Monday, March 31, 2008

TUHAN adalah terangku dan keselamatanku

Refleksi Mazmur 27:1
TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut?
Jeffrey Lim

Terang dikaitkan dengan kejelasan. Terang dikaitkan dengan kebaikan. Terang dikaitkan dengan kebenaran. Terang dikaitkan dengan Allah. Terang dikaitkan dengan kejujuran. Terang dikaitkan dengan keteraturan. Terang dikaitkan dengan hidup. Semua ini adalah sifat dari terang.
Tetapi kegelapan dikaitkan dengan ketidakjelasan. Gelap dikaitkan dengan kejahatan. Gelap dikaitkan dengan ketidak benaran. Gelap dikaitkan dengan setan. Gelap dikaitan dengan ketidakjujuran atau kebohongan. Gelap dikaitkan dengan kekacauan. Gelap dikaitkan dengan kematian. Semua ini adalah sifat dari gelap.

Ketika kita jatuh dalam dosa maka kita berada di dalam gelap dan kekacauan. Kita berada di dalam kebohongan setan dan juga berada di dalam kuasa setan. Kita terikat di dalam kuasa kegelapan dan mati. Maka kita membutuhkan terang. Kita membutuhkan keselamatan dan kita membutuhkan TUHAN sendiri.
Mazmur 27:1 ini mengajarkan bahwa yang menyelamatkan kita dari kegelapan adalah Yahweh. Tuhan adalah keselamatan kita. Dan Tuhan juga yang menerangi kegelapan dengan terangNya. Dia menjadi terangku.

Aplikasi terhadap hidup :
Karena itu kita yang berada di dalam Tuhan tidak takut menghadapi kegelapan. Mazmur 23 mengatakan bahwa sekalipun aku berada di dalam lembah kekelaman aku tidak takut bahaya. Kegelapan itu tidak gelap bagi kita sebab ada Tuhan yang berada di sisi kita. Kita bahkan tidak takut menghadapi maut.
Karena Tuhan adalah terang kita maka kita tidak takut menghadapi kegelapan di dalam diri kita, kegelapan karena ajaran sesat dan tipu muslihat serta kebohongan dari si jahat. Si jahat selalu menyerang kita dengan kebohongannya. Tetapi kita punya senjata terang. Dan kita memiliki Tuhan sendiri yang menerangi kita dengan FirmanNya. Kita memiliki Roh Kudus yang memimpin kita kepada terang FirmanNya.
Karena Tuhan adalah terang kita maka walaupun hidup kita mungkin berada di dalam kekacauan dan kegelapan. Tetapi Tuhan sanggup menciptakan terang di dalam hati kita. Seperti Kej 1 Tuhan menciptakan terang dan keteraturan maka Tuhan juga sanggup menciptakan terang dan keteraturan di dalam diri kita.

Jeffrey Lim
Limpingen@gmail.com
Institut Reformed
1 April 2008
Menyadari kekuatan dari terang di dalam hidupku. Tuhan adalah terangku

No comments:

LIMPINGEN BLOG