Monday, November 24, 2008

Komunitas maya adalah komunitas nyata











Komunitas maya adalah komunitas nyata
Perenungan terhadap dunia maya dan Internet
Jeffrey Lim
Setelah diskusi dengan Daniel di Reformed Institute

Di dunia jaman informasi ini berkembang satu hal yang dinamakan komunitas maya atau disebut Virtual Communities. Kita dapat melihat hal ini di dalam blog dan juga website atau chatting ataupun juga forum diskusi dan juga sharing files. Contoh-contohnya banyak yaitu Facebook, Friendster, Yahoo Messanger, MSN Messanger, Forum-forum, Blogger dan Blogspot, Joomla, dll. Tetapi saya ingin membawa kita pada satu perenungan. Apakah komunitas ini komunitas maya ?
Ketika saya berpikir dan berdiskusi maka saya mendapatkan satu pengertian bahwa sebetulnya komunitas maya itu bukan komunitas maya tetapi komunitas nyata. Atau lebih tepatnya yaitu komunitas maya membawa kita kepada komunitas nyata dan komunitas nyata juga dapat berinteraksi di dalam komunitas maya. Saya tidak mau terlalu abstrak tetapi saya ambil satu contoh yang pasti terjadi di dalam dunia nyata ini.
Seorang laki-laki bernama X melihat situs pornografi dan akhirnya dia masuk ke dalam diskusi chat dengan seorang wanita yang tidak benar dan mereka ngobrol. Kemudian diberikan no telpon dan berakhir bertemu di dalam satu hotel dan mereka melakukan kejahatan disana. Bukankah ini yang terjadi di dalam dunia sekarang ?
Contoh lain. Ibu-ibu yang hobby masak mereka semua bikin blog-blog dan mereka semua sharing resep masakan. Kemudian tinggalkan pesan offline dan juga di shout box. Dan akhirnya bertemulah mereka di dalam sebuah kelompok dan masak bersama. Kemudian pulang ke rumah dan menulis resep lagi dib log.
Masih banyak contoh lain.
Jadi kita harus waspada betul-betul dengan dunia maya. Karena dunia maya itu dunia nyata ! Karena itu anak-anak remaja dan anak-anak jangan ada Internet di dalam kamarnya. Anda pikir anak-anak dan remaja begitu baik. Tidak keluyuran dan pulang malam. Mereka tidak minum-minum dan makan obat. Tetapi mereka hanya pulang masuk kamar dan kunci kamar. Dan anda tidak tahu apa yang mereka lakukan di kamar itu.
Perempuan jalang di dalam Amsal yang merayu itu bukan lagi di pinggir jalan. Tetapi di depan komputer anda dan keluarga anda.


Jeffrey Lim
http://limpingen.blogspot.com
Senin, November 2008
Jakarta, Institut Reformed
Perenungan terhadap dunia maya dan Internet setelah diskusi dengan Daniel


No comments:

LIMPINGEN BLOG