus juga mengajarkan supaya jangan kuatir apa yang akan kamu makan dan pakai. Yesus mengajarkan bahwa berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah karena mereka yang empunya kerajaan surga. Orang yang miskin mempunyai pengharapannya di dalam Yesus. Tuhanlah yang memelihara hidup mereka dan membuat mereka kaya rohani.
Masalah Gender
Di sepanjang sejarah manusia, wanita kurang begitu dipandang. Di China, wanita kerajaan diikat kakinya. Di jaman Yesus, budaya Romawi dan Yunani memandang rendah wanita. Budaya Yahudi pun demikian. Wanita dipandang menjadi sebagai gender yang lebih rendah. Tetapi ketika Yesus datang ke dalam dunia ini, Yesus hendak mengembalikan derajat wanita ke dalam fungsi yang ditetapkan di dalam Kitab Kejadian. Dia juga melayani perempuan samaria, Dia membela perempuan yang berzinah, Dia mengajar Maria dan Martha, Pengikut-pengikut Yesus juga beberapa adalah wanita. Yesus menganggap manusia setara dengan pria. Dia juga menekankan monogami dari Kitab Kejadian dan mengajarkan bahwa perceraian di jaman Musa adalah karena kebebalan hati mereka.
Karena sikap Yesus terhadap wanita maka Kekristenan mengajarkan monogami dan mengapa barat sampai sekarang terpengaruh oleh hal ini. Masalah di China yang diikat kakinya menjadi dilarang karena pengaruh Injil. Yesus adalah pengharapan bagi permasalahan gender. Kalau Kristus tidak ada maka wanita masih terus dijajah.
Tuan hamba
Pada jaman Yesus, terdapat status sosial tuan dan hamba. Tuan seringkali menindas hambanya. Dan hamba mau tidak mau harus menurut kepada tuannya. Hamba seringkali mengalami penindasan dan ketidakadilan. Tetapi Yesus sendiri sebagai Tuhan atau tuan memberikan teladan yang berbeda di dalam kepemimpinannya. Dia melayani hamba-hambaNya. Dia mencuci kaki murid-muridNya. Dia juga mengajarkan bahwa barangsiapa yang hendak menjadi besar harus menjadi pelayan dari semua. Dia bahkan menganggap hamba-hambaNya sebagai teman. Karena ajaran Kristus ini mempengaruhi hilangnya perbudakan di seluruh dunia. Sebab manusia diciptakan segambar dan serupa dengan Allah dan harus dihargai. Yesus juga menghargai manusia. Yesus adalah pengharapan bagi masalah tuan dan hamba
Masalah perbudakan di dalam dunia ini juga menjadi hilang karena pengaruh kekritenan. Wilberforce memperjuangkan perbudakan dipengaruhi kekristenan. Bagaimana seandainya Kristus tidak ada ? Dunia ini banyak perbudakan !
Solusia penyelesaian masalah sosial : Semua satu di dalam Kristus
B. Sumbangan ( Charity )
Di dalam dunia ini banyak manusia yang malang. Banyak manusia yang menderita baik karena bencana alam ataupun karena penyakit. Satu hal yang luar biasa adalah Kekristenan adalah orang yang paling banyak memberikan charity ( sumbangan ) ketika terjadi kemalangan pada manusia. Misalnya ketika musibah bencana di Aceh, orang Islam dan orang Kristen mana yang memberikan sumbangan yang lebih ? Orang Kristen banyak diutus kesana untuk membantu korban disana dan memberikan sumbangan dan penginjilan.
Dicatat di dalam buku “Under Influence” bahwa Kekristenan itu adalah agama yang paling banyak memberikan sumbangan. Mengapa ? Karena doktrin Kekristenan yang mengajarkan belas kasihan. Pengajaran Kekristenan mengajarkan bila kita memberikan satu minum kepada seorang yang terkecil, kita melakukan untuk Tuhan. Jadi orang Kristen paling banyak memberikan sumbangan karena pengajaran belas kasihan dari Tuhan kita dan juga karena orang Kristen merasa dicukupi Tuhan. Orang Kristen juga dipanggil untuk membagi beban.
C.Musik
Akibat kehadiran Yesus di dalam sejarah manusia maka musik pun ditebus untuk Tuhan. Kekristenan adalah agama yang paling banyak menghasilkan musik. Bukan agama Yahudi ataupun Islam ataupun Budha. Pdt. Stephen Tong pernah bertemu dengan pemusik yang beragama Yahudi dan berbincang-bincang. Beliau mengatakan bahwa musik banyak dihasilkan oleh orang Kristen. Dan pemusik itu hebat itupun mengakuinya. Tetapi Pak Tong mengatakan alasannya mengapa musik yang indah banyak dihasilkan oleh orang percaya. Karena orang percaya mengalami apa yang dinamakan pengampunan. Maka untuk mengekpresikan sukacita dan memuji Tuhan, mereka membuat musik.
D.Bidang kehidupan yang lain
Masih banyak bidang kehidupan lain yang diubah oleh Yesus Kristus. Kita tidak sadar bahwa adanya universitas adalah pengaruh dari Kekritenan. Kita juga tidak sadar bahwa majunya ilmu pengetahuan adalah karena pengaruh kekristenan. Adanya rumah sakit adalah pengaruh kekristenan. Pendidikan untuk orang buta, dan orang cacat, perawatan rumah sakit jiwa yang manusiawi semuanya adalah pengaruh kekristenan. Mengapa ? Yesus memperhatikan masalah fisik. Tubuh adalah bait Allah. Yesus Kristus juga menyembuhkan penyakit fisik. Masih banyak bidang kehidupan lain yang diubah oleh Yesus Kristus.
Tetapi pengharapan yang terbesar bagi manusia adalah bukan di masalah sosial, pendidikan, ilmu pengetahuan, ekonomi, musik, dll. Walaupun masalah sosial dan kehidupan dapat diperbaharui karena Kristus tetapi ada pengharapan yang lebih daripada sekeder masalah sosial dan kehidupan. Pengharapan terbesar bagi manusia adalah permasalahan mengenai hidup yaitu hidup yang kekal.
Yesus datang supaya manusia yang mata rohaninya buta oleh kegelapan menjadi diterangi oleh sinar surgawi. Yesus datang supaya manusia yang mati rohaninya, yang mati di dalam dosa, rohaninya menjadi bangkit dan hidup. Dia datang supaya kita memperoleh hidup bahkan hidup yang berkelimpahan. Yesus datang supaya manusia yang berdosa diperdamaikan dengan Allah. Dengan kematiannya di kayu salib maka dosa manusia diampuni. Dengan pengorbanannya maka orang percaya berdamai dengan Allah. Yesus adalah harapan manusia di dalam kerohanian karena Yesus adalah juruselamat mereka dari dosa. Puji Tuhan ! Umat manusia ada pengharapan karena ada Yesus Kristus.

Jeffrey Lim
limpingen@gmail.com
Guang Zhou
20 Maret 2007


No comments:

LIMPINGEN BLOG