Monday, February 18, 2008

A friend loves at all times

A Friend love at all times
Jeffrey Lim

Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran. (Amsal 17:17)

Baca Amsal 17:17
Dikatakan bahwa seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu. Di dalam bahasa Inggris dikatakan bahwa A friend love at all times.
Kalau kita membaca mengenai Amsal, Amsal ini banyak menuliskan mengenai hikmat orang Israel. Hikmat orang Yahudi berbeda dengan hikmat orang Yunani. Hikmat orang Yunani adalah akademis abstrak tetapi hikmat orang Yahudi adalah konkrit praktis. Hikmat orang Yahudi adalah bagaimana mempunyai skill untuk hidup yaitu hidup yang berbijaksana. Bijaksana ini supaya di dalam hidup kita mempunyai pengertian dan bisa menyelesaikan pergumulan dan kehidupan dengan baik. Orang dunia pun bisa mempunyai bijaksana tetapi bijaksana di dalam Ibrani adalah dikaitkan dengan Tuhan Allah. Takut akan Tuhan adalah permulaan hikmat.

Amsal 17:17 membicarakan mengenai sahabat atau teman. Teman adalah satu anugerah yang Tuhan berikan kepada kita. Kalau kita merenungkan lebih dalam : Mengapa manusia bersahabat dan berteman ? Mengapa manusia berelasi ? Mengapa manusia berkawan ?
Karena manusia diciptakan serupa dan segambar dengan Allah dengan pola Allah Tritunggal. Allah Tritunggal tidak sendiri dan Allah Tritunggal adalah Allah yang berkomunitas. Pola Allah Tritunggal ini adalah yang menjadikan dasar kasih di dalam dunia, menjadi dasar persekutuan di dalam kehidupan manusia, menjadi dasar relasi dan persahabatan. Allah sendiri adalah Allah yang bersahabat dan berteman. Dia adalah Allah yang berpribadi. Allah adalah Allah yang bahagia karena Dia bersekutu satu sama lain. Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Roh Kudus.
Kemudian kalau kita merenungkan lebih dalam. Maka Allah juga menciptakan manusia untuk berelasi dengan Dia. Allah menciptakan manusia untuk menjadi wakilNya di dalam dunia, untuk menjadi hambaNya dan juga untuk menjadi temanNya. Yesus juga memanggil kita sahabatNya. Ini sungguh merupakan satu privilege menjadi manusia yang adalah sahabat Allah.
Manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah yaitu menurut pola Tritunggal. Karena Allah bersekutu maka manusia juga bersekutu. Maka Allah mengatakan tidak baik manusia seorang diri. Ini bukan saja membicarakan relasi laki-laki dan wanita di dalam suami istri tetapi juga relasi sosial antar manusia. Manusia siapapun tidak baik seorang diri sebab manusia butuh teman atau sahabat. Selain manusia butuh berelasi dengan Tuhan Allah, manusia butuh berelasi dengan sesama.
Relasi manusia dengan Allah dinyatakan di dalam perjanjian ( Covenant ) dan relasi antar umat manusia juga ada di dalam Covenant. Covenant atau perjanjian inilah yang mengikat kehidupan umat manusia. Kalau kita biasa sudah mendengar bahwa manusia berelasi dengan Tuhan Allah, berelasi dengan sesama dan berelasi dengan diri, Kalau kata relasi ini kita ganti dengan kata perjanjian maka ini artinya lebih dalam dan lebih sakral. Manusia ada di dalam perjanjian dengan Allah, dengan sesama, dengan diri dan dengan alam. Semua relasi kehidupan manusia di dalam dunia ada di dalam konteks perjanjian terutama perjanjian dengan Tuhan Allah yang menyatukan semua relasi. Tuhan Allah adalah yang mempersatukan.
Seringkali di dalam dunia ini arti persahabatan dan teman itu sudah menjadi begitu rendah. Ada orang yang berteman karena untung rugi. Paradigmanya adalah untung rugi. Ada orang yang berteman karena hendak memanfaatkan. Paradigmanya adalah politik. Kedua paradigma ini seperti perang di Sam Kok. Ada orang yang berteman karena kesepian. Paradigmanya adalah mengisi kekosongan diri. Bila dasar persahabatan itu adalah tidak benar maka arti persahabatan itu tidak dalam dan rendah.
Di dalam dunia ini banyak orang yang berteman ketika butuh kemudian melupakan ketika sudah tidak dibutuhkan. Inilah dunia berdosa. Relasi begitu mudah dilupakan. Padahal memory kebersamaan dan memory persahabatan itu adalah salah satu anugerah, kenangan, dan arti yang bermakna bagi kehidupan manusia. Persekutuan adalah hal yang indah.
Seringkali di dalam dunia globalisasi dan di mana orang sering berpindah-pindah dan hanya diam di satu tempat untuk waktu yang singkat maka perkenalan seseorang pun tidak dalam. Tetapi yang lebih kurang baik adalah orang yang sering berpindah-pindah tempat. Relasi sosial dengan teman-teman dia terus berubah dan tidak dalam. Tetapi yang lebih lebih kurang baik adalah orang yang diam di satu tempat kemudian ketika bentur dengan masalah sosial dengan satu tempat itu dia pindah dan terus kemudian setelah pindah ke tempat yang lain bentur dengan masalah relasi dan pindah lagi. Orang seperti ini tidak pernah membereskan masalah dengan orang lain dan dia tidak mengerti artinya relasi bersama ada suka duka bahkan adanya pengampunan.
Tetapi persahabatan yang sejati adalah sesuatu yang indah adanya. Persahabatan ini bisa ada di dalam orang dunia tetapi yang lebih indah dan dalam maknanya adalah persahabatan di dalam Tuhan.
Kembali kepada manusia sebagai mahluk yang berelasi dan berkomunitas maka komunitas yang sejati di dalam manusia ada di dalam gereja Tuhan. Apakah itu sama kita bersahabat dengan orang dunia dengan bersahabat dengan anak-anak Tuhan ? Ini hal yang berbeda. Sebab komunitas manusia yang paling indah adalah di dalam gereja. Gereja adalah komunitas dimana orang percaya berkumpul. Gereja adalah kumpulan orang percaya yang dipisahkan dan dipanggil keluar.
Inti dari alam semesta adalah bumi dan inti dari bumi adalah manusia dan inti dari kehidupan manusia bukan Negara, bukan organisasi, bukan Club tetapi gereja. Negara akan ada dan hilang. Organisasi akan ada dan hilang. Club akan ada dan hilang. Tetapi gereja akan tetap sampai selamanya. Gereja adalah isi hati Tuhan Allah sendiri. Ini sungguh sakral. Di dalam gereja, di dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada kasih mesra, ada pengampunan, ada kesatuan.
Persahabatan sejati adalah ada di dalam gereja dan di dalam Tuhan. Gereja ini bukan denominasi tetapi kerajaan Allah di dalam tubuh Kristus. Di dalam gereja umat percaya diikat oleh perjanjian dengan Tuhan dan di dalam gereja ini kita dipersatukan di dalam Kristus.
Apa sih yang menjadi dasar persatuan di dalam persahabatan dan berteman itu ?
Dikatakan sahabat menaruh kasih setiap waktu.
Kasih adalah yang mempersatukan.
Kalau kita membaca dari septuaginta bahasa Yunaninya PL ( bahasa PL adalah Ibrani ) maka kasih disini diterjemahkan yaitu kasih filea. Mungkin diantara kita pernah ada yang mendengar bahwa kasih dibagi menjadi empat di dalam bahasa Yunani yaitu kasih agape, storge, filea dan eros. Kita biasa melihat bahwa keempat jenis kasih ini berbeda. Misalnya filea itu berbeda dengan agape. Setuju ? Sebetulnya tidak benar
Ada tafsiran mengenai kitab Yohanes mengenai Petrus. Permulaan Yesus menanyakan kepada Petrus apakah engkau mengasihi aku ( agape ). Kemudian Petrus menjawab engkau tahu bahwa aku mengasihi engkau ( filea ). Kemudian Yesus menanyakan apakah engkau mengasihi aku ( agape ). Kemudian Petrus mengatakan lagi bahwa dia mengasihi Yesus ( filea ). Kemudian akhirnya Yesus menanyakan ketiga kali apakah Engkau mengasihi aku ( filea ). Kali ini Yesus mengggunakan filea dan seakan-akan sepertinya menurunkan derajat kasihnya. Tetapi ketika saya belajar lebih dalam saya mengetahui bahwa tafsiran ini kurang tepat. Sebetulnya di dalam konteks Yohanes kasih filea dan agape itu digunakan secara bergantian. Bahkan ketika ada dikatakan bahwa Allah Bapa mengasihi Yesus dengan kasih filea. Sebetulnya baik filea maupun agape maka kasih adalah asalnya dari Allah. Jadi dalam kasih Filea mengandung kasih Allah juga. Nah kembali kepada bahasa Ibraninya yaitu Ahav maka kasih ini bisa digunakan kepada Allah juga.
Seorang sahabat menaruh kasih pada setiap waktu itu dapat kita artinya bahwa seorang sahabat di dalam Tuhan menaruh kasih Allah kepada sahabatnya. Sebab kasih adalah Allah sumbernya.
Kembali kepada pertanyaan : Apa yang menjadi dasar persatuan di dalam persahabatan dan relasi ? Yaitu kasih. Kasih itu adalah yang mempersatukan. Apa yang mempersatukan tubuh Tuhan ? Yaitu kasih ! Apa yang mempersatukan manusia ? Bukan bahasa roh ! Tetapi bahasa kasih. Ketika manusia dulu mau bersatu di dalam menara Babel maka Tuhan memecahkan mereka karena motivasi mereka bersatu melawan Tuhan. Kemudian Tuhan mempersatukan bahasa kembali di dalam pentakosta sehingga semua bangsa bisa dipersatukan bahasanya. Tetapi realita yang lebih dalam yang mempersatukan manusia bukan bahasa tetapi kasih.
Tetapi sekedar kasih tidak cukup menjadi dasar persatuan di dalam persahabatan dan relasi. Kita memerlukan kebenaran. Yang mensuply relasi di dalam gereja adalah kasih dan kebenaran. Kasih tanpa kebenaran adalah liar. Kebenaran tanpa kasih adalah dingin dan hambar. Sifat Tuhan juga selain kasih adalah benar.
Segala jalan TUHAN adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatan-Nya. (Psa 25:10)
(57-11) sebab kasih setia-Mu besar sampai ke langit, dan kebenaran-Mu sampai ke awan-awan. (Psa 57:10)
Siapa mengejar kebenaran dan kasih akan memperoleh kehidupan, kebenaran dan kehormatan. (Pro 21:21)
Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. (Joh 1:14)
sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus. (Joh 1:17)
Selain itu Alkitab menuliskan bahwa yang mempersatukan dan mempertumbuhkan gereja adalah kasih dan kebenaran.
tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala. (Eph 4:15)
Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu. (1Pe 1:22)
Di dalam persahabatan selain kasih maka kebenaranpun penting. Bagaimana mungkin kita bisa bersahabat di dalam Tuhan dengan lebih dalam kalau tidak sehati, sepikir dan sekonsep ?
Bagaimana mungkin suami dan istri bisa sehati kalau tidak sevisi ?
Bagaimana mungkin gereja bisa bersatu kalau tidak sevisi dan tidak berdoktrin yang sama ? Apakah doktrin tidak penting ? Penting sekali ! Kalau doktrin tidak penting maka kita bisa bersekutu dengan Islam dengan agama lain. Tetapi tidak demikian sebab kita berbeda doktrin dengan mereka sehingga tidak bisa bersekutu.
Kembali kepada ayat Amsal 17:17 yaitu seorang sahabat menaruh kasih di dalam setiap waktu. Persahabatan yang sejati adalah di dalam Tuhan dan adalah baik kita bersekutu dengan orang yang takut akan Tuhan. Adalah baik kita bersekutu dengan orang-orang yang mengasihi Tuhan. Dan jauhilah orang fasik. Ini sesuai dengan Mazmur 1 dan prinsip aku bergaul karib dengan orang-orang yang takut akan Tuhan.
Persahabatan yang sehat adalah di dalam terang. Alkitab mengatakan bahwa jika kita hidup dalam terang maka kita memperoleh persekutuan satu sama lain dan darah Yesus menyucikan kita dari dosa dan kejahatan. Persahabatan yang baik adalah di dalam kasih dan kebenaran.
Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu. Kasih ini adalah kasih yang berasal dari Tuhan. Bukan Cuma kasih persahabatan filea belaka tetapi kasih Tuhan. Dan kasih itu ada di dalam 1 Kor 13. Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. (1Co 13:4-7)
Seorang sahabat menaruh kasih di dalam setiap waktu. Setiap waktu itu adalah setiap kairos. Di dalam septuaginta mengenai ayat ini maka waktu menggunakan kairos. Menaruh kasih di dalam setiap waktu ( kairos ). Apa beda kairos dengan kronos ? Di dalam buku waktu dan hikmat Pdt Tong sudah memberikan arti bahwa kronos itu waktu yang biasa dan kairos itu waktu yang berkaitan dengan kekekalan. Kita bisa mengambil pengertian bahwa persahabatan di dalam Tuhan di dalam kasih dan kebenaran ada nilai kekalnya. Ini adalah persekutuan di dalam Tuhan yang tidak terlepas dengan Firman dan doa. Persahabatan yang sejati adalah di dalam Tuhan. Tidak terlepas dari kasih dan kebenaran. Dan juga ada nilai kekalnya.

Jeffrey Lim
Institut Reformed
Renungan buat Reuni Guang Zhou

Read More ....

What is Theology ? And why study it so important ?

What is Theology ? And why study it so important ?
Jeffrey Lim

I. Introduksi dan Thesis
II. Isi

Alasan mengapa penting mengetahui natur teologi
Definisi Teologi
Secara etimologi
Pandangan para teolog
Natur Teologi dan relasinya
Teologi dan kerohanian
Teologi dan ilmu pengetahuan
Teologi dan filsafat
Teologi dan pengetahuan
Teologi sebagai bijaksana
Teologi sebagai seni
Relasi antara teologi, filsafat, apologetika dan penginjilan.
Multidimensi dari teologi
III. Refleksi dan Kesimpulan
IV. Daftar Pustaka



I. Introduksi dan Thesis

Paper ini dibuat sebagai memenuhi persyaratan dari kelas “Natur Doktrin” dan tujuan paper ini adalah untuk membahas apa itu natur dari teologi. Paper ini berusaha mendeskripsikan pandangan dan banyak definisi mengenai apa itu teologi dan relasinya dengan disiplin lain, hidup serta ilmu pengetahuan.
Thesis dari paper ini adalah bahwa teologi mempunyai multiaspek dan multidimensi. Pengertian teologi itu begitu limpah. Karena itu lebih baik mengerti apa natur teologi sebelum belajar teologi sehingga dapat menikmati esensinya dengan kaya.
Kiranya paper ini boleh menjadi berkat bagi kemuliaan nama Tuhan

II. Isi

A. Alasan mengapa penting mengetahui natur teologi
Saya berargumentasi bahwa seharusnya pengajaran mengenai natur teologi menjadi prolegomena terhadap teologi sistematika[1]. Akan lebih baik bagi seseorang untuk mengetahui natur sesuatu sebelum mengetahui sesuatu dengan spesifik. Misalnya sebelum mempelajari Doktrin Allah, Doktrin Manusia, Doktrin Kristus, Doktrin Keselamatan, Doktrin Gereja dan Doktrin Akhir jaman, adalah baik seseorang mengetahui apa itu teologi, apa itu sistematik teologi, apa itu doktrin, buat apa kita belajar doktrin, apa kaitannya terhadap hidup kita, dll. Saya berargumentasi bahwa mengetahui natur teologi adalah sangat penting sekali bagi hidup kita sebagai orang percaya. Alasannya adalah mengetahui natur teologi akan memperkaya ketika kita mempelajari isi teologi dan doktrin secara spesifik. Pembelajaran teologi menjadi lebih terarah sebab kita sudah mengetahui apa itu teologi dan naturnya teologi sebelum membahas isi teologi.
Memang metode sebaliknya bisa diterapkan yaitu belajar doktrin-doktrin dahulu secara spesifik kemudian baru mendefinisikan berdasarkan pembelajaran yang ada mengenai apa itu teologi. Alasan melakukan metode ini karena mahasiswa teologi tingkat pertama akan terlalu sulit memahami natur teologi dengan lebih dalam karena itu lebih baik mencemplungkan diri dalam pemahaman teologi secara spesifik dan akhirnya mengabtraksikan apa itu teologi dari pelajaran yang sudah diberikan. Tetapi saya berpandangan bahwa lebih baik penting mengetahui natur teologi sebelum memahami sistematik teologi. Sebab arah dari pembelajaran akan lebih terpadu.

B. Definisi teologi
a. Secara etimologi
Etimologi mengenai Teologi
Istilah ini bukan saja sebuah istilah Alkitab tetapi juga dipakai dalam istilah orang kafir. Tetapi apa yang Kristen katakan mengenai teologi berbeda dengan penggunaan orang kafir kuno yaitu :
“Teologi adalah ilmu pengetahuan mengenai hal-hal ilahi… mengenai Allah, bukan menurut rasio manusia tetapi wahyu ilahi, yang menunjukkan bukan hanya Siapakah Allah di dalam diriNya tetapi juga apa yang Dia berelasi dengan kita. Bukan hanya mendiskusikan naturNya tetapi juga kehendakNya, pengajaran yang Allah harapkan dari kita dan apa yang seharusnya kita harapkan dari Allah, apa yang seharusnya kita takuti.”[2]
Reformed Ortodox bergerak kepada diskusi etimologi yang lebih teliti :
“Theology dari istilah theo logos, pada dasar kata dan penggunaan dari Yunani adalah bukan Firman Allah yang adalah theou logos tetapi Firman mengenai Allah : Peri theou logon.”[3]. Jadi Teologi adalah Firman mengenai Allah yang didasarkan pada wahyu Allah.
Kesimpulan : Teologi adalah pengajaran mengenai Allah dan hal-hal ilahi yang dinyatakan Allah di dalam FirmanNya.
b. Definisi diluar etimologi
Selain definisi berdasarkan etimologi maka ada banyak definisi mengenai teologi oleh para teologi diluar etimologi kata.
Ramus mendefinisikan teologi sebagai pengajaran untuk hidup baik dimana Allah adalah sumber dari segala-galanya dan memberikan hidup yang baik dan diberkati[4]. Peraturan dari agama dan dari kesalehan yang ditawarkan baik di PL dan PB yang adalah penghapusan dosa melalui Kristus.
John Frame mendefinisikan teologi sebagai aplikasi Firman Allah oleh pribadi-pribadi kepada semua wilayah hidup[5]. Dooyeweerd mendefinisikan teologi sebagai pembelajaran aspek iman dari keberadaan manusia[6]. Schleiermacher mengatakan bahwa doktrin Kristen adalah catatan dari afeksi keagamaan Kristen yang dinyatakan di dalam perkataan. Dia hendak menggantikan Alkitab dengan perasaan manusia sebagai otoritas final bagi teologi[7]. Hodge seorang teolog Reformed dari Princeton Theological Seminary dari abad 19 berargumentasi bahwa teologi adalah penunjukkan fakta-fakta Alkitab di dalam urutan dan relasi yang benar, dengan prinsip-prinsip atau kebenaran-kebenaran umum yang terlibat di dalam fakta-fakta itu sendiri dan yang menyebarkan dan mengharmonisasikan keseluruhan[8]. Hodge lebih objectivist dan Schleiermacher lebih subjectivist. Hodge terlalu banyak menyamakan antara teologi dan ilmu pengetahuan alam. Hodge melihat teologi secara utama sebagai sebuah aktivitas di dalam kontruksi teori di dalam penjelasan fakta-fakta dan di dalam pernyataan prinsip yang tepat. Jadi teologi adalah akademik. Namun kita mengetahui bahwa Alkitab bukan saja sebuah pernyataan fakta tetapi penuh dengan banyak bahasa seperti perintah, janji, puisi, amsal, bahasa emosi, dll.
Bardley C. Hanson mendefinisikan teologi sebagai refleksi pribadi dalam sebuah iman agama[9]. Menurut William Perkins, Teologi adalah ilmu pengetahuan dari hidup yang diberkati selama-lamanya. Menurut Maccovius, Teologi adalah sebuah disiplin, sebagian teori, sebagian praktis, pengajaran cara hidup baik dan diberkati di dalam kekekalan. Menurut Mastrichts “ Teologi Kristen yang teori-praktis ini adalah tidak lain daripada pengajaran kepada Allah melalui Kristus atau pengajaran yang mengikuti jalan kesalehan. Leigh mendefiniskan teologi sebagai sapientia daripada scientia karena Alkitab mengatakan bahwa pengetahuan Allah sebagai bijaksana dan bijaksana itu sebuah istilah untuk pengetahuan tertentu. Amesian mendefinisikan teologi sebagai hidup kepada Allah. Karl Barth mengatakan bahwa teologi seperti fungsi lain dari gereja adalah secara unik didasarkan pada fakta Allah berbicara kepada manusia dan manusia mendengar FirmanNya melalui anugerah. Teologi adalah sebuah tindakan pertobatan yang rendah hati yang dihadirkan kepada manusia[10].
Stanley Grenz mendefinisikan teologi sebagai “belajar mengenai Allah, sifat-sifatNya dan relasiNya dengan manusia dan alam semesta[11]. Teologi Kristen adaah merefleksi dan mengartikulasi kepercayaan mengenai Allah dan dunia dimana orang Kristen berbagian sebagai pengikut Yesus Kristus.

Kesimpulan mengenai definisi teologi diluar etimologi
Belajar teologi bukan hanya tertarik hanya pada Allah tetapi belajar teologi asdalah pencarian kebenaran ultimat mengenai Allah, diri kita dan dunia dimana kita hidup[12].
Dari definisi-definisi di atas, kita mendapatkan bahwa unsur-unsur dan relasi-relasi di dalam teologi adalah : ilmu pengetahuan ( science ), Allah, Firman Allah, kesalehan, bijaksana, afeksi, pengajaran, doktrin, fakta Alkitab, refleksi pribadi, teori-praktis, iman, disiplin, aplikasi Firman, orang Kristen, kebenaran mengenai Allah, kebenaran mengenai manusia, kebenaran mengenai alam semesta, dll. Dengan cara membaca secara redemptive maka kita dapat memandang bahwa semua definisi ini tidak ada yang benar sepenuhnya ataupun salah. Definisi teologi terlalu banyak namun kita bisa belajar bahwa ada banyak unsur dan relasi di dalam teologi. Pengertian teologi sangat limpah dan diharapkan dapat dibuat pengertian yang mengintegrasikan semuanya. John Stott mengatakan bahwa teologi adalah disiplin multidimensi yang kaya dan menuntut pertanggungjawaban[13].
C. Natur Teologi dan Relasinya
Untuk mengerti natur teologi yaitu “apa itu teologi? “maka kita bisa melihat itu dari definisi para teolog Kristen mengenai teologi dan juga kita bisa melihat natur teologi dari relasinya dengan banyak disiplin lain, kerohanian, dan kehidupan manusia. Dengan mengenal relasi teologi maka kita mengenal arti teologi lebih dalam.
a. Teologi dan kerohanian
Apa relasi antara teologi dan kerohanian ?
Wayne Grudem di dalam bukunya Bible Doctrine mengatakan bahwa belajar teologi menolong kita mengalahkan ide kita yang salah. Karena ada dosa di dalam hati kita dan karena kita tidak sempurna di dalam pengetahuan Alkitab maka semua dari kita dari waktu ke waktu menolak untuk menerima beberapa pengajaran Alkitab. Kemudian belajar teologi menolong kita untuk bertumbuh sebagai orang Kristen. Semakin kita mengetahui Allah, mengenai FirmanNya, mengenai relasiNya dengan dunia dan manusia, maka semakin kita akan mempercayai Dia dan semakin kita memuji Dia dan semakin kita menaati Dia. Belajar teologi akan membuat kita menjadi orang Kristen yang lebih dewasa. Jika ini tidak terjadi maka kita tidak belajar di dalam jalan yang Allah inginkan[14]. Grudem juga mengatakan bahwa teologi yaitu apa yang seluruh Alkitab ajarkan mengimplikasikan aplikasi kepada hidup. Intinya adalah bahwa semua doktrin mempunyai nilai praktis terhadap hidup Kristen[15].
Calvin di dalam buku Institute of Christian Religion mengatakan bahwa pengetahuan tentang Allah berkaitan dengan pengetahuan tentang diri. Mengetahui Allah yang baik membuat kita menyadari diri yang buruk dan membawa kepada kerendahan hati. Calvin menuliskan “For this sense of the divine perfections is the proper master to teach us piety, out of which religion springs. By piety I mean that union of reverence and love to God which the knowledge of his benefits inspires”[16]. “The effect of our knowledge rather ought to be, first to teach us reverence and fear; and secondly to induce us, under its guidance and teaching, to ask every good thing from him, and when it is received, ascribe it to him”[17]
Kesimpulan bahwa teologi itu berkaitan dengan kesalehan. Teologi seharusnya membuat kita rendah hati, mengasihi Tuhan, menaatiNya, takut kepada Dia, membuat kerohanian bertumbuh, membuat dewasa.
b. Teologi dan Ilmu Pengetahuan
Apakah teologi itu sebuah ilmu pengetahuan ?
Charles Hodge berpandangan terlalu banyak mengenai paralel antara teologi dan ilmu pengetahuan alam[18]. Seperti ilmuwan mengumpulkan fakta-fakta di dalam alam semesta maka teolog mengumpulkan fakta-fakta di dalam Alkitab.
Thomas Aquinas di dalam Summa Theologia mengatakan bahwa “Sacred doctrine is a science”[19]. Doktrin sakral ini ilmu pengetahuan karena berasal dari prinsip yang dibangun dalam terang ilmu pengetahuan yang lebih tinggi yaitu ilmu pengetahuan Allah dan yang diberkati. Ilmu pengetahuan sakral ini dinyatakan oleh Allah. Aquinas mengatakan Doktrin Sakral ini adalah satu ilmu pengetahuan dan doktrin sakral adalah sebagian ilmu pengetahuan praktis[20] dan sebagian sebuah ilmu pengetahuan spekulatif. Ilmu pengetahuan ini lebih spekulatif daripada praktikal karena lebih peduli dengan hal-hal ilahi daripada tindakan-tindakan manusia. Aquinas berargumentasi bahwa ilmu pengetahuan ini lebih mulia daripada ilmu pengetahuan lain.
Di jaman abad pertengahan, teologi disebut queen of science. Walaupun kita tidak menerima pengertian itu tetapi motivasi menempatkan teologi sebagai queen of science adalah menganggap teologi itu naturnya begitu penting dimana semua ilmu pengetahuan berpusat pada teologi.
Teologi memang ada sisi ilmu pengetahuanya. Namun di dalam Alkitab juga banyak bahasa seperti perintah, janji, puisi, amsal, bahasa emosi. Ini menyatakan bahwa teologi bisa dikategorikan sebagai science tetapi bukan saja hanya science.
Teologi tidak bisa dikatakan sebagai science secara kaku. Karena pengetahuan yang dinyatakan yang diterima dengan iman tidak termasuk kategori self-evident necessary reason. Teologi tidak berdasarkan terang natural dan karena itu tidak ada bukti mengenai objeknya dibandingkan dengan bukti ilmu pengetahuan ( science ) mengenai hal-hal teratur yang kontingen. Karena itu teologi tidak bisa secara kaku dikatakan sebuah ilmu pengetahuan.
c. Teologi dan Filsafat[21]
Apa relasi teologi dan filsafat ?
Frame mengatakan bahwa sulit memberi garis perbedaan tajam antara teologi Kristen dan filsafat Kristen. Filsafat secara umum dimengerti sebagai usaha untuk mengerti dunia di dalam keluasannya. Ini termasuk metafisika, epistemologi, teori nilai ( estetika dan etika ). Jika seseorang berusaha mengembangkan filsafat Kristen yang sungguh-sungguh maka dia akan melakukannya dibawah otoritas Alkitab dan akan mengaplikasikan Alkitab kepada pertanyaan filsafat. Karena itu dia sedang melakukan teologi. Filsafat Kristen lalu adalah sebuah subdivisi dari teologi.
Frame mengatakan bahwa ada perbedaan antara teolog Kristen dan filsuf Kristen. Filsuf Kristen menghabiskan banyak waktu mempelajari wahyu natural ( natural revelation ) daripada teolog dan teolog mempelajari lebih banyak mengenai Alkitab. Teolog Kristen mencari sebuah formulasi yaitu aplikasi Alkitab dan karena itu sepenuhnya otoritatif. Sedangkan filsuf Kristen dapat mempunyai tujuan rendah hati yaitu sebuah penilaian manusia bijaksana yang sesuai dengan apa yang Alkitab ajarkan walaupun tidak terdapat di dalam Alkitab.
d. Teologi dan pengetahuan
Apa relasi teologi dan pengetahuan ?
Biasanya pengetahuan dibagi menjadi 3 yaitu Pengetahuan tentang Allah, Pengetahuan tentang manusia dan pengetahuan tentang alam semesta. Teologi sebenarnya meliputi pengetahuan yang manakah ?
Calvin di dalam pembukaan buku I Institute of Christian Religion mengatakan bahwa pengetahuan tentang Allah dan pengetahuan tentang diri adalah berkaitan. Ketika mengetahui tentang Allah maka mengetahui tentang diri dan ketika mengetahui tentang diri maka mengetahui tentang Allah[22]. Karena itu maka teologi yang adalah pengetahuan tentang Allah juga meliputi pengetahuan tentang diri. Teologi juga adalah anthropologi. Kemudian selanjutnya John Frame mengatakan bahwa pengetahuan tentang diri dan pengetahuan tentang alam itu berkorelasi[23]. Diri tidak pernah dimengerti terlepas dari konteks dunia. Diri dan dunia dialami bersama. Diri diketahui melalui fakta-fakta dan dunia diketahui di dalam dan melalui pengalaman dan pikiran diri. Walaupun diri dan dunia adalah berbeda, namun pengetahuan tentnag diri dan pengetahuan tentang dunia adalah identik[24].
Kesimpulannya adalah : Teologi mencakup pengetahuan tentang Allah, diri dan juga dunia.
e. Teologi sebagai bijaksana
Apakah teologi sebuah bijaksana ?
Scharpius mendefinisikan teologi sebagai sapientia rerum Divinarum, yaitu bijaksana mengenai hal-hal ilahi yang diberikan sesuai dengan kebenaran Allah. Alsted mengkonklusikan teologi sebagai sebuah bijaksana mengenai hal-hal mengenai Allah yang dikomunikasikan oleh Allah kepada mahluk yang rasional[25]. Teologi secara tepat dikatakan sebagai bijaksana karena objeknya yang paling mulia.
Bijaksana merujuk kepada bentuk tertinggi dari pengetahuan. Du Moulin menegaskan kembali bahwa rasul Paulus mengatakan Injil sebagai “wisdom among them that are perfect” ( 2 Kor 2:6 ) dan mendeklarasikan “to one is given the word of Wisdom, to another, the word of knowledge, by the same Spirit” ( 1 Kor 12:8 ). Pengetahuan dari yang tertinggi dan hal-hal ilahi secara tepat dikatakan sebagai bijaksana. Ketika prinsip dari ilmu pengetahuan diketahui dari alam maka prinsip ilahi diketahui melalui wahyu.
Bagi Calvin pengetahuan atau science ketika diaplikasikan kepada wilayah agama adalah sebuah pengenalan mengenai hal-hal sakral dimana bijaksana adalah kesempurnaan pengetahuan itu. Dia mengatakan bahwa kita harus mengerti pengetahuan ( scientia ) sebagai arti dari informasi biasa dan bijaksana yang sebagaimana diungkapkan di dalam penyataan ( wahyu ) yaitu aturan yang lebih menginspirasi dan rahasia. Seseorang mungkin tergoda untuk mengatakan bahwa Calvin lebih mengindentifikasikan teologi sebagai bijaksana[26].Turretin juga berargumentasi bawha bijaksana adalah paling anologis dengan teologis. Turretin menambahkan bahwa bijaksana adalah sebuah penamaan yang tepat untuk pengetahuan dari yang hal-hal yang paling penting – dimana diantaranya adalah pengetahuan mengenai Allah, pekerjaanNya dan diberkati kekal. Menggemakan Aquinas, Turretin mengindikasikan bahwa bijaksana adalah disiplin architectonic yang mengarahkan dan menghakimi bentuk lain dari mengetahui. Teologi adalah sebuah aturan untuk menghakimi kebenaran lain. Karena itu teologi dikategorikan sebagai bijaksana[27].
f. Teologi sebagai seni
Apakah teologi itu sebuah seni ?
Ames, Yate dan Stoughton mengidentifikasikan teologi sebagai seni. Ames mengidentifikasikan teologi terutama sebagai doktrin atau pengajaran tetapi mengingatkan bahwa penamaan ini tidak bermaksud untuk memisahkan teologi dari penamaan disiplin lain yaitu kepandaian, ilmu pengetahuan, kebijkasanaan atau seni. Dia kemudian lebih jauh berkata mengenai perbedaan antara prinsip dari teologi dan prinsip dari seni lain dan mengindikasikan bahwa setiap seni mempunyai aturan yang sesuai dengan orang yang mempraktikannya. Teologi diperhitungkan sebagai karya seni.
Di dalam pandangan Yate, penamaan teologi beragam sesuai dengan persepsi dari setiap pribadi : “Our rule of life may be called Scripture as it is written, doctrine as it is taught, disicipline as it is learned, Art, as it is framed in us againe, science as it is known of us”[28]. Stoughton berargumentas di bahwa definisi dasar dari teologi seharusnya sesuai aturan atau metode dari seni[29]. Di dalam arumen dari Yate, teologi dan agama diidentifikasikan sebagai seni yaitu seni untuk hidup baik ( Art to live well ) karena seni adalah tertanam di dalam struktur ciptaan – seni adalah di dalam kerangka ciptaan dan dapat dipelajari dengan observasi.
Seni adalah definisi yang baik karena teologi yaitu projek untuk hidup diberkati atau hidup kepada Allah adalah membingkai kembali umat manusia yang sudah jatuh ke dalam dosa mengenai teknik dasar atau praktis untuk hidup kepada Allah sebagai gambar dan rupa Allah[30].

g. Relasi antara teologi, filsafat, apologetika dan penginjilan
Bagian ini akan menunjukkan relasi multiaspek antara teologi dengan disiplin lain. Ada relasi antara teologi dan penginjilan. Di dalam buku Teologi Penginjilan dari Pdt. Dr Stephen Tong membahas relasi ini. Sebelum menginjili seseorang yang belum mengenal Tuhan, pertama-tama kita harus terlebih dulu percaya, mengenal Injil dan juga harus mengetahui dengan jelas dan teguh mengenai apa yang kita percayai. Kita tidak dapat menginjili dengan benar kalau kita tidak tahu apa yang kita percayai. Pengajaran teologi dan Alkitab yang komprehensif diperlukan dan menolong untuk penginjilan. Namun sekarang ini banyak penginjil yang melalaikan teologi dan sebaliknya banyak teolog yang tidak mengabarkan injil[31]. Setelah mengerti teologi dengan benar orang percaya punya tanggung jawab untuk memberitakan kabar sukacita kepada orang lain. Bila seseorang ada kerinduan untuk menginjili orang yang belum mengenal Tuhan, maka dia harus terlebih dahulu belajar teologi dengan baik dengan sedikitnya kita tahu pengajaran dasar kekristenan.
Teologi adalah pengenalan akan firman Allah secara sistematis dan aplikasinya dalam hidup kita[32]. Teologi yang benar seharusnya menghasilkan aplikasi yang benar. Kita melihat contoh dari Paulus. Dia mengajar teologi dengan ketat dan sistematis dalam surat-suratnya. Dia juga mengabarkan injil dengan giat ? Bukankah dia mengajarkan tentang pemilihan Allah terhadap manusia (predestinasi ) tetapi dia juga giat menginjili ? Bukankah dengan adanya predestinasi berarti ada orang pilihan dan dengan demikian itu jaminan adanya orang yang akan percaya dan terlebih lagi kita harus menginjili karena itu juga perintah Tuhan. Jadi kesimpulan pertama orang yang mengerti teologi berkewajiban untuk menginjili dan orang yang menginjili harus punya dasar teologi . Penginjilan harus didasarkan pada teologi dan teologi harus didasarkan pada wahyu Allah dalam Alkitab. Ini relasi antara teologi dan penginjilan
Ketika menginjili orang lain , kita seringkali akan berhadapan dengan kubu-kubu buatan manusia dan ideologi filsafat. Kita akan berhadapan pikiran yang bertentangan dengan firman Tuhan. Sebenarnya pengertian filsafat ( philosophy ) sendiri adalah cinta bijaksana (philea = cinta , sofie = bijaksana ). Filsafat berusaha mengerti natur dan realitas dari dunia ini. Filsafat berusaha mengerti mengenai realita, pengetahuan, etika, kebenaran, arti hidup dan segalanya. Tetapi Tanpa wahyu Tuhan, manusia tidak bisa mengerti dengan realita sesungguhnya, kebenaran dan arti hidup. Tanpa wahyu Tuhan, filsafat tidak menemukan terang iluminasi namun hanya meraba-raba di dalam kegelapan.
Lalu apa tujuan belajar filsafat bagi orang Kristen ? Selain untuk menambah wawasan mengenai manusia, dengan belajar filsafat orang percaya dapat mengerti pikiran dan pergumulan manusia berdosa dari orang yang ingin kita injili. Kita mengerti mengerti pergumulan mereka, kesalahan pikirannya dan dengan pengertian teologi yang benar kita dapat menunjukkan pikirannya yang salah dan tidak konsisten. Dan kemudian memberitakan Kristus yang adalah Jalan Kebenaran dan Hidup (John 14:6). Ini relasi antara teologi, filsafat dan penjililan.
Orang yang akan injili seringkali juga mempunyai pikiran yang melawan dan menyerang kebenaran kekristenan. Tugas dari apologetika (apologia = membela) adalah membela iman Kristen. Dalam menginjili, kita perlu mempertahankan kebenaran iman Kristen dan kita tidak dapat mempertahankan iman Kristen bila kita tidak mengerti teologi dengan baik. Jadi sebelum kita mempertahankan kebenaran iman Kristen kita terlebih dahulu harus mengerti dahulu mengenai teologi. Kesimpulannya Apologetika bergantung kepada teologi yang benar bahkan apologetika adalah subdivisi dari teologi.
Apologetik dibedakan menjadi tiga[33] : sebagai pembuktian, sebagai pembelaan dan sebagai penyerangan. Dalam mempertahankan kebenaran, kita tidak diam sampai mempertahankan kebenaran saja tapi kita akan menyerang dari pikiran lawan kita dengan kebenaran. Jadi apologetika bukan hanya defensif tapi terutama juga ofensif. Tujuannya untuk mempertahankan kebenaran, membuka ketidak benaran dan juga memberitakan kebenaran.
Dalam tugasnya berapologetika tidak bila terlepas dari teologi, filsafat dan tujuan apologetik juga bukan untuk kita menang tetapi untuk memenangkan jiwa. Ini adalah relasi dari teologi, filsafat, apologetika dan penginjilan. Keempatnya saling berkaitan dan teologi yang merupakan pengenalan firman Tuhan adalah porosnya.

D. Multidimensi dari teologi
Di dalam buku “Doing theology for the people of God”, John Stott mengatakan bahwa teologi adalah berdimensi multidimensi. Dia memilih enam pengertian multidimensi dari teologi[34] yaitu :
a. Teologi Kristen adalah Teologi Biblika
b. Teologi Kristen adalah Teologi Historika
c. Teologi Kristen adalah Teologi Sistematika
d. Teologi Kristen adalah Teologi Moral
e. Teologi Kristen adalah Teologi yang kontekstual
f. Teologi Kristen adalah Teologi yang doksologikal
John Frame memberikan list mengenai bentuk tradisi dari teologi yaitu ada teologi eksegesis, teologi biblika, teologi sistematik dan teologi praktika[35]. Tetapi bagi Frame ini bukan divisi atau departemen dari teologi. Sebab dengan demikian akan membagi dan mengisolasi disiplin ini dengan yang lain. Frame melihat semua ini secara perpektif dimana setiap teologi mencakup keseluruhan teologi dan karena itu mencakup teolog yang lain. Frame mengatakan bahwa dia lebih baik menjelaskan mereka sebagai “metode”, “strategi”, “program” atau “agenda” yaitu banyak cara melakukan hal yang sama tetapi bukan ilmu pengetahuan dengan subjek yang berbeda. Bagi Frame semua eksegesis adalah teologi dan semua teologi adalah eksegesis. Ketiga bentuk dari teologi yaitu eksegesis, biblika dan sistematik adalah saling terlibat satu sama lain. Mereka adalah perpektif di dlaam tugas teologi dan bukan disiplin yang mandiri. Kemudian setiap teologi adalah praktikal.
Dalam kaitan dengan multidimensi di dalam teologi, John Frame menjelaskan bahwa pengertian teologi yang multidimensi ini sebenarnya hanyalah perpektif cara melihat.

III. Refleksi dan kesimpulan
Pengertian teologi itu begitu limpah. Teologi mempunyai multiaspek dan multidimensi. Tugas dari teologi harus menolong orang mengerti Alkitab lebih baik dan mengajarkan orang kebenaran tentang Allah dan menolong orang menggunakan kebenaran itu. Teologi juga harus memenuhi kebutuhan manusia. Dengan memahami natur teologi yang begitu banyak dan limpah maka kita dapat menyimpulkan bahwa belajar teologi dengan benar adalah sesuatu yang begitu penting dan begitu mendatangkan berkat. Secara pengetahuan, belajar teologi membantu memahami natur dari realitas. Secara praktikal, belajar teologi membantu kerohanian, membuat bijaksana dan membuat hidup lebih baik.
Penulis sendiri sungguh bersyukur boleh mempelajari teologi dan menyadari bahwa mempelajari ilmu ini adalah sesuatu berkat besar di dalam hidup. Betapa bahagianya dapat mengenal kebenaran dan belajar menghidupinya. Sebab kebenaran itu membebaskan, memuaskan, mencerahkan, mengarahkan, menerangi, mengiluminasi dan memberikan makna bagi hidup.
Penulis berkesimpulan dari refleksi semua ini bahwa teologi adalah sesuatu yang begitu penting bagi hidup dan sungguh sangat berharga untuk dipelajari. Anak kecil sampai orang dewasa akan sangat berbahagia bila memahami teologi dan menghidupinya dengan baik. Pengajaran ini seharusnya terus diajarkan dari sekolah minggu sampai orang tua dan juga di dalam sekolah Kristen dan sekolah teologi tentunya.
Akhir kata : Iman tanpa perbuatan adalah sia-sia. Teori tanpa praktik adalah omong kosong. Karena itu di dalam belajar teologi maka haruslah belajar mempraktikkannya di dalam hidup.






IV. Daftar Pustaka

John Frame, The Doctrine of Knowledge of God, New Jersey : Presbyterian and Reformed Publishing Company, 1987
Richard Muller, Post-Reformartion Reformed Dogmatics Vol One : Prologomena to Theology, (Grand Rapids, MI : Baker, 2003 )
Bradley C Hanson, Introduction to Christian Theology, ( Minneapolis : Fortress Press, 1997 ) ,pg 4
Alister E. Mc Grath, The Christian Theology Reader, ( Massachusetts : Blackwell Publisher, 1995 ), pg 21-22
Stanley J Grenz, Who need Theology ?, England :IVP, 1996
Shirley C. Guthrie, Christian Doctrine, Kentucky : Westminster John Knox Press, 1994
John R.W Stott, Theology : A Multidimensional Disicpline from Doing Theology for the People of God, Regent College, 1996
Wayne Grudem, Bible Doctrine, ( Michigan : IVP, 1999 )
Calvin, Institute of Christian Religion
Thomas Aquinas, Summa Theologia
Stephen Tong, Teologi Penginjilan, Surabaya: Momentum , 2004

[1] Ide berasal dari : John Frame, The Doctrine of Knowledge of God ( New Jersey : Presbyterian and Reformed Publishing Company, 1987 ), pg 4
[2] Richard Muller, Post-Reformartion Reformed Dogmatics Vol One : Prologomena to Theology, (Grand Rapids, MI : Baker, 2003 ), pg 153
[3] Ibid, pg 154
[4] Richard Muller, Post-Reformartion Reformed Dogmatics Vol One : Prologomena to Theology, (Grand Rapids, MI : Baker, 2003 ), pg 150
[5] John Frame, The Doctrine of Knowledge of God ( New Jersey : Presbyterian and Reformed Publishing Company, 1987 ), pg 76
[6] Ibid, 76
[7] Ibid, 77
[8] Ibid, 77
[9] Bradley C Hanson, Introduction to Christian Theology, ( Minneapolis : Fortress Press, 1997 ) ,pg 4
[10] Alister E. Mc Grath, The Christian Theology Reader, ( Massachusetts : Blackwell Publisher, 1995 ), pg 21-22
[11] Stanley J Grenz, Who need Theology ?, ( England :IVP, 1996) , 37
[12] Shirley C. Guthrie, Christian Doctrine, (Kentucky : Westminster John Knox Press, 1994 ), pg 1
[13] John R.W Stott, Theology : A Multidimensional Disicpline from Doing Theology for the People of God ( Regent College, 1996 ), pg 4
[14] Wayne Grudem, Bible Doctrine, ( Michigan : IVP, 1999 ), pg 23
[15] Ibid, 19
[16] Calvin, Institute of Christian Religion, , Book 1, Chapter 2, pg 41
[17] Ibid, pg 41
[18] John Frame, The Doctrine of Knowledge of God ( New Jersey : Presbyterian and Reformed Publishing Company, 1987 ), pg 78
[19] Thomas Aquinas, Summa Theologia, , pg 4
[20] Practical Science is that which ends in action.
[21] Ide diambil dari John Frame, The Doctrine of Knowledge of God ( New Jersey : Presbyterian and Reformed Publishing Company, 1987 ), pg 85
[22] Calvin, Institute of Christian Religion, , Book 1, Chapter 1, pg 37-39
[23] John Frame, The Doctrine of Knowledge of God ( New Jersey : Presbyterian and Reformed Publishing Company, 1987 ), pg 69
[24] Ibid, pg 71
[25] Richard Muller, Post-Reformartion Reformed Dogmatics Vol One : Prologomena to Theology, (Grand Rapids, MI : Baker, 2003 ), pg 335
[26] Richard Muller, Post-Reformartion Reformed Dogmatics Vol One : Prologomena to Theology, (Grand Rapids, MI : Baker, 2003 ), pg 337
[27] Ibid, pg 338
[28] Ibid, pg 332
[29] Ibid
[30] Ibid
[31] Stephen Tong, Teologi Penginjilan ( Surabaya: Momentum , 2004 ), hal 7
[32] John Frame, Doctrine Knowledge of God ( USA : Presbyterian and Reformed Publishing Company , 1987 ), hal 81
[33] John Frame, Apologetic to the Glory of God ( USA:Presbyterian and Reformed Publishing Company, 1994)
[34] John R.W Stott, Theology : A Multidimensional Disicpline from Doing Theology for the People of God ( Regent College, 1996 ), pg 4-15
[35] John Frame, The Doctrine of Knowledge of God ( New Jersey : Presbyterian and Reformed Publishing Company, 1987 ), pg 206-214

Read More ....

Aesthetic Aspect and Shalom Theory

Aesthetic Aspect and Shalom Theory
A Theory developed from Dooyeweerd Cosmonomic Philosophy

==============================================

A. Metodologi
B. Introduksi kepada Filsafat Kristen
C. Isi ( Dalam format Kiasmus )

I. God of Beauty and Shalom as Creator

II. Aspects of Creation

III. Aesthetic Aspect and Harmony

IV. Harmony and Theory of Shalom

V. Relations of Aspects with Shalom Theory

VI. Application for Men and Doxology for God of
Beauty and Shalom

D. Penutup / Refleksi Spiritualitas
E. Bibliography



Aesthetic Aspect and Shalom Theory
A Theory developed from Dooyeweerd Cosmonomic Philosophy

A. Metodologi pembuatan
Paper analitis dan integratif yang berjudul Shalom Theory ini dibuat dengan cara mengkonstruksi sebuah teori mengenai ide damai sejahtera dengan merelasikan dengan filsafat keindahan dari Herman Dooyeweerd. Inti utama dari filsafat Herman Dooyeweerd adalah filsafat mengenai aspek-aspek di dalam realitas. Dan di dalam paper ini akan dibahas mengenai aspek-aspek realitas yang difokuskan pada satu bagian aspek di dalam realita yaitu aspek keindahan ( estetik ). Kemudian dibangun teori Shalom dengan refleksi imaginasi dan analisa pribadi dari aspek keindahan. Cara membangun teori ini adalah dengan merenungkan ide mengenai damai sejahtera dan kemudian mengkait-kaitkan aspek-aspek di realitas serta memikirkannya bagaimana supaya terjadi keindahan dan keharmonisan di dalam setiap aspek-aspek realitas. Teori Shalom di dalam paper ini mengkaitkan teori keindahan dengan banyak aspek dan terutama kerohanian.

B. Introduksi kepada Filsafat Kristen
Filsafat Kristen berbeda dengan sistematik teologi. Kalau Sistematik Teologi berusaha mengajarkan wahyu khusus dengan bahasa wahyu umum, sebaliknya Filsafat Kristen berusaha mengajarkan wahyu umum dengan pengertian dan kategori dari wahyu khusus. Baik filsafat Kristen dan sistematik teologi saling mempengaruhi. Di dalam paper ini akan dibahas mengenai Teori Shalom yang merupakan pengembangan dari filsafat Kristen yang pengertiannya dipengaruhi oleh kategori dari Alkitab


I. God of Beauty and Shalom as Creator
Bila kita ingin memulai teori Shalom dalam kaitan dengan filsafat keindahan dari perpektif Kristen, fondasinya adalah Tuhan Allah sendiri. Tuhan Allah Yahweh adalah Tuhan yang kudus. Karena itu Dia adalah indah. Dan dari kekudusanNya memancar kemuliaanNya yang berarti keindahanNya dimanifestasikan keluar dari dalam naturNya.
Tuhan Allah juga menciptakan alam semesta dari tidak ada menjadi ada. Alkitab mengajarkan bahwa ketika Allah menciptakan terang maka Allah melihat terang itu baik ( atau indah )
Di dalam penciptaan ini, Tuhan Allah mengubah sesuatu yang formless dan disorder menjadi order, harmony dan shalom, sesuatu yang empty menjadi filled and sesuatu yang darkness menjadi light. Ini kuasa Allah yang kreatif. Ini adalah teologi penciptaan. Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.
Di dalam Mazmur 19 dikatakan bahwa alam semesta menyatakan kemuliaan Allah. Dari mana alam semesta ini menyatakan kemuliaan Allah ? Apakah dari emanasi Tuhan Allah ? Bukan ! Tetapi dari Allah sendiri yang memberi makna kepada ciptaan bahwa Ciptaan itu indah. Dalam hal ini ciptaan indah bukan karena ciptaan indah pada dirinya sendiri ( Aristoteles ) ataupun ciptaan itu indah karena ciptaan itu emanasi dari Allah ( NeoPlatonis ), melainkan karena Allah yang memberikan meaning kepada ciptaan itu. Tuhan memberi meaning bahwa terang itu baik. Realita ciptaan itu indah korespondensi dengan Firman Allah.
Ketika Allah menciptakan manusia Allah melihat bahwa hal itu sungguh amat baik. Karena itu manusia berbeda dengan semua ciptaan lain karena manusia diciptakan segambar dan serupa dengan Allah. Manusia indah karena merefleksikan keindahan dari penciptaNya sebagai sesuatu yang aslinya.
Sampai sini kita simpulkan bahwa Allah yang indah menciptakan ciptaan yang indah dan yang paling indah di dalam ciptaan adalah manusia sendiri karena segambar denganNya. Kemudian kita akan melihat Tuhan ketika menciptakan ciptaan mengandung entitas dan aspek-aspek yang indah dan multidimensi

II. Aspects of Creation.
Dooyeweerd membagi aspek dari ciptaan menjadi 15 aspek yaitu : Angka, Ruang, Gerak, Fisik, Kehidupan, Jiwa, Analitik, Formatif, Bahasa, Sosial, Ekonomi, Keindahan, Hukum, Etika dan Iman[1].
Kalau disusun secara hirarki bertingkat adalah
15. Iman
14. Etika
13. Hukum
12. Keindahan
11. Ekonomi
10. Sosial
9. Bahasa
8. Formatif
7. Analitik
6. Jiwa
5. Kehidupan
4. Fisik
3. Gerak
2. Ruang
1. Angka
Manusia, hewan, tumbuhan dan benda-benda mempunyai fungsi aspek-aspek ini tetapi manusia lebih limpah kemudian baru hewan lalu tumbuhan dan terakhir benda-benda. Benda-benda sebagai subjek[2] mempunyai fungsi di dalam aspek realitas dari no. 1-4. Tumbuhan sebagai subjek mempunyai fungsi di dalam aspek realitas dari no. 1-5. Hewan dari no. 1-6. Sedangkan manusia berfungsi sebagai subjek mempunyai aspek realitas dari no. 1-15. Semua inilah struktur alam ciptaan Tuhan. Kalau secara fungsi objek[3] maka semua entitas di dalam ciptaan mempunyai fungsi di dalam keseluruhan aspek.
Mengenai aspek keindahan maka aspek keindahan ini berada di dalam aspek ke 12 dimana secara subjek hanya manusia saja secara subjek yang bisa memiliki aspek ini. Secara fungsi objek, materi, tumbuhan dan hewan mempunyai fungsi estetik Namun bukan secara fungsi subjek. Aspek keindahan ( estetis ) adalah satu bentuk dari kesadaran kita[4].
Mengapa hanya manusia yang berfungsi sebagai subjek? Karena manusia mempunyai aspek psikis dan analitik. Tetapi Bukankah binatang mempunyai indera dan mempunyai aspek psikis ? Memang bahwa binatang memiliki aspek jiwa ( dalam pengertian dooyeweerd ) yaitu sensory motor, tetapi binatang tidak bisa beranalisa dan mereflektifkan keindahan yang memerlukan aspek diatasnya yaitu analitik.
Setiap aspek di dalam realitas mempunyai inti atau core aspek. Ketika kita mengerti inti dari aspek maka kita akan semakin mengerti apa maksudnya. Inti Aspek-aspek atau core atau kernelnya yaitu
15. Iman : Visi, iman, komitmen
14. Etika : Kasih
13. Hukum : Keadilan
12. Keindahan : Harmoni
11. Ekonomi : Ekonomis
10. Sosial : Interaksi sosial
9. Bahasa : Representasi simbolik
8. Formatif : Kekuatan formatif
7. Analitik : Pembedaan
6. Jiwa : Indera dan Perasaan
5. Kehidupan : Kehidupan dan Vitalitas
4. Fisik : Energi dan Materi
3. Gerak : Gerakan
2. Ruang : Ekstensi yang berlanjut
1. Angka : Kuantitas yang tepat

III.Aesthetic Aspect and Harmony
Ide filsafat Dooyeweerd adalah setiap aspek saling berelasi[5].
Di dalam filsafat Cosmonomic dari Herman Dooyeweerd, yang paling penting adalah filsafat mengenai aspek. Setiap aspek mempunyai kernel dari aspek yang merupakan inti dan core dari aspek itu. Di dalam aspek Aesthetic, kernel aspek ini adalah harmoni.
“The nuclear moment of the aesthetic aspect is harmony in its original sense, a mobal meaning-moment found in all other law-spheres only in an unoriginal, retripatory or anticipatory function.”[6]
Harmoni ini memerlukan sebuah kesatuan diantara keragamaan yang indah[7].
Harmoni adalah sesuatu yang termasuk atau memimpin kepada :
a. Koherensi ( bertentangan dengan fragmentasi )
b.Kontras ( Mengejutkan bahwa harmoni yang sesungguhnya bukan hanya keseragaman belaka tetapi harus ada beberapa “ketidakharmonisan” namun dilihat dari pola besar semuanya indah )
c. Humor
d.Kenikmatan
e. Menyenangkan dan adanya rest
f. Menarik
g. Nuansa
Harmoni ini bisa terdapat di dalam musik yaitu : Melodi, harmoni, ritme, nada dan gerakan keseluruhan kepingan..
Harmoni di dalam hidup adalah integritas hidup yang berlawanan dengan kemunafikan, keseimbangan dan integrasi, beristirahat dan bermain, bermain dan fun, kenikmatan di dalam menciptakan atau mencapai sesuatu.
Hal-hal berikut adalah berkaitan dengan aspek keindahan namun juga berkaitan dengan aspek lain yaitu : Kreatifitas, Keindahan, Seni.
Ketika kita bicara mengenai aspek-aspek di dalam realitas, mereka adalah saling berkaitan. Demikian juga aspek keindahan berkaitan dengan aspek-aspek lain. Kita bisa mengambil contoh relasi antara aspek keindahan dengan aspek lain di dalam seni yaitu[8] :
15. Keindahan & Iman -> Cara seni pengakuan dari ibadah
14. Keindahan & Etika -> Cara seni etika dari relasi etika
13. Keindahan & Hukum -> Cara hukum melakukan keadilan
12. Keindahan
11. Keindahan & Ekonomi -> Cara seni berekonomi menghadapi kekurangan
10. Keindahan & Sosial -> Cara seni berelasi di dalam relasi sosial
9. Keindahan & Bahasa -> Cara bahasa menyimboliskan
8. Keindahan & Formatif -> Cara pembentukan (form) yang bernuansa
7. Keindahan & Analitik -> Ide yang kaya dan berbuah, ide yang bernuansa
6. Keindahan & Jiwa -> Relasi afektif yang bernuansa
5. Keindahan & Kehidupan -> Vitalitas kehidupan yang bernuansa
4. Keindahan & Fisik -> Energi fisik yang mengagumkan
3. Keindahan & Gerak -> Gerakan yang bernuansa
2. Keindahan & Ruang -> Pola tempat yang bernuansa
1. Keindahan & Angka -> Harmoni, kesatuan dan perbedaan angka yang bernuansa

Kita bisa mengambil contoh seni dari gabungan aspek keindahan dengan 15 aspek yaitu :
Keindahan & Iman -> Kesucian
Keindahan & Etika -> Sopan santun
Keindahan & Bahasa -> Puisi, Pantun, Kata-kata humor
Keindahan & Formatif -> Budaya Kristen
Keindahan & Fisik -> Seni pahat, Seni gambar, Guci, makanan enak, Suara air terjun, Penglihatan yang indah
- Keindahan gambar dapat dilukiskan dalam sebuah lukisan atau pahatan.
Keindahan & Gerak -> Balet, Tari, Seni bela diri
Keindahan & Ruang -> Seni pahat, Seni gambar, Arsitektur
Keindahan & Angka & Waktu -> Musik

IV. Harmony and Theory of Shalom
Di bagian ini mulai merupakan analisa mengenai shalom dalam kaitan dengan filsafat aspek dari Dooyeweerd terutama aspek estetik. Mengapa mengkaitkan Shalom dengan Aspek Estetik ? Karena kernel dari Aspek Estetik adalah harmoni dan shalom berkaitan dengan harmoni di dalam alam semesta ini. Shalom bukan sekedar harmoni tetapi ada unsur harmoni. Karena itu antara keindahan dan Shalom ada kaitannya.
Shalom berasal dari bahasa Ibrani yang berarti damai sejahtera. Shalom ini berarti segala sesuatu berjalan sesuai dengan fungsinya. Segala sesuatu relasi berjalan dengan baik. Shalom yang terutama adalah dimana manusia berdamai dengan Allah, tetapi juga bukan hanya aspek itu saja, melainkan berdamai dengan alam semesta dengan diri dan dengan sesama. Shalom itu sangat luas pengertiannya. Berkaitan dengan berkat Tuhan juga.

Hukum lingkungan kedaulatan ( Law of Sphere Sovereignty )
Sebelum memasuki lebih jauh mengenai shalom di dalam realitas maka kita harus mempelajari mengenai Hukum lingkungan kedaulatan[9] ( Law of Sphere Sovereignty ).
Law of Sphere Sovereignty adalah bahwa di dalam setiap aspek ada hukum-hukum yang mengatur aspek itu supaya berjalan dengan baik. Hukum ini seperti hukum Gravitasi di dalam aspek fisika. Hukum emas ( golden rule ) di dalam etika.
Hukum ini ada logika dan sebab akibatnya. Hukum-hukum ini bukan mengikat kebebasan pribadi ( pengertian mengikat adalah karena cara pandangan yang ateistik ) tetapi lebih merupakan hukum yang memampukan segala sesuatu bisa berjalan dengan baik. Hukum yang memampukan realitas untuk berfungsi.
Ada relasi sebab akibat bahwa jika hukum-hukum ini ditaati atau berfungsi sebagaimana mestinya maka mengakibatkan shalom sedangkan bila tidak ditaati atau tidak berfungsi sebagai mestinya akan mengakibatkan ketidakharmonisan.



V. Relation of Aspects with Shalom Theory
Shalom itu harmonis dan di dalam harmoni itu ada shalom. Shalom ini bukan hanya di aspek jiwa ( psikis ) tetapi di banyak aspek di realitas. Di dalam analisa mengenai aspek-aspek di dalam realitas dan hukum-hukum lingkungan kedaulatan, ada beberapa hal yang dipikir penulis supaya terjadinya shalom di dalam hidup manusia.
15. Iman -> Visi berkesesuaian, Adanya iman, komitmen dan doktrin yang benar, Motivasi
14. Etika -> Adanya kasih dan kebajikan, adanya cara etika yang baik
13. Hukum -> Menaati hukum dan norma
12. Keindahan -> Harmoni, Simetris
11. Ekonomi -> Penggunaan resource yang bijaksana
10. Sosial -> Relasi yang baik, covenant yang didasari kasih, Pergaulan yang baik
9. Bahasa -> Komunikasi yang baik
8. Formatif -> Kebudayaan yang baik
7. Analitik -> Pikiran yang terstruktur dan order
6. Jiwa -> Damai sejahtera dalam batin, Kesukaan yang positif
5. Kehidupan -> Sehat
4. Fisik -> Struktur fisik yang baik
3. Gerak -> Keseimbangan gerak dan diam
2. Ruang -> Memberikan wadah pada kebenaran
1. Angka -> Ketepatan di dalam angka

Sebaliknya ketidakharmonisan dan kekacauan terjadi kalau semua aspek-aspek tidak sesuai dengan prinsip harmoni.
15. Iman -> Tidak ada visi, kurang iman, komitmen dan doktrin yang salah
14. Etika -> Kebencian, tidak adanya sopan santun
13. Hukum -> Menganggar hukum
12. Keindahan -> Kekacauan, kekotoran, kejelekan
11. Ekonomi -> Penggunaan resource yang sembarangan, kemiskinan
10. Sosial -> Relasi yang konflik, melanggar covenant , Pergaulan yang buruk
9. Bahasa -> Komunikasi yang melukai
8. Formatif -> Kebudayaan yang rusak
7. Analitik -> Pikiran yang kacau
6. Jiwa -> Stress, perasaan kuatir, takut, malu
5. Kehidupan -> Sakit
4. Fisik -> Struktur fisik yang rusak, dll
3. Gerak -> Terlalu banyak gerak atau diam
2. Ruang -> Tidak ada tempat bagi kebenaran, tidak ada ruang bagi kasih
1. Angka -> Ketidaktepatan
Bila dikaitkan dengan Alkitab maka kita akan menemukan bahwa semua ini berkesesuaian :

Bila tidak ada wahyu ( visi, aspek iman ), menjadi liarlah rakyat. Berbahagialah ( aspek jiwa, shalom ) orang yang berpegang pada hukum ( aspek hukum ). (Amsal 29:18)

Hati yang gembira ( aspek jiwa, Shalom ) adalah obat yang manjur , tetapi semangat yang patah ( aspek jiwa ) mengeringkan tulang ( aspek fisik dan biologis ). (Amsal 17:22)

Berbahagialah ( aspek jiwa, Shalom ) orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik ( aspek bahasa, sosial ) , yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh ( aspek sosial, etika ), tetapi yang kesukaannya ( aspek jiwa ) ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam ( aspek analitik ).(Mazmur 1:1-2)

Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan ( aspek ekonomi ). Biarkanlah aku menikmati makanan yang menjadi bagianku ( aspek fisik, Shalom ) . Supaya, kalau aku kenyang, aku tidak menyangkal-Mu dan berkata: Siapa TUHAN itu? Atau, kalau aku miskin, aku mencuri, dan mencemarkan nama Allahku ( aspek etika ). (Amsal 30:8-9)

Rancangan ( aspek formatif ) orang rajin ( aspek etika ) semata-mata mendatangkan kelimpahan ( aspek fisik, Shalom ), tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan. (Amsal 21:5)

Taurat TUHAN ( aspek hukum, aspek iman ) itu sempurna ( aspek keindahan ), menyegarkan jiwa ( aspek jiwa, Shalom ); peraturan TUHAN ( aspek hukum ) itu teguh ( aspek fisik ), memberikan hikmat ( pengaplikasikan semua aspek dengan benar, Shalom ) kepada orang yang tak berpengalaman. Titah TUHAN ( aspek lingula & aspek Hukum ) itu tepat, menyukakan hati ( aspek jiwa, shalom ) ; perintah TUHAN ( aspek lingual, aspek hukum ) itu murni, membuat mata bercahaya ( aspek kehidupan, shalom ). Takut akan TUHAN ( aspek perasaan ) itu suci ( aspek moral ) , tetap ada untuk selamanya; hukum-hukum TUHAN ( aspek hukum ) itu benar ( aspek hukum ) , adil semuanya, lebih indah dari pada emas ( aspek keindahan ), bahkan dari pada banyak emas tua; dan lebih manis dari pada madu ( aspek inderawi ), bahkan dari pada madu tetesan dari sarang lebah. (Mazmur 19:8-11)

Ia ( Allah ) membuat segala sesuatu indah ( Shalom ) pada waktunya ( Aspek waktu ) (Peng 3:11)

Tetapi buah Roh ( aspek jiwa, aspek rohani ) ialah: ( Shalom -> ) kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum ( aspek hukum ) yang menentang hal-hal itu. (Gal 5:22-23)

Saudara-saudaraku ( aspek sosial ) , anggaplah sebagai suatu kebahagiaan (aspek jiwa ) , apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan ( aspek tidak harmonis ), sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu ( aspek iman ) itu menghasilkan ketekunan( Shalom ). Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang ( Shalom ), supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun ( Shalom ). (Yak 1:2-4)

Shalom VS Dikotomi Modern
Namun untuk mengerti lebih dalam kita harus membandingkan bahwa teori shalom ini berbeda dengan dikotomi modern. Dikotomi modern membandingkan bahwa menjadi 2 kutub. Yang kutub kiri adalah yang tidak baik dan kutub kanan itu baik.

Tidak baik
Baik
Jelek
Cantik
Miskin
Kaya
Bodoh
Pintar
Sakit
Sehat
Lambat
Cepat

Kita tidak melihat teori Shalom dengan dikotomi seperti ini. Apa yang disebelah kiri adalah yang berkaitan dengan harmoni dan apa yang disebelah kanan adalah yang kurang harmoni. Pengertian ini bukan demikian.

Shalom dengan harmoni yang ada unsur tidak harmonis
Harmoni bukan berarti tidak ada unsur tidak harmonis. Tetapi di dalam seluruh kerangka koheren yang lebih besar maka semuanya sesuai pada tempatnya dan harmoni adanya. Demikian juga Shalom di dunia ini bukan berarti tidak ada unsur tidak harmoninya. Di dalam Alkitab terdapat contoh-contoh yang akhirnya mendatangkan kebaikan walaupun ada unsur tidak harmonis. Misalnya :
- Kisah Ayub yang menderita tetapi dipulihkan beberapa kali lipat
- Kisah Daud and Barsyeba yang merupakan kejahatan tetapi melahirkan keturunan raja yang menjadi nenek moyang Kristus
- Kisah Keributan yang antara istri-istri Yakub yaitu Rahel dan Lea yang menghasilkan 12 bangsa Israel
- Kisah Yusuf. Di dalam Alkitab prinsip ini terdapat pada ayat.
Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku ( tidak harmonis ), tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan ( Shalom ) , dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar. ( Kej 50:20)

Shalom, ideologi-ideologi dan reduksi
Sebenarnya banyak ideologi-ideologi yang berusaha memaparkan konsepnya supaya mencapai Shalom. Tetapi dalam hal ini ideologi-ideologi tersebut berusaha mereduksi satu aspek di dalam realitas dan melihat Shalom dari perpektif aspek itu. Ketika satu aspek direduksi dan dielevasi maka aspek itu menjadi berhala. Aspek itu menjadi pusat yang mengatur aspek lainnya. Untuk lebih konkritnya mari kita lihat beberapa ideologi :
a. Komunisme
Komunisme berusaha mencapai Shalom dunia dengan kesamaan rataan di bidang ekonomi. Aspek yang ditonjolkan adalah aspek sosial dan aspek ekonomi
b.Mistik alam
Ideologi mistik alam berusaha mencapai Shalom dengan menyatu dengan alam. Disini terlihat bahwa aspek fisik dan biologis menjadi berhala.
c. Logical Positivisme
Ideologi ini berusaha mencapai Shalom dengan kemajuan di dalam bidang formatif yaitu melalui teknologi.
d.Eksitensialisme
Ideologi ini berusaha mencapai Shalom dengan menemukan arti di dalam diri. Diri menjadi direduksi.
e. Penyembahan terhadap alam
Ideoogi ini berusaha menjadikan aspek-aspek materi menjadi ilahi untuk mendapatkan Shalom
f. Feminisme
Ideologi ini berusaha mencapai Shalom dengan meninggikan peran wanita terhadap pria di dalam bidang sosial.
g. Humanisme
Ideologi ini berusaha mencapai Shalom dengan mempedulikan kehidupan manusia. Manusia menjadi pusat. Aspek sosial dan jiwa manusia menjadi diutamakan.
h. Sosialisme
Ideologi ini berusaha mencapai Shalom dengan mempusatkan pada aspek sosial.
i. Kedokteran modern
Ideologi ini berusaha mencapai Shalom dengan fokus pada bidang biologis dan fisik
j. Ideologi psikologi modern
Ideologi ini berusaha mencapai Shalom dengan fokus pada bidang jiwa manusia.
k.Rasionalisme
Ideologi ini berusaha mencapai Shalom dengan fokus pada rasio sebagai cara mencapai Shalom.
VI. Application for Men and Doxology for God of Beauty and Shalom
Ada beberapa implikasi dan aplikasi dari teori aspek, teori keindahan dan teori shalom bagi kita manusia sebagai ciptaan Tuhan yaitu :
1. Hidup itu multiaspek
Ketika melihat hidup itu kita tidak bisa melihat hanya dari satu aspek tetapi ada multidimensi aspek di dalam hidup. Ada keindahan di dalam aspek-aspek ciptaan Tuhan yang harus kita gali dan lihat. Kita harus belajar melihat hidup dari banyak aspek. Lensa kita memandang harus diperluas. Hidup tidak sesederhana yang dibayangkan secara pengalaman sehari-hari yang naïve.
2. Hidup itu limpah
Kehidupan manusia diciptakan Tuhan itu limpah adanya. Ini dikarenakan adanya multidimensi di dalam kehidupan. Tetapi satu hal yang penting adalah hati kita harus beres supaya hidup menjadi limpah.
3. Hukum-hukum di dalam kehidupan itu beragam
Adanya banyak hukum yang mengatur kehidupan alam semesta. Karena itu untuk mencapai shalom kita harus melihat bukan hanya dari aspek jiwa ( psikis ) tetapi juga dari aspek seluruh kekayaan realitas.
4. Keindahan, harmoni dan shalom terjadi kalau hukum-hukum di dalam ciptaan berjalan sebagaimana mestinya. Manusia dan mahluk dan alam semesta harus menjalani hukum-hukum ini. Di dalam kaitannya dengan manusia maka supaya mendapatkan shalom bukan dengan kekuatan sendiri dan performance sendiri, melainkan dengan anugerah Tuhan.
5. Ada kaitan antara Estetika dengan kerohanian
Aspek-aspek di dalam realitas itu saling berkaitan. Karena itu ada hubungan antara estetika dengan kerohanian. Bahkan menurut Kuyper, seni tertinggi dilukiskan di dalam agama. Juga ada kaitan antara estetika dengan etika.

Doxology to God of Beauty and Shalom
Karena hidup itu multidimensi dan penuh dengan banyak dimensi semua ini harusnya membawa kita memuji Tuhan pencipta kita yang kaya akan hikmat dan bijaksananya. Dia adalah Allah yang menciptakan dunia ini dengan hikmat. Dan hasil dari ciptaan ini adalah indah dan baik adanya. Maka respon kita adalah memuji kehebatan, keajaiban, keagungan, kedasyatan dari Tuhan Pencipta kita. Ini adalah aspek penciptaan.
Setelah jatuh ke dalam dosa maka alam semesta ini banyak kekacauan tetapi puji Tuhan adanya penebusan yang memungkinkan terjadinya shalom. Bila semua ciptaan kembali kepada fungsi yang Allah tetapkan maka akan terjadi shalom. Dan puji Tuhan bahwa Tuhan sendiri yang berinisiatif mendamaikan dunia ini dengan kematian AnakNya di kayu salib. Karena itu respon kita adalah memuji untuk karya penebusan Kristus dikayu salib yang menghasilkan shalom bagi manusia.

D. Penutup / Refleksi Spiritualitas
Paper ini berisi mengenai filsafat keindahan yang berkaitan dengan konsep harmonis dan Shalom. Di dalam paper ini penulis merefleksikan dan merenungkan ada makna spiritualitas yang bisa dipelajari dan hal ini menolong untuk bertumbuh di dalam spiritualitas.
1. Mengenai pengudusan di dalam segala bidang dan dimensi
Karena aspek-aspek di dalam realitas itu begitu banyak maka pengudusan progresif ( progressif sanctification ) yang dialami oleh setiap orang percaya adalah meliputi segala bidang. Tuhan Allah menguduskan kita di dalam segala hal. Dan kita juga bertanggung jawab untuk bertumbuh di dalam segala hal. Penulis menyadari pepatah Abraham Kuyper bahwa tidak ada seinci di dalam hidupnya yang bukan milik Kristus. Semua hidup kita milik Kristus.
2. Semua aspek-aspek realitas adalah rohani
Semua aspek-aspek di dalam realitas adalah rohani dan tidak ada dikotomi antara yang suci dan sekular. Karena itu kita harus melihat hidup ini secara rohani dan integratif. Filsafat ini membantu melihat hidup secara integratif, holistik. Penulis merasakan filsafat ini membantu untuk bertumbuh dan berharap pembaca dapat bertumbuh
3. Keindahan di dalam berbagai bidang
Dengan menyadari keragaman aspek-aspek di dalam realitas maka kita juga bisa melihat keindahan ciptaan Tuhan di dalam banyak bidang. Ini membuat kita harus kagum, bersyukur dan juga menyadari betapa kayanya hidup ini, betapa hebatnya hikmat dan kuasaNya, dan betapa kecilnya kita. Penulis makin merasa Tuhan besar dan diri kecil.
4. Shalom di dalam segala bidang
Di dalam hidup ini kita merindukan adanya Shalom. Tetapi ternyata Shalom ini bukan saja aspek fisik ( kelimpahan materi ) dan aspek jiwa ( kedamaian batin ). Shalom ini adalah multiaspek. Karena itu kita harus memikirkan dan berusaha melakukan kehendak Tuhan di dalam segala bidang. Kita percaya bahwa Tuhan akan memberikan Shalom pada kita di dalam anugerahNya. Ada anugerah Tuhan dan ada tanggung jawab manusia. Penulis menyadari multidimensi dari hidup dan berjuang di dalam segala hal.
5. Hukum-hukum aspek yang beragam
Hidup ini penuh dengan hukum-hukum aspek realitas. Bila ingin mencapai Shalom maka harus mengikuti hukum-hukum realitas yang Tuhan sudah tetapkan. Dengan menyadari keragamam hukum-hukum maka membantu kita tidak reduksi di dalam satu bidang ketika merindukan Shalom.
Contoh mengenai reduksi di dalam mencapai Shalom ditemukan di dalam psikiatri. Ilmu psikiatri melihat permasalahan hidup secara reduksi di dalam aspek kehidupan biologis. Bila seseorang mengalami Depresi maka itu karena ada Chemical Imbalance ( ketidak seimbangan kimiawi ) di dalam otaknya. Maka penyelesaiannya adalah menurut hukum biologis yaitu dengan menambah obat. Tetapi hidup itu seharusnya lebih limpah. Maka untuk mencapai Shalom kita harus mempertimbangkan bukan hanya aspek kehidupan biologis tetapi juga adalah 15 aspek yang lain. Contohnya adalah :
- Iman mengalahkan ketakutan dan kekuatiran ( Aspek iman )
- Takut akan Allah mendatangkan Shalom ( Aspek etika )
- Dikasihi dan dimiliki menimbulkan rasa aman ( Aspek etika )
- Di dalam kasih tidak ada ketakutan ( Aspek etika )
- Menaati hukum Allah akan mendatangkan damai sejahtera dari Tuhan ( Aspek hukum )
- Hidup yang indah menghasilkan keanggunan hidup dan berpengaruh dengan rasa nyaman ( Aspek keindahan )
- Pengaturan ekonomi dan juga hidup yang bekerja membuat orang merasa berharga dan juga merasa bisa berfungsi ( Aspek Ekonomi )
- Relasi sosial yang baik akan membentuk karakter kita ( Aspek Sosial )
- Relasi sosial yang baik membuat hidup menjadi limpah (Aspek Sosial )
- Komunikasi menciptakan kepercayaan dan mengenal diri serta orang lain ( Aspek lingual )
- Membangun budaya yang membangun membuat hidup menjadi lebih terbangun ( Aspek formatif )
- Mengubah pikiran membuat hidup menjadi Shalom ( Rom 12:2 - Aspek analitik )
- Memikirkan yang baik membuat hidup menjadi Shalom ( Fil 4:8 – Aspek analitik )
- Hati yang gembira adalah obat ( Aspek jiwa )
- Buah roh adalah kasih, sukacita, damai sejahtera ( Aspek rohani dan jiwa )
- Tubuh yang sehat mempengaruhi jiwa yang sehat ( Aspek kehidupan )
- Olah raga membuat tubuh dan jiwa sehat ( Aspek fisik, gerak )
Karena itu penulis merasakan pentingnya bertumbuh di dalam segala hal dengan menyadari hukum-hukum aspek di dalam banyak hal.

Penutup
Marilah kita bertumbuh di dalam segala hal untuk kemuliaan nama Tuhan !

Soli Deo Gloria

E. Bibliography

Books 1. Herman Dooyeweerd, A New Critique of Theoritical Thought, Paideia Press, 1984
2. J. M. Spier, Introduction to Christian Philosophy, Pennsylvania : The Presbyterian and Reformed Publishing Company, 1954
Artikel
3. Dooyeweerd’s Philosophy of Aesthetics : A response to Zuidervaart’s critique by Dr. J. Glenn Friesen
4. The Reformational Contribution to Aesthetic Theory by Duncan Roper



[1] J.M, Spier, An Introduction to Christian Philosophy ( Pennsylvania : The Presbyterian and Reformed Publishing Company, 1954 ) , hal 63-98
[2] pengertian subjek ini bukan personal tetapi lebih merupakan sebuah fungsi entitas secara subjek di dalam aspek-aspek realitas
[3] pengertian objek adalah merupakan fungsi entitas secara objek di dalam aspek-aspek realitas
[4] Artikel : Dooyeweerd’s Philosohy of Aesthetics : A Response to Zuidervaart’s Critique by Dr. J. Glenn Friesen
[5] Artikel : Dooyeweerd’s Philosohy of Aesthetics : A Response to Zuidervaart’s Critique by Dr. J. Glenn Friesen
[6] Dooyeweerd, A New Critique of Theoritical Thought by Dooyeweerd, Book II, ( Paideia Press, 1984) ,hal 128
[7] Ibid
[8] Artikel : The Reformational Contribution to Aesthetic Theory by Duncan Roper, pg 16
[9] Dooyeweerd, A New Critique of Theoritical Thought, book II, ( Paideia Press, 1984 ), hal 3

Read More ....

Thursday, January 24, 2008

Dosa besar memanipulasikan kebenaran

Dosa besar memanipulasikan kebenaran
Renungan dari Hakim-hakim 17 dan 18
Jeffrey Lim

Mikha ini mempunyai kuil. Dibuatnyalah efod dan terafim, ditahbiskannya salah seorang anaknya laki-laki yang menjadi imamnya. Pada zaman itu tidak ada raja di antara orang Israel; setiap orang berbuat apa yang benar menurut pandangannya sendiri. ( Hak 17:5-6 )
Lalu kata Mikha kepadanya “Tinggallah padaku dan jadilah bapak dan imam bagiku; maka setiap tahun aku akan memberikan kepadamu sepuluh uang perak, sepasang pakaian serta makananmu” ( Hak 17:10)
Tetapi jawab mereka kepadanya “Diamlah, tutup mulut, ikutlah kami dan jadilah bapak dan imam kami. Apakah yang lebih baik bagimu : menjadi imam untuk seisi rumah satu orang atau menjadi imam untuk suatu suku dan kaum diantara Israel ? Maka gembiralah hati imam itu, diambilmyalah efod, terafim dan patung pahatan itu, lalu masuk ke tengah-tengah orang banyak ( Hak 18:19-20 )

Kalau kita merenungkan cerita mengenai Hakim-hakim 17 dan 18, kita bisa memilah cerita ini dan melihat alur, karakter dan latar belakang. Latar belakangnya adalah Di dalam peristiwa jaman Hakim-hakim, Alkitab mencatat bahwa setiap orag berbuat apa yang “benar” menurut pandangannya sendiri. Standard kebenaran menjadi kabur dan setiap orang berpandangan bahwa pandangannyalah kebenaran. Apakah standard kebenaran ? Yaitu diri. Ini adalah semangat anthroposentris dan semangat mau melawan Tuhan. Seperti ada pepatah homo mensura = man is the measure of all things maka manusia menilai segala sesuatu menurut pandangannya sendiri. Di jaman hakim-hakim ini semua kebenaran menjadi relatif karena otoritas kebenaran tidak ditegakkan. Tidak ada raja adalah salah satu tema kitab hakim-hakim. Fungsi raja di dalam Perjanjian Lama bagi orang Israel adalah untuk menegakkan keadilan dan kebenaran Allah. Ketika tidak ada kuasa dan bijaksana yang mengatur kehidupan manusia maka semuanya menjadi kacau.

Kemudian kita bisa melihat karakter-karakter yang ada dan bisa mempelajari pelajaran rohani dari setiap karakter.
I. Dari Mikha
Mikha mempunyai karakter yang menjijikkan. Dia hendak memanipulasikan kebenaran dengan cara menjadikan anaknya imam bahkan menjadikan satu orang Lewi menjadi imam.
Mengapa karakter Mikha begitu rusak ? Kelihatannya sepertinya perbuatan yang dilakukan adalah rohani. Dia seakan-akan mementingkan hal-hal rohani dan melakukan hal-hal rohani. Tetapi sesungguhnya yang dilakukan adalah motivasinya tidak beres.

Pelajaran 1 : Hal-hal rohani belum tentu rohani
Fenomena hal-hal yang kelihatannya rohani belum tentu rohani. Sebab motivasi adalah penting. Motivasi untuk memuliakan nama Tuhan adalah penting. Dan kedua yaitu prinsip untuk melakukan hal rohani juga penting.
Mikha dalam hal ini tidak motivasinya tidak beres yaitu ingin memperoleh keuntungan dari kegiatan keagamaan. Begitu banyak orang yang kelihatannya rohani dan ke gereja tetapi sebenarnya mau memanipulasikan Tuhan dan kebenaran demi kepentingan dan egoisme pribadi. Orang seperti ini menjijikkan di mata Allah. Orang seperti ini berjubah rohani tetapi hatinya jahat. Orang ini lebih jahat daripada orang jahat karena orang jahat luarnya kelihatan jahat tetapi orang ini luarnya kelihatan baik tetapi dalamnya jahat. Motivasinya kelihatan di dalam ayat 13 : “Lalu kata Mikha : “Sekarang tahulah aku, bahwa Tuhan akan berbuat baik kepadaku, karena ada seorang Lewi menjadi imamku”. Motivasi dia melakukan adalah memanipulasi Tuhan dengan menggunakan imam. Ini adalah motivasi dari agama dan bukan motivasi dari iman Kristen. Motivasi ini antroposentris dan jahat.
Pelajaran 2 : Melakukan hal rohani harus dengan prinsip rohani
Kemudian Mikha juga tidak melakukan hal rohani dengan prinsip yang benar. Yang memilih seseorang menjadi imam untuk melayani Tuhan adalah Tuhan sendiri dan Tuhan sudah menetapkan orang Lewi untuk menjadi imam. Tetapi Mikha menetapkan anaknya sendiri menjadi imam. Ini prinsip yang sudah dia langgar. Mikha juga mendirikan kuil. Dia membuat efod dan terafim. Dia melakukan ini tetapi sebenarnya dia tidak mempunyai hak dan otoritas dari Tuhan Allah untuk melakukan hal ini. Selain dari itu Mikha juga tidak ada hak dan kuasa untuk memilih seorang Lewi untuk menjadi imam. Bahkan dikatakan imamku ( ay 13 ) Siapakah dia ? dan apakah hak dia ? Dia sudah mengambil posisi otoritas seperti Allah. Apakah imam adalah milik dia ?
Seringkali banyak orang hendak melakukan hal “rohani” tetapi dia tidak belajar dari Firman Tuhan bahwa segala sesuatu harus dilakukan menurut prinsip kebenaran. Melakukan hal “rohani” tanpa belajar akan mengakibatkan kesesatan. Kesesatan itu karena tidak mau belajar Firman dan tidak mau taat kepada Firman. Di dalam hal ini dosa yang ada adalah : Sombong, Tidak mau belajar, Tidak taat dan ceroboh dalam hal rohani. Sebenarnya membuktikan bahwa orang yang melakukan tidak takut kepada Allah.

Pelajaran 3 : Memanipulasikan hamba Tuhan
Mikha dalam hal ini juga sudah memanipulasikan hamba Tuhan. Dia mempunyai uang dan kuasa dan dia mau menguasai hamba Tuhan. Di dalam realita hidup bergerejawi betapa banyak orang yang berkuasa dan beruang yang mau menguasai gereja. Yang celaka bila mereka tidak berprinsip dan egois. Ini adalah pengacau-pengacau gereja dan kebenaran. Orang yang berkuasa dan beruang harus takluk kepada kebenaran. Orang yang berkuasa dan beruang harus rendah hati dan mengerti posisi mereka. Mereka hanya seseorang yang dipercayakan mempunyai materi dan kuasa. Tetapi mereka tidak boleh memanipulasikan gereja dengan tujuan dan ambisi pribadi. Ini adalah dosa besar di dalam rumah Allah. Jangan seperti Mikha yang tidak menghormati hamba Tuhan dan dia tidak menghormat Tuhan.

II. Ibu Mikha.
Kalau kita merenungkan kisah Mikha, kita mungkin heran mengapa Mikha mempunyai karakter seperti ini ? Tetapi Alkitab memberikan kita informasi bahwa ibunya pun seorang yang tidak beres.

Pelajaran 4 : Orang tua mempengaruhi karakter anak.
Ada prinsip di dalam Alkitab bahwa Tuhan membalaskan kejahatan kepada tiga dan empat generasi dari orang yang membenciNya. Ini berarti bahwa orang yang membenci Tuhan maka keturunannya bisa mewarisi watak dari orang tua mereka. Merekapun menjadi orang yang membenci Tuhan.
Seperti iman bisa menurun maka kejahatanpun bisa menurun. Bila kita membandingkan dengan Timotius maka Timotius mempunyai nenek yang bernama Eunike dan mempunyai ibu yang bernama Louis yang adalah wanita saleh. Ini menurun kepada Timotius. Namun pada kasus Mikha adalah sebaliknya. Ibu Mikha adalah seorang yang kelihatannya rohani tetapi tidak rohani.
Karakter seperti apakah yang bisa kita pelajari dari ibu Mikha ?
a. Ibu Mikha mengetahui anaknya mengambil uang peraknya. Kemudian dia mengutuk Mikha. Perkataan kutuk tidak boleh sembarang dikeluarkan. Dan Alkitab mencatat bahwa Mikha mengembalikan uangnya karena kutuk itu. Dia mengaku dosanya bukan karena menyadari kesalahannya tetapi karena takut akan kutukan.
b. Ibu Mikha ketika uangnya dikembalikan maka dia mengucapkan berkat. Kutuk dan berkat Ibu Mikha ini bergantung kepada hal materi. Sungguh hal yang rendah. Sepertinya Ibu Mikha mengeluarkan hal dan perkataan yang indah yaitu “Diberkatilah kirannya anakku oleh Tuhan”. Ini kalimat yang indah bukan ? Biasanya orang yang mendengar kalimat ini mempunyai pengertian bahwa yang mengucapkannya adalah seorang yang baik. Lalu yang mengucapkannya adalah seorang yang mengasihi anaknya. Dan yang mengucapkannya adalah seorang yang dekat dengan Tuhan. Tetapi sesungguhnya tidak begitu. Alkitab mencatat bahwa setelah memberkati anaknya maka Ibu Mikha berkata dengan kelihatannya seperti rohani yaitu dia hendak menguduskan uang bagi Tuhan untuk dibuat patung pahatan dan patung tuangan daripada uang itu. Kemudian patung itu dijadikan sesuatu simbol keagamaan yang disimpan di rumah Mikha. Seperti Mikha maka ibu Mikha juga memanipulasi kebenaran dengan prinsip yang tidak benar. Membuat patung untuk keagamaan sudah melanggar 10 perintah Allah perintah kedua. Ibu Mikha tidak beres dan menghasilkan anak yang tidak beres.

III. Imam Lewi yang dipilih oleh Mikha

Imam Lewi ini juga mempunyai teladan yang tidak baik sebagai seorang hamba Tuhan. Dia mau dimanipulasi sebab dia juga memanipulasi.
Pelajaran 5 : Integritas hamba Tuhan
Hamba Tuhan adalah hamba yang melayani Tuhan. Dia bukan takluk kepada uang, kepada kenyamanan, kepada kenikmatan, kepada kuasa. Tetapi hamba Tuhan harus takluk kepada Tuhan. Dia bukan melayani manusia tetapi melayani Tuhan sendiri. Imam yang tidak dicatat namanya ini melakukan hal-hal yang tidak beres sebagai seorang hamba Tuhan.
a. Pertama : Hamba Tuhan ini takluk pada materi dan mengabaikan prinsip
Alkitab mencatat di dalam ayat 9 bahwa Mikha bertanya kepada orang Lewi ini : “Engkau dari mana ?” Jawabnya : “Aku orang Lewi dari Betlehem-Yehuda, dan aku pergi untuk menetap sebagai pendatang dimana saja aku mendapat tempat”
Hamba Tuhan ini hendak mencari nafkah untuk menghidupi hidupnya yang mengembara. Dia tidak bersandar kepada Tuhan dengan hidup sebagai seorang imam yang taat dan bergantung pada anugerah Tuhan untuk kecukupan hidupnya. Dia sudah menjual hak kesulungannya sebagai hamba Tuhan dan menjadi hamba manusia. Ketika Mikha menawarkan materi dan posisi yang mapan untuk menjadi bapak dan imamnya Mikha maka hamba Tuhan ini menurut.
Ada satu pelajaran bahwa seorang hamba Tuhan mungkin hidup miskin tetapi dia tidak boleh menjual hak kesulungan kepada ketidakbenaran. Tidak boleh takluk kepada materi dan meninggalkan prinsip kebenaran. Ini adalah satu penyembahan berhala dimana hamba Tuhan takluk kepada materi dan tidak kepada Tuhan. Bila kita seorang hamba Tuhan maka kita harus bergantung kepada Tuhan untuk kecukupan hidup kita. Walaupun tidak kaya tetapi hamba Tuhan harus sadar bahwa dia dicukupi Tuhan karena Tuhan yang memanggil adalah Tuhan yang bertanggung jawab. Dalam hal ini hamba Tuhan sudah menghina Tuhan karena tidak percaya kepada Tuhan

b. Kedua : Hamba Tuhan ini haus akan posisi dan kedudukan
Alkitab mencatat bahwa ketika bani Dan datang untuk menawarkan dia melayani suku Dan daripada hanya melayani Mikha maka hamba Tuhan ini gembira. Apakah yang seharusnya membuat hamba Tuhan gembira ? Hamba Tuhan harus gembira kalau dia tahu Tuhan gembira. Tetapi hamba Tuhan ini gembira karena dia mendapatkan materi, kedudukan, nama, status dan kemapanan yang lebih.
Pelajaran dari hamba Tuhan ini adalah bahwa dia tidak mempunyai integritas sebagai seorang hamba Tuhan. Selain kuatir dan tidak percaya kepada pemeliharaan Tuhan ternyata dia juga haus kekuasaan dan haus posisi.

Pelajaran 6 : Melayani manusia atau Tuhan ?
Bagi seorang hamba Tuhan, dia harus merenung bahwa dia sedang melayani Tuhan atau sedang melayani manusia ? Melakukan kegiatan kerohanian itu fenomenanya bisa sama tetapi esensinya bisa lain. Bila seorang hamba Tuhan mau melayani Tuhan maka dia harus menyerahkan hidup, motivasi, tujuan, kemauan, pikiran, emosi, kehendak semuanya sesesuai dengan kehendak Tuhan. Dia harus percaya pada pemeliharaan Tuhan dan hidup melayani Tuhan.

IV. Bani Dan
Pelajaran terakhir adalah dari Bani Dan. Mereka pertama menanyakan keberhasilan kepada orang yang salah. Mereka seharusnya tahu bahwa tidak boleh ada imam bagi satu pribadi. Tetapi mereka menanyakan keberhasilan mereka kepada imam yang dipilih Mikha. Dalam hal ini bani Dan sedang menganggap imam itu seperti dukun. Ini adalah memanipulasi juga.
Pelajaran lain dari Bani Dan adalah karena keberhasilan mereka seperti yang dikatakan imam itu maka mereka hendak menjadikan imam itu imam bagi suku mereka. Di dalam hal ini mereka hendak memanfaatkan imam itu supaya menjadi berkat bagi mereka. Mereka hendak menggunakan imam itu supaya mereka sukses dan makmur. Dalam hal ini bani Dan tidak bergantung kepada Allah sumber berkat tetapi hendak memanipulasi kuasa “ilahi” yang ada di dalam imam itu. Ini persis seperti seseorang yang mau berkat dan mencari berkat di dalam cara yang salah.
Di dalam hidup ada orang yang kelihatannya mencari Tuhan tetapi sebenarnya dia mencari berkat dan memanfaatkan Tuhan serta hamba Tuhan. Dia menganggap hamba Tuhan seperti dukun dan Tuhan seperti sosok yang bisa dimanipulasi. Ini adalah dosa besar

Kesimpulan
Di dalam seluruh cerita ini kita bisa belajar makna moral dari setiap karakter. Namun yang terutama pesan yang Alkitab mau sampaikan adalah bahwa semua kerusakan moral ini karena semua berbuat seperti apa yang dipandang baik bagi dirinya sendiri.
Di jaman postmodern dimana orang berpandangan tidak ada standard yang mutlak maka manusia berbuat seperti yang dipandang baik menurut dirinya sendiri. Manusia yang tidak mau diikat oleh kebenaran Firman Tuhan dan menyangka dirinya bebas akan menyeleweng dan menjadi diikat oleh dosa. Karena itu maka manusia butuh Firman Tuhan sebagai arah dan petunjuk untuk hidup. Manusia perlu kuasa Tuhan juga untuk hidup. Manusia perlu kebenaran dan Yesus mengatakan :”Akulah jalan, kebenaran dan hidup”. Manusia butuh Kristus
Seperti Alkitab mencatat bahwa karena tidak ada raja maka orang Israel berbuat semaunya maka kita juga butuh raja untuk memerintah di dalam hati kita. Kita memerlukan Kristus untuk meraja di dalam hati kita supaya kita bisa melayani Tuhan, menjadi hamba Tuhan, menjadi anak Tuhan yang berkenan kepadaNya dan yang melayaniNya dengan prinsip yang benar.

Jeffrey Lim
Jakarta 24 Januari 2008
Institut Reformed
http://limpingen.blogspot.com
Dapat berkat dari saat teduh pribadi


Read More ....

Saturday, December 08, 2007

Hidup dalam Damai

Hidup dalam Damai
By Jeffrey Lim


Aduh….. huah ( nguap )

En en sebenarnya ingin tidur… En en sudah capai….. Tetapi belum bisa tidur…. Karena sedang bergumul memikirkan banyak kejadian yang sudah terjadi di dalam hidup ini…

Biar deh capai sedikit… Tetapi En en berharap saudara-saudari dapat menjalankan ……hidup dalam kedamaian… sebab hidup ini memang susah ….harus ada jalan keluar yang kita pikirkan bersama…..

Saudara-saudari… marilah kita semua saling mengasihi satu sama lain dan saling mendukung di dalam doa untuk hidup dalam damai.

En en mau bercerita dan menulis untuk saudara-saudari, boleh ngaak ?

Mulai dari siapa yah ?....oh….Hitung kancing smile dulu yuk J

Dari papah dulu deh…. Dari keluarga terkasih


Papah….makasih yah papah sudah mendidik En en jadi orang yang suka berpikir…. Papah mendidik En en keras tapi untuk kebaikan En en …..Papah selalu giat bekerja walaupun usaha pabrik dan supermarket sudah gagal tetapi papah tetap tabah…. dan berjuang sampai sekarang….J

Mamah….. sie-sie mah sudah membawa En en ke gereja sejak kecil untuk beribadah kepada Tuhan … Mamah sayang sama En en… Mamah juga selalu berdoa buat En en Maaf yah kalau En en suka nakal dan tidak mau mendengarkan nasihat mamah…. J

Cici….. terima kasih sama cici…….. yang baik dan tanggung jawab….. suka mengatur demi kebaikan rumah tangga kita…. En en sangat bangga mempunyai cici yang sayang kepada adik-adiknya…. J

Cici 2….. ciay baik ? Ciay susah-susah tapi tetap disiplin dan rapi..... En en jadi malu….. Ciay tetap ceria yah… kita bersama adalah saudara-saudari yang saling mengasihi … J

Adik van ….Kamu ngapain aja ? jangan suka main terus….Banyak ngobrol dan cerita-cerita sama koko…..masa sudah punya pacar koko tidak tahu… kenalin donk…. Supaya didukung …. J



Bapak Pdt. StephenTong…… Terima kasih kalau sudah mendidik pikiran En en jadi sistematik …mengajarkan Reformed theology…..Hidup reformed ! Sola Scriptura ….
En en bersyukur karena keluarga Bapak Tong ke 5 saudara sudah menyerahkan diri kepada Tuhan untuk menjadi hambaNya yang setia…. Di belakang itu pasti ada seorang ibu yang beriman dan selalu mendoakan anak-anaknya ….Semoga keluarga besar Bapak Tong senantiasa diberkati Tuhan serta sehat-sehat selalu dan terus bersemangat melayani Tuhan ….J

Ibu Pdt. Chang ching ching …. Sie-sie kalau En en terus didukung terutama dalam doa dan diajarkan Firman ….Chang Mu Se adalah Ibu rohani yang sangat baik …En en melihat di dalam diri ibu terpancar kasih Kristus. Pelayanan ibu sungguh setia untuk gereja dan jemaat … Serta membawa banyak jiwa untuk mengenal dan percaya kepada Kristus. Hidup ibu sudah menjadi berkat bagi banyak orang… En en selalu mendoakan kesehatan dan pelayanan buat ibu terkasih …..J

Bapak John Sung….Walaupun Bapak itu keras sekali dan tidak mempedulikan kesehatan tetapi Bapak cinta Tuhan... dalam berkotbah Bapak sangat berkobar-kobar dan sering menyanyikan lagu yang sangat indah dari ibu Fanny Crosby yaitu salibNya... agar manusia mengenal kasih Tuhan dan bertobat serta diselamatkan…J

Bapak Andrew Gih….. Bapak seorang teman Bapak John Sung…… Ketika melihat kebutuhan akan hamba Tuhan untuk melayani di gereja, Bapak mendirikan sekolah Alkitab yang berkembang menjadi SAAT….. Sampai sekarang Seminari Alkitab Asia Tenggara sudah menghasilkan ratusan hamba Tuhan yang sangat hebat…… Puji Tuhan….. J

Bapak D.L Moody ….Bapak sekarang sudah ada di surga….Tapi Bapak sudah mengajarkan En en yang terpenting dalam melayani itu adalah hati yang tulus….. Tuhan bekerja pada orang yang mempunyai hati yang tulus untuk melayani sesama manusia…. Penginjilan Bapak sungguh luar biasa J

Bapak Billy Graham….. Terima kasih Bapak telah melayani jiwa manusia secara luar biasa…. Sampai usia senja.… Bapak banyak menjangkau jiwa-jiwa yang belum dipulihkan... Dan tetap bersemangat…..Banyak jiwa yang diselamatkan kerena menerima Yesus Kristus oleh panggilan kotbah Bapak….. Bapak penginjil besar masal yang dipakai Tuhan … J

Bapak John Bunyan…. Terima kasih buat pelayanan Bapak…. Bapak terus menginjili dan tidak takut pencobaan…. Walaupun dipenjara berulang kali tapi tetap mengasihi sesama….Hidup Bapak penuh pengorbanan untuk Injil…. Menderita dan sengsara....Dari semua penderitaan bapak menghasilkan buku “Pilgrim Progress” J

Bapak Watchman Nee…. Bapak adalah seorang hamba Tuhan yang banyak menderita ketika melayani di negeri Tiongkok….Bapak pernah dipenjara dan disiksa demi Injil… Pengorbanan bapak luar biasa ….Banyak jiwa-jiwa orang Chinese yang diselamatkan karena pelayanan Bapak…. Pengaruh Bapak terus sampai Bapak Witness Lee J
Bapak J Hudson Taylor….. Bapak adalah misionaris pertama ke pedalaman Tiongkok....Walaupun Bapak orang barat tapi Bapak cinta orang timur… bahkan keturunan Bapak terus turun temurun menjadi Hamba Tuhan untuk melayani sesama…. Kisah cinta Bapak harmonis…. Bapak mengasihi keluarga dan juga jemaat walaupun hidupnya sederhana dan susah ….Terima kasih untuk semua pelayanan Bapak J

Bapak Louis Berkhoff ….. Aduh Bapak membuat buku yang hebat “Systematic Theology”… tetapi makna yang terkandung dalam buku ini sangat dalam dan istilahnya bisa membuat kita sakit kepala kalau tidak terbiasa baca buku berat…Namun En en dapat masukan banyak dari buku Bapak yang membagi teologi menjadi doktrin Allah, manusia, Kristus, keselamatan, gereja dan akhir jaman…. J

Bapak Herman Dooyeweerd… Bapak seorang reformed belanda….. karya Bapak “new critique of theoretical thought” memang luar biasa… Bapak mengajarkan bahwa ada 15 aspek di realitas itu dan semua dimensi ini harus dipergunakan dengan baik ( how to )….Aspek-aspek yang Bapak ajarkan dari angka, ruang, fisik, jiwa, logika, keindahan, kehidupan, energi, ekonomi, ….., sampai pada hukum dan juga iman….. Semua aspek ini harus kembali kepada intinya yang sesuai Firman…… Pikiran Bapak luar biasa…. J

Bapak Ravi Zakharia…. Bapak dari India tapi dipakai Tuhan untuk melayani … Bapak juga banyak menulis buku yang bagus-bagus…Memang seperti yang dikatakan dalam buku Bapak…. “Manusia tidak dapat hidup tanpa Tuhan”…….Buku dan kotbah Bapak filsafatnya dalam dan juga menembus pikiran orang yang sedang bingung J

Bapak Charles Hodge…. Bapak seorang ahli teologi di Princeton Seminary yang telah membuat buku systematic theology yang isinya mencapai 3 buku besar…..Bapak merumuskan bahwa teologi itu adalah pengertian Alkitab yang di sistematikan seperti science adalah studi mengenai alam semesta yang disistematikan….. J

Bapak R.C Sproul…Bapak adalah pendiri Ligonier Ministries… Bapak banyak menulis buku-buku reformed doktrinal … Salah satu buku karangan Bapak yang membuat teologi sistematik menjadi ringan dibaca adalah “Essential Truth of Christian Faith” atau dalam bahasa Indonesia diterjemahkan “Kebenaran-kebenaran Dasar Iman Kristen” … J

Bapak Wesley bersaudara… Bapak John Wesley adalah pendiri gereja Methodist. Bapak mengadakan Kebaktian Kebangunan Rohani di Inggris sehingga banyak orang bertobat dan hasilnya membawa Inggris mengalami kemajuan dan kebangunan. Sedangkan Bapak Charles Wesley adalah pencipta lagu Hymn… Salah satu Hymn yang indah ciptaan Bapak yang sering dinyanyikan saat natal adalah “Hark the Herald Angels Sing”…. J

Bapak Jonathan Edward…… Bapak itu dipakai Tuhan di dalam kebangunan rohani…. Orang-orang pernah sampai histeris menyadari dosa dan bertobat sewaktu Bapak berkhotbah … kemudian khotbah ini dijadikan buku yang berjudul “Sinner in the hand of angry God” .Bapak banyak menulis buku yang sangat bagus…... Dalam buku “Spirit of Revival” mengajarkan bahwa prinsip kebangunan rohani adalah meninggikan Kristus dan Firman serta menyerang dosa dan kesenangan iblis J

Bapak Martin Luther......waduh Bapak hebat…. Di tengah kekacauan gereja Bapak berani mendobrak dan mengadakan reformasi…..Sebuah momen yang penting yang jarang terjadi….En en pikir Bapak itu orangnya keras… tapi ternyata keBapaan… rumah tangga Bapak luar biasa…. Ceritanya lucu dan mengesankan…. Pak Luther…. Manusia dibenarkan melalui iman …. Semua karena anugerah….. En en senang waktu Bapak bilang “Let’s drink the beer ! ” karena anugerah Tuhan membebaskan kita dari hukum taurat….. nanti di surga kita minum bir sama-sama yuk…… J

Bapak John Calvin…. Bapak adalah seorang ahli hukum… jadi serius dan sistematik…. Bapak mensistematikan Teologi di dalam karya-karya Bapak…..Kalau Luther mengadakan gerakan reformasi… Bapak mengajarkan ajaran reformed ... Terima kasih buat Institutio…… En en paling senang kata-kata di institutio bahwa kebijaksanaan adalah mengenal Tuhan dan mengenal diri sendiri….. Ketika mengenal Tuhan kita mengenal diri dan pada saat kita mengenal diri kita mengenal Tuhan... J

Bapak John Newton….. Terima kasih mengajarkan anugerah Tuhan pada En en…. Bapak merasakan benar apa arti perbudakan dan apa artinya dilepaskan dari perbudakan….. lagu yang dibuat Bapak yaitu Amazing Grace sangat luar biasa sampai sekarang… Lagu ini mengajarkan bahwa kita yang malang di dalam dosa diselamatkan oleh anugerah Tuhan…. Dan anugerah Tuhan ini yang menjaga dan memimpin kita pulang ke sorga J

Bapak William Cowper….. Bapak menderita penyakit depresi sampai akhir hayat Bapak…. Bapak pernah masuk rumah sakit mental selama 18 bulan .Walaupun Bapak mempunyai kelemahan, Bapak menulis lagu yang menjadi kekuatan buat kita yaitu “God moves in the mysterious way” – Tuhan bergerak dengan jalan yang misterius……Bapak juga temannya John Newton dan banyak menulis puisi serta text hymne…. Walaupun Bapak menderita sakit mental tapi hidup Bapak berarti dan menbawa berkat bagi sesama terutama En en J

Bapak Agustinus…. En en senang sama Bapak…. Karena berani mengaku dosa secara umum… Terima kasih untuk kejujuran Bapak membuat Confession….. Isinya menyentuh perasaan dan menjadi berkat…. Bapak juga mengarang buku yang berjudul City of God…. Terima kasih buat sumbangsih pemikiran Bapak bagi kita semua…J

Bapak George Whitefield.... Bapak adalah seorang Reformed Methodist.... Bapak ribut dengan Bapak John Wesley mengenai teologi Reformed dan Arminian....Sayang sekali gara-gara perbedaan pendapat jadi terjadi perpecahan .... Bapak juga mengadakan banyak kebangunan rohani sehingga banyak orang percaya Tuhan...... J

Bapak John Owen..... Bapak seorang sarjana Alkitab yang hebat.... Banyak sekali menulis buku teologi yang bagus.....Bapak disebut “Prince of Puritans” dan bapak hidup di jaman puritan yang ingin memperhatikan doktrin dan kesucian hidup..... J

Bapak Larry Crabs …. Terima kasih buat pelayanan Bapak terhadap banyak orang….. Bapak punya buku bagus-bagus….En en senang buku Bapak soal encouragement… Soal connecting juga bagus sekali…..En en punya usul bagaimana kalau kata connecting diganti dengan kata ‘persekutuan’ ….Habisnya En en takut ada prasangka bahwa manusia itu seperti benda…. En en tahu bahwa kata connecting itu sebenarnya pendekatan Bapak terhadap dunia modern ini……..Great job ! J

Bapak Neil T Anderson…. Bapak… En en kenal juga sama teman Bapak…. En en pernah konseling dengan dia beberapa kali…… Bapak terima kasih yah untuk ajaran mengenai identitas di dalam Tuhan Yesus yang indah luar biasa…. Identitas orang Kristen adalah anak Allah….. Juga buku Bapak mengenai spiritual warfare itu bagus…. En-en banyak dibantu oleh buku-buku Bapak…….. mengenai bagaimana untuk mengatasi kesulitan jiwa J

Bapak Garry Colins….. En en pernah mendengar mengenai pikiran dan buku Bapak….yaitu mengenai mengintegrasikan antara teologi dan psikologi….Kata banyak orang pendekatan Bapak integrative…. Nanti kalau ada waktu buku Bapak En en baca lagi…J

Bapak Cornelius Van Till…. Bapak apologet yang hebat... Ajaran apologetika Bapak menyatakan bahwa setiap proses berpikir adalah circular (berputar)... Sumbangsih Bapak dalam apologetika luar biasa... Bapak adalah seorang idealis... Banyak istilah yang sulit dalam buku Bapak ... Murid Bapak John Frame juga luar biasa… Dia membuat buku “Doctrine Knowledge of God” dan “Van Till : The Theologian” Dia sudah banyak membahas pikiran Bapak... Murid Bapak yang lain yaitu Greg Bansehn juga menulis buku “Van Till’s Apologetic”... sip! J

Bapak Dale Carnegie... Bapak pembicara yang hebat... Bapak juga banyak menulis buku untuk pengembangan diri. Dari pidato, prinsip-prinsip managemen, bagaimana cara bergaul , dll... Semuanya bagus... J

Bapak Nicholas Negroponte…. Bapak luar biasa bisa memandang masa yang akan datang. Bapak menulis buku “Being Digital” yang menyatakan bahwa masa depan semuanya akan menjadi digital…. Sekarang terbukti pandangan Bapak betul….. Sekarang dunia jadi digital… penuh digital system dan juga internet, PDA, Handphone, TV, dll… Memang lulusan MIT seperti Bapak pintar pintar J

Bapak Steven R. Covey….. Bapak menulis banyak buku pengembangan diri… seperti First thing first dan juga yang terkenal adalah “7 Habits Highly Effective People”. Dalam buku ini diajarkan bahwa perlu kebiasaan yang baik untuk menjadi orang yang efektif antara lain : proaktif, kerjaan tuntas, prioritas, simpati, saling mengerti dan yang baik luar biasa itu synergy 2 + 2 = 5 karena synergy. Dalam buku ini juga diajarkan mengenai paradigma dan cara memandang….. penting sekali kacamata yang kita lihat itu…. Biasanya kita suka bilang itu worldview... J

Bapak Norman Vincent Peale…… pendapat Bapak benar . Hidup ini banyak orang yang berpikir negatif… jadi kita perlu berpikir positif…. Bapak menulis buku Positive Thinking nya membantu kita memandang sesuatu jauh lebih indah….. Seperti kata Firman Tuhan… yang indah, yang mulia, yang menyenangkan, yang membangun, dll pikirkanlah semua itu... Buku Bapak terjual 20 juta lebih... Sungguh luar biasa ! J

Bapak Philip Yancey…. Bapak seorang wartawan tapi banyak menulis buku….Buku-buku Bapak “The Jesus I never Knew”, “The Bible Jesus Read”, dll. Terutama yang bagus menurut En en adalah “What is so Amazing about Grace”…. Disana Bapak mengajarkan bahwa anugerah Tuhan itu luar biasa bagi manusia berdosa… Dan Bapak mengajarkan juga untuk memutuskan lingkaran kutukan perlu ada pengampunan…. Dan itu adalah anugerah Tuhan…. J

Bapak John Piper…. Terima kasih pak untuk buku-buku Bapak…. “Pleasure of God” dan terutama “Desiring God”…. Bapak mengajarkan bahwa kita harus menikmati kebahagiaan Tuhan…Istilah yang Bapak pakai adalah “Christian Hedonist”… En en ingin juga menjadi Christian Hedonist serta selalu bersyukur dan menikmati hidup ciptaan Tuhan ini …. J

Bapak Francis Schaeffer ….. Terima kasih untuk pelayanan Bapak di L’ABRI…( Swiss ). L’ABRI merupakan tempat berteduh…. Banyak jiwa yang mengalami kesusahan, kesulitan dalam berpikir dapat dijernihkan setelah berbincang dengan Bapak …. Juga terima kasih untuk pelayanan istri Bapak yang tercinta Edith Schaeffer….. J

Bapak Albert Schweitzer….. Bapak mempunyai kepribadian yang baik… Mau berkorban demi kebahagian sesama…. Bapak sangat peduli pada kehidupan orang miskin dan tidak meremehkan bangsa mereka yang tata hidupnya masih primitif …. Dengan tabah dan semangat, Bapak sudah menjangkau jiwa-jiwa melalui bidang kesehatan dan mendirikan rumah sakit untuk melayani dan memberi pertolongan pengobatan kepada mereka yang sakit …. J

Ibu Joni Earekson Tada…. Ibu mempunyai kelemahan dan kesulitan hidup yang besar tetapi didalam Tuhan Yesus Kristus telah memberikan teladan kemenangan …. Dan Terima kasih telah mengajarkan En en bahwa Tuhan itu peka….. sayang dan sensitif bahkan menangis untuk penderitaan manusia…. Tuhan mengasihi manusia walaupun manusia sudah banyak berbuat dosa dan kesalahan J

Ibu Helen Keller.... Walaupun Ibu seorang yang cacat ( buta tuli )... Tapi Ibu mempunyai cita-cita supaya sesama manusia bisa menghargai orang-orang cacat dan memberi kesejahteraan bagi mereka yang malang.... Ibu berjuang dengan gigih untuk melewati perjalanan hidup yang sulit dan tidak mau menyerah pada nasib... Akhirnya Ibu adalah orang buta tuli yang pertama lulus dari perguruan tinggi sehingga berbagai negara di dunia mulai membuat undang-undang perlindungan terhadap orang cacat ... J

Bapak Wolfgang Amadeus Mozart….. Bapak memiliki bakat musik yang luar biasa…. Sejak usia dini sudah bisa menggubah musik dan membuat lagu twinkle twinkle little star….. dan sering konser piano di istana ...dalam dunia musik Bapak terasa ada kehangatan dan keakraban karena kecintaan Bapak terhadap musik melebihi jiwa. ….. sayang sekali Bapak meninggal pada usia muda.. Orang bilang Bapak membuat Requiem untuk kematian Bapak sendiri …. Hidup ini walaupun singkat namun karya musik Bapak tetap abadi J

Bapak Ludwig Van Beethoven….. Bapak dijuluki musikus raksasa yang ABADI ...hangat ...memberi semacam gairah yang mampu menggugah hati orang. Lagu Bapak bagus-bagus dan bermutu tinggi …. Terutama symphony ke 9 yang dijadikan lagu “Joyful joyful we adore You” atau “Kesukaan yang Ceria” yang dipakai dan dinyanyikan di gereja-gereja… J

Bapak G.F Handel…..Pak , Bapak kata orang kena manic depressive namun Bapak menghasilkan karya yang agung terutama Handel Messiah…. Disaat Bapak susah dan sulit Bapak masih mampu di dalam 21 hari untuk membuat Handel Messiah… Menurut En_en, Messiah Bapak betul-betul luar biasa…. Terutama Halleluyah Chorus… Sampai abad 21 ini karya Bapak masih ada dan sering dipakai di konser…. Luar biasa ! J

Bapak Johann Sebastian Bach…. Ternyata Bapak bukan sekedar Bah ! Karya musik Bapak sangat indah dan kaya perasaan terutama karya passion . Bapak bikin Matthew Passion dan Johannes Passion…dan di dalam passion itu melukiskan penderitaan Tuhan Yesus untuk memikul dosa manusia ….. Hanya sayang sedikit bahwa Bapak membuat karya passion ini dalam bahasa Jerman… Kalau di bahasa inggris mungkin lebih sip dan En_en bisa lebih menikmati… J

Bapak Vivaldi….. Senang nih kalau lagi susah dengar musik “Winter Season” nya Bapak… betul-betul bikin hati En en damai dan tentram….. Musik “Four Seasons” ( 4 musim ) nya Bapak juga bagus… Dan musik Bapak yang paling En en suka adalah Gloria’s Vivaldi J

Ibu Fanny Crosby….. Ibu puitis sekali….. Ibu punya kelemahan tidak bisa melihat tetapi mata rohani ibu melihat kepada Tuhan Yesus…. Lagu-lagu text dari ibu luar biasa dipakai Tuhan.. Ibu sampai bisa menulis sampai kurang lebih 8000 text…. Terutama Lagu salibNya yang membuat banyak orang mengenal salib Tuhan Yesus…. Lagu yang En en senang adalah “Safe in the arms in the Jesus”…. Hidup kita aman di dalam Tuhan Yesus…. Ibu juga disebut “Queen of Hymn” J

Bapak Don Moen….. Bapak suka sekali menyanyi…. Dan suka juga menciptakan lagu-lagu rohani….. Suara Bapak sangat enak didengar… Dan salah satu lagu yang indah dari Bapak adalah God will make a way - Tuhan membuka jalan saat tiada jalan…… Terima kasih Bapak untuk semua sumbangsih di dalam puji-pujian yang indah untuk mempermuliakan nama Tuhan ….. J

Bapak Michael Jackson….. En en terkesan dengan lagu ciptaan Bapak “Heal The World” Sesuai text lagu itu… marilah kita bersama-sama mendukung agar dunia disembuhkan dari luka, penderitaan, kesengsaraan, stress, penyakit….. Ada ide buat lagu lagi pak ? J

Ah… tak terasa hitung kancing smile-nya sudah mencapai 50 (lima puluh).
En-en sudah merasa lapar en en mau makan dan minum…coca cola….

Perusahaan Coca cola….. Coca cola adalah minuman yang menyegarkan dan disukai oleh banyak orang ….Dari anak kecil sampai orang tua suka minum coca cola Perusahaan ini sudah berdiri sejak tahun 1886…. Karena rasanya enak dan segar maka sampai sekarang sudah di konsumsi di banyak Negara dan di berbagai tempat…..Always coca cola sip !

Bapak Colonel Sanders…. Bapak pendiri perusahaan makanan Kentucky Fried Chicken (KFC )…..Dengan gigih Bapak sudah banyak bereksperimen dan akhirnya berhasil menemukan resep ayam kentucky fried chicken (KFC ) yang enak, gurih dan lezat. En en paling suka makanan yang ada di KFC… Dalam hidup Bapak sudah memberikan sumbangsih di dalam dunia makanan …. J

Ibu Florence Nightingale….. Ibu adalah seorang perawat yang menghargai jiwa sesama manusia dan menyerahkan hidup Ibu dengan cinta kasih demi kesejahteraan orang sakit dan merawat mereka dari penderitaan … Jiwa ibu yang lembut ini dijuluki malaikat pembawa lentera…. Akhirnya ibu mendapatkan hadiah mendali “Kebahagian dan Cinta Kasih yang Abadi” yang diberikan oleh Ratu Victoria….. J

Ibu Teresa... ibu benar-benar memiliki hati yang sangat tulus dan cinta kasih yang tak terbatas kepada orang miskin yang mederita… En en terharu melihat kebaikan ibu… Kasih ibu... Dan terutama ibu meneladani gembala agung Tuhan Yesus Kristus... Ibu mengasihi manusia seperti juga Tuhan Yesus mengasihi umatNya... J
Bapak Lao tze …. Ketika membayangkan Bapak…. En en melihat mungkin Bapak sedih memandang keadaan dunia ini… dan lebih memilih untuk naik gunung…. Menikmati alam yang indah …. Setidaknya masih ada penghiburan… karena alam lebih baik daripada manusia…. Bapak memahami bahwa ada hukum alam yaitu Tao ( Firman )… yang menopang segala alam semesta ….Apakah Bapak berpikir Tao itu berpribadi ? En en mau sharing bahwa ada Tao yang hidup yaitu Tuhan Yesus Kristus…… J

Bapak Khong hu cu…. Bapak ingin semuanya teratur yah… setuju!… memang hidup kita semua perlu ada aturannya …. Bapak mengajarkan bahwa ada aturan mengenai raja dengan bawahan, bapak dengan anak, suami dengan istri, dll....Tanpa aturan semuanya akan sangat kacau dan membingungkan .....Sekarang dunia ini kacau karena banyak yang tidak mengikuti aturan.. Kita perlu aturan yang kekal….apakah Bapak mengenal aturan yang kekal ini ? J

Bapak Meng Tze….. Terima kasih pak … Bapak mengajarkan bahwa manusia punya
hati nurani ( liang sim ) dan tidak seperti binatang …. Ide Bapak sangat tepat…. Bagaimana supaya hati nurani kita bersih pak ? Ada masukan ? En en temukan di Alkitab bahwa darah Kristus bisa mencuci bersih hati nurani kita ( Ibrani 9:14 ) J

Bapak Sun Tzu…. Terima kasih buat ide dan akal yang Bapak buat yaitu “War Manual of Sun Tzu”… Ide Bapak luar biasa, filsafat perang yang dulu namun tetap terpakai sampai sekarang . Ide ini diterapkan dimana-mana… di ekonomi, managemen… sampai ke pacaran dan mengatur anak-anak….. Tapi yang En en mau tanya kenapa Bapak berpikir hidup kita ini perang ? Bukankah kita perlu kedamaian ? J

Bapak Sidharta Gautama…. Waktu En_en berpikir mengenai kesulitan hidup…. Pemikiran Bapak itu benar… Memang hidup manusia itu menderita, susah dan pahit… manusia lahir tua sakit dan mati …. Kadang memang lebih baik kita menghilangkan keinginan dan nafsu yang membuat kita menderita…..Apakah lebih baik dengan bermeditasi , pak ? Secara jujur bagaimana sih perasaan Bapak ketika bermeditasi ? Apakah rasa bebannya sudah hilang ? .. J

Bapak Muhammad…… Kita semua adalah saudara-i dari darah yang sama…. Bagaimana supaya kita sama-sama dapat hidup damai ? Ada ide ? …. Kadang manusia itu suka bertengkar yah…. Jadi kita perlu saling memaafkan… kita perlu bersilaturahmi… saling mengasihi…. Karena jika bertengkar terus hati kita juga tidak akan damai…… betul tidak pak ? Seharusnya kita bersama berjuang untuk kedamaian dunia tercinta ini … shalom … J

Bapak Sokrates….. Pak, Bapak pinter dan cerdas sekali sebagai filsuf. Bapak tetap mempertahankan kebenaran sampai dipaksa mati minum racun. Bapak juga mencintai kebijaksanaan ( filo – cinta , sofi – bijaksana ). Bapak mengajarkan bagaimana cara mencari kebenaran dengan bertanya dan bertanya terus… memang seperti kata pepatah malu bertanya sesat di jalan…. En en mau bicara sama Bapak untuk memberitahukan bahwa kebenaran hanya ada di dalam Yesus Kristus, bukan di dalam filsafat. J

Bapak Plato…….Pikiran Bapak luar biasa dan berpengaruh sampai sekarang….Bapak membuka akademi dan murid Bapak Aristoteles yang paling pandai juga suka berdebat….. Teori Bapak mengajarkan bahwa realitas yang sebenarnya ada di dalam dunia ide… Memang kita perlu sesuatu yang ideal…. Apakah Bapak sudah menemukan di manakah yang ideal itu ? En en ingin memberitahu bahwa yang realitas ultimat ( ultimate reality ) adalah Tuhan bukan dunia ide…. J
Bapak Aristoteles…. Waduh… Bapak pinter sekali…. Bapak itu otaknya encer…. Juga ilmu yang Bapak temukan luar biasa…. Bapak itu menemukan banyak pengetahuan dan disiplin ilmu….Dari filsafat, etika, ilmu pengetahuan, logika, dll….. Terima kasih untuk sumbangsih Bapak buat dunia ini di dalam bidang pendidikan….. Great job ! pendidikan membantu dunia ini lebih baik J

Bapak Immanuel Kant….. Bapak professor yang cerdas… Bapak mengajarkan bahwa realitas ini ada di dunia fenomena dan dunia nomena…. Dunia fenomena adalah dunia yang kita lihat dan rasakan … sedangkan dunia nomena adalah dunia yang tidak bisa kita jangkau… dan Allah termasuk di dunia nomena….. En en ingin memberitahu bahwa walaupun Allah itu transenden tetapi Dia juga dekat dan imanen…. Allah kita itu Allah yang dekat seperti nama Bapak Immanuel ( Allah beserta kita )…. Sayang sekali Bapak tidak mengenal Tuhan …. J

Bapak Nitzche….. En en sedih melihat hidup Bapak…. En en mengerti bahwa hidup itu banyak kesulitan dan penderitaan….. Hidup tanpa Tuhan itu hampa …. L Tapi En en sedih sekali melihat Bapak itu putus asa …. Sebenarnya masih ada harapan… Bapak Nitzche bilang Allah sudah mati…. Habisnya Bapak tidak suka sama Allah…. Bapak berpikir Allah itu jahat…. Padahal sebenarnya Allah itu baik dan mengasihi manusia….termasuk Bapak…… Bapak jadi gila karena Bapak salah memandang kehidupan ini…. Sebenarnya hidup ini indah karena ada Tuhan J

Bapak Karl Mark …. Ide Bapak sungguh cerdas …. Memang manusia itu sama dan tidak ada perbedaaan….. Tapi sulit juga yah pak supaya kita bisa tetap sama dalam hal ekonomi karena ternyata talenta kita berbeda-beda…. Ide komunis itu adalah ide yang terlalu ideal dan tidak bisa diterapkan ke realita…. Akhirnya gara-gara ide ini diterapkan banyak Negara yang jatuh miskin dan rakyatnya menderita….. J

Bapak Charles Darwin…. Bapak adalah penemu teori evolusi…. Setelah mengadakan penyelidikan di kepulauan Galapagos, Bapak merumuskan teori Evolusi…. Bapak menulis buku “On the Origin of Species”…. Tapi En en tidak setuju dengan teori Bapak… Sebab bila setuju dengan teori Bapak harus menyatakan bahwa manusia itu berasal dari kera…. Sudah jelas banyak mata rantai yang hilang bila ingin menyatakan teori Bapak….Pak Darwin, sudah jelas manusia itu gambar dan rupa Allah yang diciptakan Tuhan, ok ? J

Bapak George Soros…… Pak Soros…. Bapak itu cerdik dan berpolitik di bidang ekonomi…. Karena gara-gara perbuatan Bapak banyak Negara yang terkena krisis ekonomi… terutama di Negara yang En en tinggali yaitu Indonesia… Jadi Pak jangan berbuat yang negatif-negatif lagi yah… Nanti dihukum Tuhan loh … J

Bapak Wright bersaudara…terdiri dari Wilbur dan Orville…. Sejak kecil selalu bekerja sama dengan baik… Hal yang pertama Bapak buat adalah membuat kereta luncur, gerobak dan layang-layang… Bapak selalu berjuang demi cita-cita untuk menciptakan pesawat terbang bersayap yang menggunakan tenaga mesin dan diberi nama Flyer 1… Ini adalah impian manusia sejak dulu yang akhirnya Bapak wright bersaudara berhasil mewujudkan… J

Bapak Thomas Alfa Edison….. Pak, walaupun Bapak autism tapi hidup Bapak sukses terutama menemukan lampu…. Bapak merumuskan bahwa sukses itu 99% dari usaha dan 1% dari kepintaran….. Kalau tidak ada Bapak …. Mungkin dunia ini belum ada penerangan yang canggih dan modern yah pak….. J

Bapak Louis Pasteur …. Bapak seorang ilmuwan yang semangatnya tidak pernah padam…. Bapak mengerjakan eksperimen ilmiahnya dengan teliti dan orang pertama yang memahami proses fermentasi…. Ilmu pengetahuan Bapak diakui oleh ilmuwan dunia dan diberi penghargaan sebagai penemu formula vaksin….Bapak menyingkap tabir yang selama berabad-abad masih merupakan misteri mengenai penyakit infeksi dan penyakit ini berhasil disembuhkan dengan vaksin temuan Bapak… Thanks J

Bapak Isaac Newton… Asik pak, Bapak lahir tepat di hari natal… Sebagai ilmuwan modern, Bapak memiliki daya pengamatan yang tajam yang menyingkapkan karya Tuhan yang tiada batas…. Sepanjang hidup Bapak menghasilkan penemuan yang penting dan berguna bagi kehidupan manusia yang salah satunya adalah teori gravitasi….Bapak menyatakan bahwa Kekristenan dan ilmu pengetahuan tidak saling bertentangan… Terbitnya buku “Principia” yang dikarang Bapak dipandang sebagai karya yang menakjubkan dalam sejarah ilmu pengetahuan J

Bapak Albert Einstein….. IQ Bapak tinggi sekali…..Bapak menemukan teori relativisme…. Teori Bapak lebih tinggi daripada Issac Newton…. Dan juga Bapak menemukan teori E= M C 2. Namun sayang sekali manusia menggunakan ilmu ini untuk berperang dan membuat bom… Sehingga banyak manusia yang meninggal….. Bapak juga sedih melihat hal ini bukan ? Manusia memang sudah jatuh dalam dosa dan karena itu menggunakan teori Bapak secara negatif….. Tapi kita bisa tenang sebab dunia ada di tangan penopangan Tuhan…. J
Bapak Yuri Gagarin …. Bapak astronot pertama yang pergi ke luar angkasa dan karena Bapak seorang atheis Bapak menyatakan dimana Allah ? … Bapak menyatakan tidak ada Allah di luar angkasa…. Tapi Bapak disindir di dalam satu majalah yang menggambarkan cacing sedang keluar di tengah hutan besar dan berseru dimana Yuri Gagarin ? J

Bapak Neil Amstrong….. Bapak astronot yang hebat….. Bapak menjadi terkenal karena Bapak adalah manusia yang pertama kali menginjakkan kaki di bulan….. Bagaimana perasaan Bapak ketika melihat alam ciptaan Tuhan yang sangat besar ? J

Bapak Leonardo Da Vinci……Bapak seorang yang kidal tetapi melalui tangan Bapak yang Tuhan ciptakan dapat menghasilkan banyak karya lukisan yang indah….Karya Bapak yang sangat mengagumkan adalah Perjamuan terakhir Tuhan Yesus dan 12 rasulnya….dan juga lukisan senyuman Monalisa yang luar biasa indahnya…… J

Bapak Michelangelo Buonarroti ….. Bapak adalah seorang pelukis, pemahat dan arsitek yang berbakat … Walaupun memahat sangat sulit tapi Bapak berkemauan keras bertahan dengan gigih sampai menghasilkan karya yang luar biasa…. Para Paus, Raja, dan bangsawan mengagumi karya Bapak dan Bapak dihormati orang sebagai ahli seni yang sangat berbakat …Bapak meninggalkan karya seni pada dunia untuk dinikmati J

Bapak Thomas Aquinas…. Pak … Bapak itu lucu yah pak…. Orang mengejek mengatakan Bapak kayak kerbau…. Dan juga yang paling lucu waktu Bapak memukul meja dan mengatakan sesuatu di waktu rapat…hehehe ….Pak Aquinas… Senang waktu mendengar Bapak terutama mengenai kalau manusia itu hebat, pintar dan cerdas bisa mengetahui kebenaran Tuhan melalui alam yang indah ini … Cuma bagaimana caranya pak …bukankah rasio manusia sudah jatuh dalam dosa ? J

Bapak Skinner….. Terima kasih Bapak telah memberikan pengetahuan praktis untuk menolong manusia …. Kalau tidak ada cognitive behavioural therapy….. Bagamaina kita bisa mengubah tingkah laku yang tidak baik ? Memang metode Bapak banyak membantu…. Thanks J

Bapak Sigmund Freud…. Terima kasih Bapak concern terhadap jiwa manusia…. Kalau tidak ada Bapak tidak akan ada ilmu psikologi… Bapak disebut Bapak psikologi….. Memang jiwa manusia itu perlu disembuhkan…. J

Bapak Jay Adams….. Pak… Ide Bapak membukakan pikiran bagi dunia ilmu jiwa terutama teori Bapak mengenai konfrontasi…… Bagaimana menurut Bapak kalau kata konfrontasi diganti dengan menegur dengan kasih ? En en takut orang mengira Bapak mau melukai orang dengan kata konfrontasi itu…… Tapi En en tahu Bapak bermaksud baik….. Bapak banyak menghabiskan waktu dengan riset untuk menolong manusia….. Terima kasih J

Bapak Patch Adams ….. Teladan Bapak untuk manusia sungguh baik… Bapak memperhatikan orang-orang yang sakit jiwa dan bergaul dengan mereka bahkan menolong mereka….. Kata mutiara Bapak adalah “Bila kita sedang ada masalah kemudian memperhatikan orang yang mengalami lebih banyak masalah, maka kita akan keluar dari masalah kita sendiri” J

Bapak John Nash…. Terima kasih bahwa Bapak bisa sukses dan mendapatkan nobel walaupun Bapak menderita sakit mental schizophrenia yang disertai halusinasi secara visual… Namun akhirnya Bapak bisa memenangkan kesulitan hidup Bapak ….. Istri Bapak sungguh luar biasa menopang Bapak…. Benar-benar seorang istri yang patut diteladani….Film mengenai hidup Bapak yaitu “Beautiful Mind” bagus sekali loh!…. J

Bapak Cameron West…. En en melihat hidup Bapak penuh dengan kesulitan…Bapak menderita Multiple Personality Disorder atau Schizo Disasossiative Disorder …. Bagaimana Bapak dapat sukses mengatasi segala kesulitan hidup yang Bapak alami ? Sangat tidak mudah bagi orang MPD seperti Bapak dapat mengatasi dalam kesulitan hidup ini … J

Bapak Peter Vermeulen…. Terima kasih bahwa Bapak menghargai anak-anak autism sebagai manusia yang unik… Bapak menulis buku “I am Special” buat anak-anak autism dan banyak memberikan sumbangsih bagi orang autism… Boleh bertanya… mengapa manusia austim sangat spesial seperti yang Bapak tulis ? J

Bapak Bill Gates…. Bapak itu amat pandai …. Bapak adalah seorang autism yang berfungsi tinggi bahkan jenius….. Bapak membuat perusahaan Microsoft dan perusahaan komputer ini menjadi perusahaan internasional yang besar….. Bapak mempelopori berdirinya Windows sebagai operating system. En en juga mempelajari beberapa windows programming dari program Bapak…. Terima kasih ! J

Ibu Tempe Grandin…. Ibu sangat luar biasa…. Walaupun menderita autism bisa survive bahkan sukses… Ibu sangat hebat…. Satu pertiga ladang di Amerika dapat berjalan dengan baik karena ide ibu …… bagaimana cara mengatasi sulitnya autism ini ? Bagaimana ibu dapat mengatasi kekosongan dalam hidup ini ? …J

Bapak Abraham Lincoln…. Bapak berasal dari keluarga sederhana… Bapak terkenal jujur pintar dan murah hati… Bapak mempunyai cita-cita mengenai kebebasan dan keadilan ….Sebelum menjadi presiden Amerika ke 16, Bapak sudah menjadi pengacara di desa…. Bapak diingat orang sebagai pemula proses menghapuskan perbudakan di Amerika …. Dan menyatukan Negara bagian Amerika sehingga menjadi satu yaitu Amerika Serikat J

Bapak Martin Luther King …. Bapak seorang pastor kulit hitam yang bukan hanya melayani di gereja tapi juga di dalam kehidupan sosial …. Bapak memperjuangkan persamaan hak asasi manusia ( HAM ) serta menentang perbedaan ras antara kulit hitam dan kulit putih…. Bapak adalah orang termuda yang memenangkan nobel perdamaian dunia ….Bapak menulis 5 buku dan banyak artikel …. Pak, En en setuju memang manusia itu sama tidak ada perbedaan di mata Tuhan baik kulit putih maupun kulit hitam J

Bapak Zhou En Lai …. Bapak seorang perdana menteri yang hebat di Tiongkok…. Tapi hidup Bapak sangat sederhana dan disiplin dalam mengemban tugas negara …. Bapak sepenuhnya memperhatikan penderitaan rakyat kecil …. juga peduli dan baik kepada bawahan Bapak…Terhadap Bapak Mao Tze Dong teman seperjuanganpun, Bapak sangat mendukung, setia dan mengasihinya…. Sepanjang kehidupan, Bapak telah mengabdikan seluruh hidup untuk kepentingan bangsa dan negara….Sampai orang Barat menghormati dan kagum karena Bapak seorang perdana menteri yang sangat jujur J

Bapak Mahatma Gandhi….Bapak adalah seorang yang Cinta Damai dan Berkepribadian yang hangat… Bapak membela dan mencintai kaum yang lemah… Sering berpuasa untuk menebus perbuatan bangsanya yang melakukan kesalahan… Dan membawa perdamaian antara umat beragama… Bapak juga memimpin serta memberi semangat rakyat India keluar dari penjajahan untuk memperoleh kemerdekaan… J

Bapak Chu Ke liang….. Bapak jenius …. Bisa musik, sastra, analisa, politik, ilmu perbintangan, ilmu perang, dll….sangat beruntung Liu Bei mendapatkan Bapak sebagai penasehat perang yang setia ….. Bapak bermurah hati telah membebaskan dan mengampuni kepada pemimpin orang barbar sebanyak tujuh kali…Dalam Matius 18 : 22, Tertulis bahwa kita harus mengampuni musuh sampai tujuh puluh kali tujuh kali…..pak ! …. Di kisahkan dalam cerita Bapak telah menyusun strategi perang dengan baik... Tetapi takdir menentukan lain bahwa sepintar-pintarnya manusia belum tentu bisa berhasil…. Usaha Bapak untuk memenangkan tiga kerajaan akhirnya gagal…. J

Bapak Chin Se Huang... Bapak adalah raja yang hebat di Tiongkok pada masa kerajaan Chin... Tapi Bapak takut diserang oleh musuh dan tega mengorbankan rakyatnya untuk membuat benteng tembok besar yang sampai sekarang masih ada… Bapak berkeinginan hidup lebih lama dan memerintahkan banyak orang untuk mencari obat panjang umur... Apakah Bapak tidak tahu bahwa upah dosa ialah maut dan hidup yang kekal hanya ada di dalam Yesus Kristus ? J

Bapak Julius Caesar …. Berasal dari keluarga bangsawan Romawi … Tapi Bapak bekerja demi rakyat dan seringkali memimpin peperangan untuk menumpas pemberontak dan musuh…. Bapak selalu melihat jasa dan kebaikan lawannya …. Kisah Bapak dengan Ratu Cleopatra dari Mesir sungguh menggemparkan…. Karena Bapak berambisi menjadi raja maka Bapak ditentang oleh senat-senat romawi dan digagalkan J
Bapak Napoleon Bonaparte…..Sebagai seorang pahlawan dari Prancis, Bapak telah memenangkan banyak peperangan…. Bapak memperoleh banyak pangkat dan karena prestasi yang cemerlang akhirnya dinobatkan menjadi kaisar Prancis…. Pasukan Bapak menguasai benua Eropa….Tapi karena sifat Bapak yang tamak akhirnya Bapak ditaklukan oleh lawan J

Bapak Hitler… Bapak punya cita-cita yang tinggi…. Bapak cinta sama bangsa Bapak tetapi merasa superior dibandingkan dengan bangsa lain…. Akhirnya ingin berperang untuk menguasai … Bapak juga banyak berbuat kejahatan terutama kepada orang-orang Yahudi yang ingin dibasmi habis… Apakah Bapak tahu bahwa kejahatan Bapak nanti harus dipertanggung jawabkan di hadapan Tuhan ? J

Bapak Chin Yung…..Bapak menulis buku cerita silat yang seru….. Yang menarik adalah kisah cinta di dalam dunia silat …Terutama dalam triologi Bapak : Pendekar memanah rajawali , Pendekar rajawali sakti dan Kisah Membunuh Naga …. Bapak hebat dalam mendeskripsikan wanita itu ....indah sekali….En en pikir mungkin pribadi Bapak penuh romantis yah…En en kasih tahu Bapak masih ada kisah cinta yang hebat… coba Bapak baca Kidung Agung…. Gimana menurut Bapak ? J

Bapak Kho Ping Hoo…. Bapak mengarang buku cepat dan indah sekali… Terutama cerita silat bukek sian su dan pedang kayu harum….Di dalam cerita silat Bapak sering melukiskan bahwa yang membuat masalah adalah si Aku… Bagaiamana yah pak untuk mengalahkan si Aku itu ? Si Aku itu kan membuat kita engga beres…. Hidup menderita karena si aku, bukan ? …. J

Bapak Hans Christian Andersen ... Terima kasih, Pak untuk hasil karya dongengan yang abadi dan membuat semua anak gembira… Terutama cerita dongengan seperti Pinokio, Itik Buruk Rupa, dan Puteri Salju… Itu akan selalu menghibur setiap hati anak-anak menjadi riang …Daya imajinasi Bapak luar biasa telah menghasilkan puisi novel dan dongengan yang sangat indah …Walaupun sudah 100 tahun lebih masih merupakan buku yang terlaris di dunia ….J

Bapak Andy Lau…. Bapak tampan dan main filmnya bagus… terutama film Yoko…. Romantis….. Manusia memang perlu cinta dan pasangan hidup…. Kisah cintanya luar biasa….Yoko is the great lovers ….. J

Bapak Chow Sing Tze… Bapak lucu dan En_en suka menonton film Bapak…. Menghibur….. terutama ketawa Bapak.. ha ha ha... Hampir semua film yang Bapak mainkan lucu-lucu….Bisa jadi sastrawan yang pintar, hakim yang adil, pendekar, pengemis, intelegensi sampai menjadi penjudi yang ulung dan sun go kong ....J

Bapak Mr Beans... Bapak itu lucu dan banyak menghibur orang... Bapak kelihatannya seperti orang bodoh tapi sebenarnya Bapak itu orangnya pintar dalam beracting... Terima kasih pak untuk filmnya yang membuat banyak orang tertawa terbahak-bahak dan gembira... Seperti tertulis dalam Amsal 17:22 bahwa “Hati yang gembira adalah obat”... Kalau tidak ada film Bapak dunia yang susah ini kurang hiburan…J

Bapak ,Ibu presiden di seluruh dunia... Terima kasih untuk pelayanan Bapak-Ibu untuk masyarakat sebagai pemimpin negara... En_en tidak bisa menyebut nama Bapak dan Ibu satu persatu... Kalau tidak ada Bapak dan Ibu presiden... dunia ini sudah kacau karena tidak ada yang memimpin... J

Bapak ,Ibu yang terhormat di PBB... kalau tidak ada peran serta dari Bapak ,Ibu untuk mengatur dan menyatukan bangsa-bangsa bisa menjadi seperti apa dunia ini... kejahatan, penindasan, perang dll... Terima kasih untuk semua jasa Bapak, Ibu di berbagai negara... En en bangga bahwa Bapak, Ibu semua mau bersusah payah untuk keamanan dunia ini dari segala mara bahaya dan kejahatan seperti terroris,dll... Semua itu untuk menciptakan kedamaian dunia.J

Sebenarnya masih banyak pengarang, sastrawan, filsuf, teolog, pemusik, psikolog yang mengajarkan hal yang baik buat kita... Tapi En en lupa... Saudara-saudari ingatkan En en donk….

Semua orang punya talenta yang berbeda…. Dan bisa memberikan sumbangsih yang baik kepada sesama untuk menjadi berkat dalam hidup… Dari anak kecil sampai orang tua... Dari professor sampai orang biasa... Kita bisa belajar dari semua pengalaman yang ada dalam hidup ini...

Bapak-ibu, saudara-saudari, adik-kakak... Sama-sama kita bergandeng tangan supaya bisa hidup damai yuk ?

En en capai sekali... Sudah mau tidur...
Bye Smile J Peace.


Terima kasih kepada mamah yang telah mengasihi dan terus membimbing serta memberi dorongan sehingga En en dapat membuat buku “Hidup dalam damai” ini....

Terima kasih kepada Bapak Pdt Joseph Tong yang penuh kasih kebapaan telah memperhatikan dan mengangkat rasa percaya diri En en di saat En en lemah serta memberikan kesempatan untuk melayani di dalam Tuhan.
Terima kasih kepada para hamba Tuhan dan saudara-saudari seiman yang telah memberi dukungan doa. En en akan selalu mengingat kebaikan saudara-saudari dan hanya dapat mendoakan. Kiranya Tuhan yang membalas dan memberkati kasih dan kebaikan saudara-saudari semua.


Read More ....
Powered By Blogger

LIMPINGEN BLOG