Thursday, November 08, 2007

Teologi Anugerah dan Depresi

Teologi Anugerah dan Depresi

“Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia.” ( Yoh 1:14 )

Di dalam Kristus, manusia berdosa berpindah status menjadi orang kudus dan orang benar. Manusia berdosa juga berpindah status dari murka Allah kepada kasih karunia Allah. Setelah dibenarkan di dalam Kristus, orang berdosa dibenarkan di hadapan Allah dan menjadi anak Allah. Hidup orang percaya sekarang berada dalam kasih karunia di dalam Kristus. Hidupnya sekarang adalah hidup yang baru. Baru yaitu mempunyai status baru sebagai orang kudus, orang benar, anak Allah. Baru juga berarti hidupnya ada arah dan tujuan baru yaitu meninggalkan dosa dan berpaling kepada Allah. Baru juga berarti sekarang orang percaya mempunyai natur baru yang kudus yang membenci dosa.
Sebagai manusia baru, orang percaya seperti bayi rohani yang perlu bertumbuh. Di dalam dunia yang penuh dengan racun dosa ini orang percaya perlu bertumbuh. Memang secara status dan natur orang percaya sudah kudus dan bersih di hadapan Allah. Orang percaya sudah hidup dalam kasih karunia Tuhan dan sudah tidak berada dalam kutuk Taurat. Tetapi bukan berarti hidup suci sudah tercapai sempurna karena orang percaya perlu mengalami transformasi. Dosa memang sudah dikalahkan. Sengatnya sudah tidak ada. Tetapi kebiasaan berdosa yang sudah tertanam di dalam hati pikiran orang percaya perlu diubahkan. Ini namanya proses pengudusan yang dilakukan oleh Allah Roh Kudus. Pengudusan secara status dan natur sudah terjadi ( already ) tetapi belum sempurna ( not yet ) . Pengudusan secara transformasi natur akan terjadi ( present ) dan pengudusan secara sempurna akan terjadi ketika bertemu dengan Tuhan.

Di dalam proses pengudusan ini, orang percaya juga berada dalam kasih karunia Tuhan dan untuk mengalami proses pengudusan maka Tuhan Allah beranugerah memberikan saluran anugerahNya kepada kita orang percaya. Sarana/Saluran anugerah ini adalah di dalam doa, sakramen, Firman, persekutuan orang kudus, dan diri Allah sendiri sebagai pemberi anugerah. Tuhan menguduskan kita melalui darah Kristus, Firman dan RohNya yang Kudus. Ini adalah sarana-sarana pengudusan dari Tuhan Allah
Dengan melakukan doa maka orang percaya bersekutu dengan Tuhan dan dimana ada persekutuan dengan Tuhan maka akan ada pengudusan. Dengan doa dalam nama Kristus maka orang percaya masuk ruang yang maha kudus dan boleh mendapatkan anugerah disana. Dengan doa maka orang percaya berkomunikasi dengan Tuhan. Bukankah hak istimewa bahwa kita boleh menghampiri Tuhan dan menerima anugerahNya. Tuhan juga menjawab doa-doa orang percaya yang sesuai dengan kehendakNya. Doa adalah nafas hidup orang percaya. Doa adalah bersekutu dengan pencipta. Doa adalah saluran anugerah. Di dalam doa ada kekuatan, ada penyertaan, ada kedamaian, ada kuasa Tuhan, ada perlindungan Tuhan, ada persekutuan dengan Tuhan, ada kuasa untuk mengalahkan pencobaan. Doa orang benar besar kuasanya.
Sakramen baptisan adalah melambangkan baptisan Roh Kudus dimana orang percaya masuk ke dalam gereja. Dengan melakukan sakramen perjamuan kudus, orang percaya mengingat anugerah keselamatan dalam Kristus dan saat ini orang percaya ada di dalam persekutuan mistik dengan Kristus. Seperti janji Kristus bahwa barangsiapa tetap tinggal diam di dalamNya maka pasti kita akan berbuah.
Kemudian Firman Tuhan juga merupakan saluran anugerah dimana melalui Firman Tuhan orang percaya mengenal Tuhan. Dengan menyimpan Firman Tuhan dalam hati maka orang percaya dicegah dari dosa. Dengan menjaga kelakuan sesuai dengan Firman maka kelakuan orang percaya menjadi bersih. Firman Tuhan itu mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan dan mendidik orang percaya di dalam kebenaran. Firman Tuhan juga mendisiplin, menyegarkan jiwa, memberi kekuatan, memberikan arah, memberikan petunjuk, memberi nasihat, mempersiapkan orang di dalam pelayanan.
Berbahagialah orang yang kesukaannya adalah merenungkan Taurat Tuhan siang dan malam. ( Maz 1 ) FirmanMu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku ( Maz 119:105 ) Dengan apa seorang muda mempertahankan jalannya yang bersih ? Dengan menjaganya sesuai dengan FirmanMu ( Maz 119:9 ) Taurat Tuhan sempurna, menyegarkan jiwa ( Maz 19 ) Peraturan Tuhan teguh, memberikan hikmat kepada yang tidak berpengalaman ( Maz 19 )
Saluran anugerah yang lain adalah juga persekutuan orang kudus. Di dalam persekutuan dalam Kristus ada kasih dan di dalam kasih inilah orang percaya boleh bertumbuh. Hanya melalui kasih saja orang percaya boleh bertumbuh untuk melaksanakan kebenaran Firman Tuhan. Di dalam persekutuan orang kudus terjadi saling mengasihi, saling mendoakan, saling mendukung, saling menegur, saling menasihati, saling berbagi beban, saling melayani. Persekutuan di dalam Tuhan di dalam kasih membuat hidup menjadi indah dan berarti. Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya.
Di dalam tubuh Kristus, semua adalah satu. Alkitab mengajarkan “Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan, kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra, karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri; dan jangan tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi juga orang lain juga.” ( Filipi 2:1-4 )
Alkitab mengajarkan pengertian mengenai gereja sebagai tubuh Kristus. Tubuh Kristus berarti gereja adalah satu kesatuan organis di dalam Kristus dimana Kristus adalah kepalanya. Kesatuan organis di dalam gereja ini sangat penting !. Pada jaman sekarang yang individualistis ini manusia cenderung melihat dirinya sendiri sebagai satu pribadi yang individu. Diri pribadi saya adalah saya sendiri. Konseling yang dilakukan untuk menyelesaikan masalah pribadi juga dilakukan secara individu. Namun satu hal yang perlu diperhatikan bahwa manusia diciptakan Tuhan adalah mahluk yang komunal. Tuhan menciptakan manusia sebagai mahluk sosial. Manusia tidak dapat hidup terpisah dari manusia lain. Namun karena dosa maka manusia menjadi terpisah dan terasing dengan sesamanya. Karena dosa maka manusia menjadi hidup sendiri-sendiri dan egois. Pengharapan bagi manusia dalam hubungan dengan sesamanya ada di dalam Kristus. Di dalam Kristus orang percaya menjadi satu di dalam tubuh Kristus.
Anugerah yang paling penting juga adalah Allah sendiri. Allah Bapa menjadi sumber segala berkat. Allah Anak menjadi perantara manusia dengan Allah. Anak Allah menjadi imam besar agung dimana orang percaya boleh datang kepada Allah dan mencari kasih karunia. Semua anugerah kasih karunia yang diterima oleh orang percaya berada di dalam Anak Allah Yesus Kristus. Oleh kepenuhan Kristus, orang percaya menerima kasih karunia demi kasih karunia. Karya keselamatan Kristus di kayu salib mendatangkan anugerah keselamatan yaitu penebusan. Anugerah penebusan ini menyelamatkan orang percaya kemudian terus mentransformasi hidup orang percaya sehingga orang percaya menjadi makin serupa dengan Kristus di dalam setiap aspek kehidupan. Semua pekerjaan keselamatan ini dikerjakan oleh pribadi Allah Roh Kudus yang melahir barukan orang percaya dan menyucikan orang percaya. Allah Roh Kudus tinggal di dalam diri orang percaya menjadi pengajar kebenaran, penasihat, konselor, penghibur yang memimpin orang percaya untuk hidup memuliakan Tuhan Allah.
Aplikasi pengajaran mengenai saluran anugerah terhadap orang yang depresi adalah : Penderita depresi harus hidup di dalam saluran anugerah untuk bertumbuh di dalam proses pengudusan. Paradigma kita adalah pertumbuhan dan pengudusan bukan sekedar pemulihan. Paradigma kita adalah sanctification. Paradigma kita adalah untuk diperbaharui karakternya untuk menjadi serupa dengan Kristus di dalam hati, pikiran, emosi, kemauan dan tingkah laku. Semua ini dapat terjadi bila orang percaya hidup di dalam anugerah Tuhan yang diberikan melalui sarana/saluran anugerah yaitu doa, Firman, persekutuan orang kudus, sakramen. Bila penderita Depresi mau bertumbuh, dia harus hidup di dalam saluran anugerah ini.

GRACE ALONE

Every promise we can makeEvery prayer and step of faithEvery difference we can makeIs only by His grace.Every mountain we will climbEvery ray of hope we shineEvery blessing left behind Is only by His graceReff :
Grace alone Which God suppliesStrength unknown He will provideChrist in us, our cornerstoneWe will go forth in grace alone

No comments:

LIMPINGEN BLOG